Anak perikanan memang multitalent, mulai dari praktikum lapangan, teknik praktikum, praktikum laboratorium sampai peduli lingkungan patut dikasih jempol. Meskipun anak perikanan nggak setenar anak teknik, tapi belum tentu anak perikanan langsung kamu blacklist dari calon pendampingmu.

Oleh karena itu, buat kamu yang mendambakan calon pendamping idealis, 7 alasan anak perikanan ini patut diperhitungkan untuk jadi calon pendamping atau pasanganmu!

1. Asyik banget kalau kalian bisa ngikut praktikum kami; sekaligus jalan-jalan, lho!

anak perikanan lagi praktikum laut via https://www.instagram.com

Secara akademik, mahasiswa perikanan (sebut saja anak ikan) memiliki dua praktikum; yaitu praktikum lapangan dan praktikum laboratorium. Praktikum lapangan ada dua; yaitu praktikum darat dan praktikum laut.

Praktikum laut anak ikan ini seru banget, guys! Lihat aja dari tuh di foto! Dari belajar menganalisa teknik penangkapan ikan, teknologi ikan, dan menghitung hasil tangkapan tidak akan pernah terasa bosan. Berlayar, terombang ambing di tengah laut, ada yang bilang sambil menyelam minum air. Hahaha. Nah, ini anak ikan sambil praktikum bisa traveling!

Eits…Jangan heran guys kalau kamijarang pakai pelampung ketika praktikum. Kamisudah terlatih kok dan dijamin bisa renang semua! Hehe. Itupun kami harus dites dengan melewati beberapa tahapan: renang minimal jarak memanjang 200 m, watertrap (injak2 air) minimal 15 menit, dan juga lompat; putra ketinggian 7 m sedangkan putri 5 m.

Aman dan cocok banget buat calon pendamping. Kalian nggak perlu takut tenggelam. Hahaha.

2. Praktikum laboratorium sudah biasa ditaklukan

Advertisement

pose sumringah dan bahagia praktikum anak ikan via https://www.instagram.com

Praktikum laboratorium sudah biasa dilakuin, Bos. Seminggu bisa 4 kali praktikum. Laporan tulis dan ketik sudah jadi makanan kami sehari-hari. Ini nih, cocok buat kalian pencari pasangan yang bisa diajak ngerjain laporan bareng dan berjuang ngerjain skripsi bareng, hehehe.

Mulai dari uji organoleptik sampai uji rigor mortis dijabanin, bedah (sectio) ikan, zat kimia, pendinginan, pengawetan, pengasapan berbagai macam perlakuan terhadap ikan hingga pengolahan ikan menjadi nugget, bakso dan tetek bengeknya sudah lumrah bagi kami. Bahkan, nginep kampus pun sudah menjadi hal biasa hanya demi ikan! Revisi sampai acc dari seabrek laporan? Sudah khatam kita mah.

Kebayangkan, ikan aja sebegitunya diurusin apalagi kamu?

3. Kami pun sangat mencintai lingkungan. Kamu dan lingkungan sama-sama penting, hehehe.

event mangrove dan susur pantai via https://www.instagram.com

Rasa kepedulian anak ikan jangan dipertanyakan lagi: mulai dari tanam mangrove, susur pantai, penangkaran hewan yang dilindungi, serta transpalasi terumbu karang pasti sudah dilakonin deh.

Begini ini impian kami. Kami menjaga lingkungan untuk masa depan generasi kita selanjutnya; untuk anak dan cucu kita 😉

4. Kemampuan sosialisasi kami sudah sangat terlatih karena rutin berorganisasi

Kegiatan lkmmpd perikanan via https://www.instagram.com

Bicara soal organisasi, organisasi sangatlah penting. Bukan cuma buat mengembangkan potensi diri tapi juga menambah networking dari berbagai kalangan mulai antar kelas sampai antar universitas.

Anak organisasi sudah pasti mempunyai banyak kelebihan dibanding mahasiswa yang kupu-kupu alias kuliah-pulang; kuliah-pulang. Kami punya skill memanajemen diri sendiri, hingga suatu komunitas atau organisasi itu sendiri. Selain itu, kami pun punya keunggulan di bidang public speaking  yang cukup baik. Kami pintar menunjukan bagaimana berpikir rasionalis, idealis, dan diplomatis. Ide-ide brilian juga keluar dari otak kami. Jadi, hubungan intern pacaran pasti pun aman terkendali!

Masih mundur teratur? Lah, gas sajalah dengan kami! 😀

5. Kami ini anak ikan yang selalu kompak dan solid!

Sekolah tinggi perikanan via https://www.instagram.com

Dari semester awal, kami sudah dilatih dan didik untuk saling peduli, saling menghormati, saling menjaga dan saling berbagi. Praktikum dan bekerja di bawah tekanan sudah hal biasa dan lumrah, terombang ambing di laut mengajarkan arti kesederhanaan dan saling berbagi yang tinggi. Apapun keadaannya, setinggi apa gelombang, sekuat apa arus, mereka saling tolong menolon , solid dan kompak dalam menjalankan tugas.

Nggak perlu ragu menjalani bahtera keluarga bareng anak ikan, bukan? Hahaha.

6. Banyak yang bilang kami ini kece, bikin betah di kampus..

mahasiswa perikanan siap pemberangkatan KKN via https://www.instagram.com

Biarpun kerjaanya main di laut, style kami tak kalah dengan mahasiswa jurusan lain. Dijamin kalian bakal adem ngelihat kami sepanjang hari.

7. Anak ikan kalau sudah dandan, kelar hidup loe!

promnight kkl perikanan via https://www.instagram.com

Ya, gitu. Anak ikan pun bisa berubah jadi princess. Jadi, siapa bilang kami ini kucel, bau amis dan hitam? :p

Sudahlah. Kami layak dan pantas kok buat dikenalin ke orangtua kalian. Menantu idaman banget. Hahaha