Manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri tanpa orang lain, itulah mengapa kita harus menjalin relasi dengan beberapa orang di sekeliling kita yang kemudian kita sebut sebagai kenalan, teman, sahabat, pacar, atau sudah kita anggap sebagai bagian dari kita yang kita sebut keluarga.

Dalam relasi inilah kita merasa nyaman, nyambung tidak kaku dan seringkali kita mencurahkan segala rahasia kita kepada mereka tanpa tersirat di benak kita bahwa mungkin suatu hari kelak ketika hubungan mulai renggang bisa saja segala sesuatu yang pernah kita ‘Percayakan’ kepada mereka akan mereka bagikan dan menjadi konsumsi publik, dengan kata lain mereka mengambil titik kelemahan kita untuk menyerang balik. Yah! Segala sesuatu bisa saja terjadi, seperti sebuah ungkapan “Gelas, suatu saat nanti pasti pecah!”

Guys! Simak yuk alasan kenapa orang yang dekat sekali dengan kita, ternyata bisa menghianati kita…

 

1. Orang terdekat adalah orang yang tau banyak tentang Kita

Yah, tak bisa kita hindari kenyataan bahwa orang-orang terdekat tau banyak tentang kita, Rahasia kita, kepribadian kita, pokoknya All About deh.. Tak perlu repot-repot kita jelaskan siapa kita, keseharian kita akan menggambarkannya dengan jelas, dan orang terdekat akan mempelajari sifat kita tanpa kita sadari. Dari kepribadian kita yang baik misalnya kita orangnya humble, perhatian, suka memaafkan, suka menolong, pendengar yang baik, sampai kepribadian buruk misalnya Suka telat, suka lupa janji, tidak peka, pelit semuanya itu jadi hal yang diketahui mereka. Dan pada satu titik (katakanlah ada masalah antara kita), kelemahan-kelemahan itulah akan menjadi boomerang bagi kita, Padahal kan No bodys perfect :( , Tapi itu tidak berlaku bagi Penghianat… mereka akan seketika lupa kebaikan-kebaikanmu dan semua kekurangan itu akan muncul pertama di benak mereka.  

2. Karena Sedekat Apapun Kita, Mereka Tetaplah Orang Lain

‘Tak ada satu orangpun dapat dipercaya kecuali diri anda sendiri’ ungkapan ini tepat. Karena sedekat apapun kita dengan orang, mereka tetaplah orang lain. Lihat saja, anak kembar yang lahir bersamaan dari satu rahim, punya wajah sangat mirip, hobby yang sama, kemanapun sama-sama tapi soal urusan dalamnya Hati tak mungkin pernah sama..Karena Hati setiap orang itu berbeda. Apalagi kita dengan orang yang tak ada hubungan apa-apa sebelumnya. Jadi, dalam menjalani relasi dengan orang lain sedapatnya menjaga  jarak wajar tapi tetaplah menjadi Sahabat, teman, pacar yang Loyal dan saling perhatian. Ada hal yang perlu di bagi bersama, bagikanlah! Jika terlalu privasi, Simpanlah untuk diri sendiri! karena setiap hari tak akan pernah sama dan mungkin suatu hari nanti suatu penghianatan bisa saja terjadi. 

3. ‘TULUS’ itu hanya sebelah pihak, yang lainnya ‘MODUS’

Menjadi dan memiliki teman, sahabat dan pacar yang Tulus memang membahagiakan. Tapi pastikan kalau ketulusan itu tidak bertepuk sebelah tangan alias yang lainnya Modus. Tak jarang dalam suatu hubungan yang terlihat sangat baik, menyimpan misteri dusta,,, (WOW!! dramatis sekalii  :D). Kita terkadang dibutakan dengan penampilan luar, sikap awal yang ditunjukkan ke kita terasa begitu hangat dan baik tapi sebaiknya jangan langsung memberi nilai segala sesuatu terlalu cepat karena tidak semua yang terlihat baik atau tidak baik di awal akan tetap sama sampai akhir. Come on, be a wise Appraisers!! 

4. Mereka Menemukan Orang Lain yang Lebih Membuat Mereka Nyaman

Nah, kalau yang ini tidak perlu dibahas panjang lebar guys!! Sudah jelas kalau orang sudah tidak nyaman dengan kita dan merasa nyaman dengan orang  lain pasti keadaan akan berubah total dari biasanya tanpa alasan. Sebenarnya ini wajar saja, hanya yang tak wajar apabila mengada-ada alasan untuk menjauhi kita (Kan Konyol!!). tapi, sudahlah…yang perlu kita lakukan ketita dikhianati dengan dalih seperti ini, Maka kita HARUS rela melepaskan mereka, karena mereka bukan orang yang pantas di pertahankan menjadi sahabat, teman atau pacar. 

5. Pada Titik Terakhir, Kita juga Perlu Introspeksi diri!!

Kita juga harus menjadi orang yang bijak dalam menilai segala sesuatu. Termasuk menilai diri kita sendiri, mungkin teman-teman, sahabat atau pacar meninggalkan atau menghianati karena kita tidak bisa berubah dari waktu ke waktu seperti yang mereka harapkan. Kita sukanya mau menang sendiri tapi mereka memberi kesempatan kita berubah tapi kita tak menghargai itu, atau kita orangnya suka pamer dan mereka tidak suka itu. Hal-hal sederhana juga terkadang menjadi masalah, mereka meninggalkan dan pada akhirnya kita nangis sambal bilang “Dasar Penghianat kamu!! Hikss hikss :(”. Mungkin perlu menyendiri dan introspeksi diri perlu dilakukan sehingga tidak hanya menyalahkan orang lain.

So guys, Sebenarnya Penghianatan itu banyak versinya. Entah itu dari sahabat, teman, pacar, suami, istri, saudara, tetangga, rekan kerja dimanapun bisa saja terjadi. Bijaksanalah dalam membangun relasi dan yang terpenting ‘Tetaplah menjadi orang Baik’.