Presiden Jokowi telah menyetujui perubahan 10 gambar pahlawan di rupiah kertas dan logam. Keputusan ini ada pada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 31 Tahun 2016 tentang Penetapan Gambar Pahlawan Nasional Sebagai Gambar Utama Pada Bagian Depan Rupiah Kertas dan Rupiah Logam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ada 12 nama pahlawan yang sudah ditetapkan.

Bank Indonesia juga akan menguatkan unsur pengaman pada uang rupiah baru tersebut untuk mempermudah identifikasi keaslian uang rupiah oleh masyarakat dan mempersulit upaya pemalsuan uang.

Berikut ini jawaban dari pertanyaan seputar perubahan dan peredaran rupiah kertas dan logam baru ini.

Bagaimana tahapan pada perubahan gambar pada Rupiah
Pergantian gambar pahlawan telah dikaji oleh Bank Indonesia (BI) dan beberapa kementrian. Setelah disetujui, maka selanjutnya akan diteruskan ke tahap pencetakan yang dilakukan oleh Peruri sebagai BUMN percetakan uang.

Kepala Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia, Suhaedi, mengatakan bahwa setelah perencanaan selesai, maka akan masuk ke tahap perencanaan desain dan dilanjutkan dengan pencetakan.

Setelah Peruri menyelesaikan percetakan rupiah baru dengan jumlah tertentu yang disepakati oleh pemerintah dan BI, maka tahap selanjutnya adalah pengeluaran dan peredaran uang ke masyarakat. Hal ini untuk mengikuti Undah-undang Nomor 7 tahun 2011 pasal 15 dan 16. Tentu saja ini semua dilakukan setelah ditetapkan keabsahannya oleh Dewan Gubernur BI dan penerbitan rupiah baru akan disahkan oleh Keputusan Presiden (Keppres).

Selanjutnya, penerbitan uang baru akan diumumkan oleh lembaran negara. Rupiah kertas dan logam baru kemudian akan disalurkan melalui Kantor Perwakilan BI di seluruh Indonesia.

Kemudian, secara bertahap akan dilakukan pencabutan dan penarikan rupiah lama. Jika peredarah rupiah baru dirasa telah cukup, maka akan dilanjutkan pemusnahan rupiah kertas dan logam lama oleh BI.

1. Uang Rupiah Baru Pecahan Rp 100.000

Uang Rupiah Baru Pecahan Rp 100.000 via https://www.rukamen.com

Uang Pecahan Rp 100.000 untuk tokoh yang terdapat pada mata uang rupiah baru tetap Dr. (H.C.) Ir. Soekarno dan Dr. (H.C.) Drs. Mohammad Hatta. Tetapi tampilan yang baru akan berubah seperti ini.

2. Uang Rupiah Baru Pecahan Rp 50.000

Uang Rupiah Baru Pecahan Rp 50.000 via https://www.rukamen.com

I Gusti Ngurah Rai pada uang Rp 50.000 akan digantikan oleh Ir. H. Djuanda Kartawidjaja

3. Uang Rupiah Baru Pecahan Rp 20.000

Advertisement

Uang Rupiah Baru Pecahan Rp 20.000 via https://www.rukamen.com

Oto Iskandar Dinata pada uang Rp 20.000 akan digantikan oleh Dr. G.S.S.J. Ratulangi

4. Uang Rupiah Baru Pecahan Rp 10.000

Uang Rupiah Baru Pecahan Rp 10.000 via https://www.rukamen.com

Sultan Mahmud Badaruddin II pada Rp 10.000 akan digantikan oleh Frans kaisiepo.

5. Uang Rupiah Baru Pecahan Rp 5.000

Uang Rupiah Baru Pecahan Rp 5.000 via https://www.rukamen.com

Tuanku Imam Bondjol pada Rp 5.000 akan digantikan oleh Dr. K.H. Idham Chalid

6. Uang Rupiah Baru Pecahan Rp 2.000

Uang Rupiah Baru Pecahan Rp 2.000 via https://www.rukamen.com

Pangeran Antasari pada Rp 2.000 akan digantikan oleh Mohammad Hoesni Thamrin.

7. Uang Rupiah Baru Pecahan Rp 1.000

Uang Rupiah Baru Pecahan Rp 1.000 via https://www.rukamen.com

Kapitan Pattimura pada Rp 1.000 akan digantikan oleh Tjut Meutiah.

8. Uang Koin Pecahan Baru Rp 100

Uang Koin Pecahan Baru Rp 100 via https://www.rukamen.com

Rp 100: Prof. Dr. Ir. Herman Johanes

9. Uang Koin Pecahan Baru Rp 200

Uang Koin Pecahan Baru Rp 200 via https://www.rukamen.com

Rp 200: Dr. Tjiptomangunkusumo

10. Uang Koin Pecahan Baru Rp 500

Uang Koin Pecahan Baru Rp 500 via https://www.rukamen.com

Rp 500: Letnan Jenderal TNI (Purn) Tahi Bonar Simatupang.

11. Uang Koin Pecahan Baru Rp 1.000

Uang Koin Pecahan Baru Rp 1.000 via https://www.rukamen.com

Rp 1.000: Mr. I Gusti Ketut Pudja.