Sejatinya, manusia hidup bersosial satu sama lain. Dalam dinamika ini, kamu pasti membutuhkan masukan, sara, hingga kritikan positif yang membangun. Ada kalanya, kamu juga harus memberi masukan, kritikan, hingga pujian pada mereka demi kebaikannya.

Namun, beda cerita lagi jika yang ingin kamu ajak bicara adalah lawan jenis.

Bukan apa-apa, tapi pandangan kalian bisa jadi saling bertolak belakang.

Buat kamu para cewek, harus tau nih, bahwa bukan hanya kalian yang sulit dimengerti. Kaum Adam juga memiliki penafsiran yang berbeda dari pendapat kalian, girls.

Nah, alih-alih menjadi kesalahpahaman, ada baiknya kamu tidak mengucapkan hal-hal berikut ini pada para cowok. Berikut 5 kalimat yang sebaiknya kamu hindari saat berbicara dengan cowok agar hubunganmu tetap baik-baik saja.

1. “Kamu gak pernah mengerti aku!”

Ini bukan serial twilight via http://desktopwallpaperhd.net

Kadang, beberapa cowok memang kurang peka dalam sebuah hubungan. Nah, hal inilah yang membuatmu sering sebal dengan mereka. Mau ini, dianya itu. Ingin begini, eh si dia begitu. Alhasil, sering terjadi miskom di antara kalian berdua.

Please ladies, kami bukan Edward Cullen yang bisa membaca pikiranmu.

Sampaikan saja dengan jelas apa maumu.

Cukup mudah kok sebenarnya untuk membuat dia mengerti. Katakan dengan jelas dan terbuka apa yang kamu inginkan darinya. Misal, kamu ingin dia untuk menanyakan kabarmu setiap hari. Bilang saja. Dengan percakapan yang baik, dia akan mengerti apa yang kamu inginkan dan memahami maumu. Jadi, hindari ngambek ya.

2. “Kapan kamu nganter aku pakai mobil keren?”

Advertisement

Kapan ya dia tajir.. via http://gentelmans-journal.com

Membicarakan ekonomi dan kemapanan adalah hal yang sensitif di mata pria.

Mensyukuri keadaannya sekarang akan membuatnya merasa dihargai.

Adalah hal yang wajar apabila kamu ingin cowokmu mapan secara materi. Ingin dijemput pakai mobil, kencan di cafe yang mahal, hingga dibelanjain barang-barang branded yang kamu inginkan. Apalagi jika membandigkan dengan pasangan temanmu yang lebih tajir.

Faktor materi dan kemapanan bagi para pria adalah sama sensitifnya dengan membicarakan keseksianmu. Kamu tentu tidak mau kan hal tersebut dibanding-bandingkan. Dari pada saling menyindir, lebih baik kamu memberi dia motivasi selalu. Katakan bahwa kamu puas dengan apapun yang dia miliki saat ini. Maka, dia akan makin semangat untuk mengejar kemapanan materi demi membahagiakanmu.

3. “Jadi, kamu lebih milih nonton bola daripada nemenin aku?”

Credit by Raditya Dika via http://kawankumagz.com

Di suatu malam, percakapan melalui telepon.

Co: "Sayang, maaf banget ya malem ini aku ga bisa nemenin kamu. Ada jadwal nobar liga bola."

Ce: "Jadi kamu lebih milih nonton bola daripada nemenin aku?"

Co: "Setelah itu, aku juga harus begadang ngerjain tugas dari dosen.." (*muka kumal)

Ce: "Jadi kamu lebih milih ngerjain tugas daripada aku?"

Co: "Oke, aku ke rumah kamu sekarang.."

Ce: "Jadi kamu lebih milih rumah aku daripada aku?

Co: 'Tuhaaaaaaaan………' *pura-pura mati*

Mulai sekarang, stop membanding-bandingkan hal yang dilakuin cowok dengan diri kamu. Dia juga manusia yang butuh bebas dan bahagia, jangan kamu kekang hidupnya dengan siksaan yang sedemikian rupa. Sadarlah hai para wanita…

4. “Urusanku jauh lebih penting daripada urusanmu..”

Urus saja urusanmu sendiri… via http://wolipop.detik.com

Setiap orang mempunyai urusan dan urgensinya masing-masing. Namun, bukan berarti ketika ada urusan penting datang padamu, kamu bisa seenaknya meremehkan urusan orang lain. Bisa jadi urusan dia lebih penting daripada urusanmu, hanya saja kamu menolak untuk mengerti dia.

Saling menghargai adalah kunci dalam mencegah konflik dan terjadinya kesalahpahaman. Cobalah untuk mengerti dia lebih jauh dan menghargai segala urusan dan kepentingannya. Toh, kamu juga memiliki urusan pribadi yang harus kamu selesaikan. Dengan begitu, hubungan diantara kalian akan semakin langgeng.

5. “Terserah…”

Please, jangan bilang terserah.. via http://tumblr.com

Nah, ini adalah puncak kata-kata horor yang paling ditakuti para cowok. Ketika cewek bilang "terserah", maka sang cowok akan sangat bingung. Bagi mereka, lebih baik diomelin cewek daripada mendengar kata ini.

"Hari ini mau jalan kemana?" "Terserah.."

"Kamu mau makan apa?" "Terserah.."

Tolong hindari kata "terserah" saat kamu dimintai pendapat oleh para cowok. Sebab, apa yang kamu katakan itu bisa sangat berarti bagi mereka. Alih-alih hanya bilang terserah, maka akan menimbulkan dilematis di antara kalian berdua.

Belajarlah untuk berani mengungkapkan pendapat. Jika badmood, katakan dengan terang-terangan. Jangan hanya kode pakai isyarat kata-kata "terserah" yang horor itu. Niscaya, rasa menghargai pendapat di antara kalian akan semakin baik dan hubungan juga baik-baik saja.

So, bukan hanya kalian para wanita kan yang sulit dimengerti?