Apa Kabar kamu yang pernah menjadi Pria Terhebatku ?  
Hari ini aku merindukanmu lagi. 
Merindukan wajahmu, merindukan setiap pesan darimu dan merindukan suaramu yang selalu menjadi pengiring tidurku.
Banyak hal yang ingin ku ceritakan but everything just stuck in my head. Sejak perpisahan itu aku bersembunyi dari semuanya tanpa menjelaskan apapun padamu, maafkan aku. Bukan aku tidak mencintaimu hanya saja, I am not brave enough to face the reality in front of us. hingga aku memilih mundur tanpa menyadari kalau aku sudah melukai kamu.

1. Maafkan aku si perempuan pengecut yang tidak berani berjuang dan memilih pergi.

ya, akulah si pengecut itu. seseorang yang bahkan tidak berani berjuang untuk mempertahankan semuanya. Saat itu aku hanyalah seorang gadis remaja 17 tahun yang lebih mementingkan ego semata tanpa memikirkan perasaanmu. Hanya saja saat itu aku terlalu muak mendengarkan setiap ocehan orang lain bahkan orang terdekat kita dengan semua perbedaan yang menjembatani kisah ini. Terkadang sempat terpikir bagaimana jika aku tak mempedulikan semuanya dan memilih tetap bersamamu, Apakah hari ini kita masih bahagia seperti saat itu?

2. Maafkan Aku si Bodoh yang takut terluka ini.

Maafkan sibodoh ini via https://www.facebook.com

Maafkan si bodohnya kamu yang dulu ini.
si bodoh yang takut terluka tanpa menyadari kalau kamu juga terluka.
"Apa kamu pernah menyukai ku ?" kau pernah menanyakannya padaku, dan saat itu aku hanya diam membisu.
" Aku tidak mengerti yang lain, tapi disamping kamu, aku merasa berharga, bisakah itu menjawab pertanyaan kamu kemarin.
Kau tau, saat bersamamu aku bahagia bahkan sempat terpikirkan olehku tentang kita dimasa depan. Tentang kita yang akan selalu bersama sampai keriput melanda. Tentang aku yang tetap jadi si bodohnya kamu dan tentang kamu yang masih menjadi pria terhebatnya aku.

3. Tangan yang ingin ku genggam

Advertisement

The hand that i want to hold. Tangan yang ribuan kali ingin ku genggam sampai akhir, ternyata tak mampu kulakukan. Banyak hal dalam hidup yang aku sesali, tapi denganmu tak pernah ada penyesalan.
Karena bersamamu aku merasa kebahagian yang tak pernah kudapat dari orang lain. Kebahagiaan yang hanya kualami sendiri dan yang tak ingin kubagi dengan orang lain.
Aku si wanita introvert yang perlahan lahan menyukaimu karena telah menjadikan hidupku lebih berwarna namun tidak pernah berani mengungkapkan perasaannya yg sebenarnya. Hey, Aku mencintai kamu teramat sangat. Do you know that ? Terkadang aku ingin berjalan berdua bersamamu bergandengan tangan, duduk bersama menikmati masa putih abu abu waktu itu. Bisakah waktu terulang kembali?

4. Aku tak pernah benar-benar ingin pergi.

aku tak pernah benar” pergi via https://www.google.co.id

Aku meninggalkanmu tapi tak pernah benar-benar pergi.
Bahkan sampai saat ini aku masih selalu mengingat kamu, merindukan kamu bahkan selalu mengharap kebahagianmu.
Dengan atau tanpa aku, semoga kau selalu bahagia. karena kamu adalah lelaki terhebat yang pernah memperjuangkanku jadi kamu berhak mendapatkan yang lebih baik dari si perempuan bodoh ini. seseorang yang akan berjuang bersamamu, sesorang yang memenuhi kriteria idaman orangtuamu dan seseorang yang mencintai kamu tanpa terhalang perbedaan dan seseorang yang akan membuatmu bahagia.
Terimakasih sudah pernah memperjuangkanku dan mencintaiku seperti itu.

5. Aku pun akan bahagia sekarang.

Aku takkan berusaha melupakan kamu, kamu selalu punya tempat tersendiri disalah satu sudut hati ini.
satu tempat yang hanya diisi semua kenangan tentang kamu. menyimpan kenangan tentangmu bukan berarti aku tidak akan bahagiakan ? justru dengan menyimpan kisah tentangmu aku memiliki pelajaran baik untuk kisah yang akan aku buka bersama yang lain.
Tere Liye pernah menulis dibukunya :
" kalau berjodoh maka akan ada kebetulan-kebetulan yang menakjubkan terjadi".
kalau aku dan kamu memang berjodoh, maka akan kembali menjadi kita. Tapi kalau pun tidak, ayo sama-sama tetap berbahagia dengan siapapun kita nanti. Promise me ?

Inilah kata-kata yang sudah lama ingin aku ungkapan sama kamu, tapi aku tak pernah berani. Apa kamu mengerti sekarang gimana perasaan aku waktu itu ? Kamu tak pernah cinta sendirian karna aku juga sama mencintai sepertimu.
Maafkan sibodohnya kamu ini , yang selalu membuatmu mengalami semuanya sendiri.
Bukan kamu tidak baik alasan aku pergi. hanya situasi saat itu memaksa untuk berlari. Saat itu kamu orang yang tepat untukku, seseorang yang selalu kuminta dalam doaku. Tapi Tuhan mempertemukan aku dan kamu tapi tak menyatukan kita.

Dari sibodohnya kamu yang tak pernah benar-benar pergi.