Selama ini kegiatan beres-beres, alias berbenah sering jadi kegiatan yang sering dilewatkan. Ngaku deh! Termasuk kamu kan? Hehe. Padahal kalau dilakukan dengan benar, kegiatan berbenah kamar atau rumah bisa menjadi cara merileksasikan diri lho. Kok bisa? Karena dengan membenahi rumah atau kamar dengan tepat, ternyata bisa membuat pikiran kita lebih tenang dan lapang. Mau coba? Berikut tips cara berbenah yamg bisa kamu ikutin.

Tips ini didasari pada kegiatan berbenah ala Jepang yang disebut Konmari Metode.

 

1. Niatkan dengan sungguh-sungguh, dan visualisasikan tujuanmu berbenah

Kamar berantakan

Kamar berantakan via http://www.rumahku.com

Sebelum melakukan kegiatan, bayangkan kenapa sih kamu harus membenahi kamarmu? Apa yang ingin kamu capai dengan kegiatan berbenah ini? Apa hanya ingin kamar lebih rapi? Atau suatu hal yang lebih, misalnya ingin kamar rapi lebih lama dan mendapatkan ketenangan pikiran. Lebay? Sesungguhnya nggak lah! Gimana rasanya kalau kamu sudah sumpek karena berkegiatan di luar rumah dan ketika pulang lihat kamar yang super berantakan?

2. Khususkan waktu buat berbenah, bukan berbenah setiap hari

Menata rumah

Menata rumah via http://rockingmama.id

Berbenah itu bisa dianggap sebagai kegiatan yang istimewa, kenapa? Karena tujuan berbenahmu itu istimewa. Supaya hidup dan pikiran lapang. Jadi lakukanlah kegiatan berbenah itu di waktu yang khusus, bukan setiap hari. Yang dimaksud di sini itu kegiatan berbenah besar ya, jadwalin misalnya sebulan sekali. Jadi kamu nggak merasa kalau berbenah ini sebagai kegiatan rutin yang bikin malas.

3. Berbenah sesuai urutan dan lakukanlah secara tuntas dan tegas

Kita sering banget sudah berbenah, eh besok-besoknya berantakan lagi, apalagi kalau kita berbenah dalam skala rumah. Nah tipsnya berbenahlah sesuai urutan berikut;

1. Pakaian (atasan, bawahan, dress, jaket, tas, topi, dan sepatu), 2. Buku-buku, 3. Kertas (selebaran, koran, tagihan, surat, kartu garansi, dan buku manual), 4. Komono (pernak-pernik), 5. Benda-benda sentimental (yang punya kenangan, atau hadiah).

Berbenahlah sesuai urutan tersebut. Caranya dari urutan pertama misalnya pakaian, kumpulkan semua benda tersebut di suatu ruangan. Ingat ya, berbenahnya bukan berdasarkan ruangan. Pastikan semua pakaian yang kamu punya sudah terkumpul, jangan sampai ada yang terselip kecuali yang ada di cucian. Kalau tertinggal, berkomitmenlah benda yang tertinggal tersebut jadi bagian yang harus dibuang atau disumbangkan.

Setelah terkumpul, perhatikan pakaianmu dengan seksama, rasakan, apakah benda itu membuatmu bahagia atau tidak. Yang membuatmu bahagia berarti layak disimpan, yang tidak berarti harus kamu relakan buat dibuang atau disumbangkan. Lakukan hal yang sama buat urutan lainnya.

4. Komitmen, membuang, dan tidak memulai dari benda sentimental

Komitmen menjadi kunci

Komitmen menjadi kunci via http://media.rooang.com

Komitmen yang kuat menjadi kunci sukses kegiatan berbenah. Kan capek kalau harus terus mengulang-ngulang kegiatan ini. Apalagi kalau berpikiran untuk berbenah sedikit demi sedikit. Yang ada, kita sering lupa atau melewatkannya.

Dan kegiatan membuang juga menjadi salah satu kuncinya juga. Saat nanti kamu berbenah, mungkin kamu akan banyak menemukan barang yang sesungguhnya tidak kamu butuhkan, sudah tidak kamu butuhkan, dan barang yang sudah layak dibuang. Jangan berpikiran, nanti aku butuhin kok, kalau kamu tidak ingin kamar kamu sumpek. Alangkah lebih baiknya kalau benda-benda yang sebenarnya tidak kamu butuhkan itu bisa dipakai oleh orang lain yang membutuhkan bukan?

Dan terakhir, jangan sekali-kali memulai kegiatan berbenah dari benda-benda yang punya nilai sentimental buat kamu. Selain memakan waktu lama buat memutuskan, acara berbenah kamu tidak akan berhasil. Sekian, untuk mengetahui tips lebih lanjutnya kamu bisa baca buku “The Life Changing Magic of Tidying Up” dari Marie Kondo. Semoga berhasil. Kamu akan terkejut melihat kamarmu menjadi rapi dan lapang, tentunya membuat pikiran dan hati ikut lapang dan rileks.

5. Tips tambahan, melipat, dan menyimpan barang dengan benar

Cara melipat baju yang benar

Cara melipat baju yang benar via http://lianamaku.com

Ada tips agar barang-barang di rumah atau di kamarmu tidak memakan banyak tempat lho. Untuk pakaian, cara paling ampuh itu dilipat! Jangan malas buat melipat. Dengan melipat baju, kamu bisa lebih connect dengan pakaianmu. Maksudnya kamu bisa melihat keadaan bajumu. Kalau sudah rusak bisa segera dipensiunkan. Selain itu, pakaian seperti jaket atau baju mudah kusut bisa kamu gantung di lemarimu. Caranya dengan mengurutkan dari yang paling panjang ke yang paling pendek. Dimulai dari sisi lemari sebelah kanan. Kamu juga bisa mengurutkannya sesuai warna bajumu. Lebih asik kan?

Untuk buku, koleksilah buku yang benar-benar membangkitkan semangatmu. Posisikan secara vertikal, agar memudahkanmu melihat judul buku tersebut. Sisanya bisa kamu sumbangkan.