Menjadi MAPALA (Mahasiswa Paling Lama) yang lulusnya telat, apalagi pada lembar KRS sudah mencapai hingga bagian (**) (baca: bintang dua) memang tidak mengenakkan bagi kita. Apalagi bagi kamu yang punya pacar di bawah letingan kamu, dan dianya sudah lulus lebih dahulu dibanding dengan kamu.

Kamu siap siap saja di-bully oleh teman-teman kamu atau bahkan oleh teman pacar kamu sendiri yang akan ngomong ke pacar kamu seperti ini, "...ngapain sih masih paracan sama dia, kuliah aja gak keurus gimana ntar mau bangun rumah tangga sama kamu?, mending pikir pikir lagi deh". Gimana? sakit kan?

Tetapi mereka tidak akan pernah mengerti mengapa kalian bisa lulus lama dan menjadi MAPALA (Mahasiswa Paling Lama) di kampusmu. Berikut ada beberapa alasan yang bisa kamu pakai saat kamu di-bully oleh sahabat kamu sendiri atau sahabat pacar kamu.

 

1. Kuliah Sambil Kerja Itu Lebih Asyik Cuy, Pacaran Pakai Uang Sendiri Bukan Pakai Uang Orangtua.

Kuliah Sambil Kerja

Kuliah Sambil Kerja via http://okezone.com

Banyak yang beranggapan bahwa kuliah sambil kerja itu tidak baik, salah satunya akan membuyarkan fokus kamu dengan kuliah. Hal ini yang akan menyebabkan kamu akan menjadi MAPALA di kampusmu. Tetapi dengan bekerja kamu bisa menghasilkan uang sendiri, dan kamu akan merasa bangga karena pacaran dengan uang hasil keringat sendiri bukan dengan uang kiriman orangtua.

2. Punya Adik Tingkat yang Banyak, Akan Menjadi Senior yang Dikenal. Mana Tahu "Jodohmu" adalah "Juniormu".

Punya Pacar Adik Kelas

Punya Pacar Adik Kelas via http://cumibunting.com

Bagi kamu yang jomblo saat di kampus, kesempatan saat menjadi senior paling atas untuk intip-intip mahasiswa baru. Ketika kamu sudah menjadi senior paling lama, adik-adik junior akan segan dengan kamu. Jadi kesempatan untuk gebet anak baru akan semakin besar. Jadi siap-siap saja kalau "jodohmu" adalah "juniormu".

3. Lebih Dikenal Dosen, dan Siap Siap Dapat Proyek Besar Bersama Mereka, Bisa Buat Tambahan Uang Saku.

Kerjasama Dosen

Kerjasama Dosen via http://thecollegepeople.com

Biasanya para dosen akan lebih memilih rekan kerja yang sudah lama dikenal mereka, apalagi kerjaannya butuh ketelatenan. Karena kamu aja sudah telaten untuk tidak lulus dengan cepat. Hehehe. Para dosen akan lebih nyaman dengan mahasiswa yang sudah lama dikenal beliau.

4. Kamu Memiliki Pengalaman Lebih Dibanding Mereka yang Kelar Kuliah 3,5 Tahun. Pilih Mana?

Bangun Jaringanmu Sendiri

Bangun Jaringanmu Sendiri via http://mlmsistemotomatis.wordpress.com

Selesai kuiah 3,5 Tahun untuk S1 memang waktu yang sangat diimpikan bagi setiap orang, tetapi ketahuilah sesungguhnya pengalaman itu bukan hanya dari bangku kuliah saja, tetapi pengalaman di luar sama yang akan membuat koneksimu banyak yang bisa membuat kamu gampang untuk mendapatkan pekerjaan.

5. Aku Ikut Organisasi Untuk Membela Hak-Hak Mahasiswa Lain Seperti Mereka yang Sibuk Dengan Taget Lulusnya.

Kita Bela Hak Mahasiswa

Kita Bela Hak Mahasiswa via http://www.pedidikanindonesia.com

Salah satu alasan ketika menjadi Mahasiswa Paling Lama adalah ketika mereka terjun di Organisasi Kampus. Mereka akan dituntut untuk berpikir lebih keras di samping mikirin kuliah. Yaitu berfikir bagaimana membela hak mahasiswa lain terhadap kampus mereka. Jadi wajar saja ketika fikiran mereka dibagi sehingga kurang fokus untuk menyelesaikan kuliah dengan tepat.

6. Mumpung Masih Muda, Nikmati Hidup Selagi Menjadi Mahasiwa yang Penting Tidak Terjerumus "Narkoba".

Hangout Bareng Teman

Hangout Bareng Teman via http://boombastis.com

Yang paling sering dilakukan saat menjadi mahasiswa adalah "hangout bareng teman", dan ini yang membuat para mahasiswa terlena untuk mengerjakan tugas dan alhasil kuliah pun molor. Tetapi tidak ada salahnya hangout bareng teman selagi hangout positif, tidak terjerumus Narkoba. Alangkah baiklah lagi jika hangout itu membicarakan hal positif seperti bantuan pembangunan tempat ibadah, santunan anak yatim, atau kegiatan bakti ke masyarakat.

7. Dosen Yang Sulit Ditemui, Seperti Menunggu Jodoh yang Tak Kunjung Datang Dan Akhirnya Ntah Kapan Bertemu.

Sibuk Menunggu Dosen

Sibuk Menunggu Dosen via http://kaskus.co.id

Yang paling menjengkelkan adalah menunggu Dosen Pembimbing untuk bimbingan skripsi. Terlalu padatnya jadwal sang dosen sehingga memebuat kamu Mahasiswa Tingkat Akhir akan tetap menjadi MAPALA (Mahasiswa Paling Lama) di kampusmu. Ditambah lagi kemalasan kamu setelah berulang kali di PHP-in.

 

Mahasiswa itu harus tetep punya prinsip meski celana dalam makin sempit…
Mahasiswa itu harus kritis meski keuangan makin krisis…
Mahasiswa itu tetap patriotis meski skripsi ditolak sadis…

So buat kamu yang benar benar sudah menjadi MAPALA di kampusmu, beberapa alasan di atas tadi bisa kamu jadikan sebagai tameng saat kamu mendapat bully-an "Kapan Kamu Lulus?". Kamu tinggal balikin pertanyaan saja, "Kamu Kapan Berhenti Bully Saya?". *Keep Fighting*