Kami sebagai anakmu ingin maju, kuharap kalian bisa memahami perasaan kami tanpa melukai. Ada beberapa hal yang mengganjal dihati kami, semoga kalian bisa mengerti kegalauan kami selama ini yang tak suka diperlakukan seperti berikut ini. Yuk disimak!

 

1. Membandingkan kekurangan kita dengan kelebihan orang lain

Comparing yourself

Comparing yourself via http://pad2.whstatic.com

Seringkali kalian membandingkan kita dengan  orang lain, meski ada anggapan itu akan memotivasi, nyatanya hanya mebuat dengki dan iri. Daripada membanding-bandingkan diri dengan orang lain lebih baik membandingkan diri kita yang sekarang dengan diri kita yang kemarin.

2. Jangan pernah meragukan karena kami yakin punya kemampuan

Nggak perlu khawatir apa yang sedang kita kerjakan, karena kita tahu hal baik yang kita lakukan. Masalah bukan berati awal dari kegagalan, kalian tak perlu berusaha menghentikan, karena tidak ada masalah yang tak bisa terselesaikan. Pecayalah jika kita punya sesuatu yang bisa dibanggakan.

3. Kegagalan kita terdahulu hanya perlu ditengok, kalian nggak harus selalu membicarakan lebih dalam

Kita tahu kita ini pernah gagal dan menyesal, kita terluka sangat dalam. Kegagalan memang sebagai pelajaran tapi tak melulu harus membeberkan setiap kesalahan karena kita tak ingin merasakan kesakitan lagi di waktu sekarang dan kita tak ingin kegagalan menghantui diri kita saat kita perlahan-lahan membangun impian.

4. Mengertilah kesuksesan bukan diukur dengan seberapa banyak uang kita tapi seberapa banyak kita bisa membuat orang lain bahagia

Nggak harus selalu menguntungkan setidaknya kita bermanfaat bagi banyak orang. Kita yakin kalian para orangtua bahagia melihat kita bahagia. Dan kebahagiaan kita ada pada saat orang lain juga bahagia dengan kebaikan kita.

5. Jika kesalahan pilihan itu datang kumohon jangan hanya bisa menyesalkan

The Huffington Post

The Huffington Post via https://id.pinterest.com

Kita pernah menyia-nyiakan kesempatan yang datangnya sekali tapi apa gunanya menyesali. Toh hidup harus tetap dijalani. Kalian tak harus terus-menerus menyalahi, karena kita pun ingin mengudahi segala sakit hati. Kita tak bisa melanjutkan jika kalian pun masih mempermasalahkan. Ikhlaskan semua yang telah terjadi dan mulai kembali. 

6. Doakanlah bukan selalu untuk keberuntungan tapi juga kekuatan dalam menghadapi masa depan

Di setiap doa yang kau panjatkan kuharap bukan hanya keberuntungan yang selalu dimohonkan tapi kekuatan untuk kita bisa menghadapi segala rintangan dari masa yang akan datang, karena kita bukan apa-apa tanpa doa dan dukungan dari kalian para orangtua tersayang.