“Yakin dia setia disana?”

‘’Ini malem minggu , yakin dia ngga kencan sama yang lain?’’

“Yakin dia ngga selingkuh?’’

Bagi pejuang hubungan jarak jauh atau LDR, kamu pasti sudah tidak asing dengan pertanyaan-pertanyaan seperti ini karena banyak orang yang masih meragukan kesetiaan para pelakon LDR. Jarak yang menghalangi untuk bertemu sesering mungkin membuat ada banyak celah untuk tergoda dengan yang lebih dekat dan yang bisa selalu ada, dan lama-lama pertanyaan semacam itu pasti mengganggu pikiranmu. Bahkan sudah menutup telinga pun masih terasa memekakkan.

Jadi, saatnya menguatkan diri sendiri agar pertanyaan seperti itu tidak berarti apa-apa lagi. 6 hal di bawah ini patut kamu coba untuk menguatkan hubungan jarak jauh yang sudah lama dipertahankan.

1. Percayalah dan Jangan Berlebihan Mengekangnya, Yakinlah Dia Memang Kekasihmu yang Setia

Couple in love.Focus on hands via http://www.shutterstock.com

Kamu pasti lebih mengenalnya dari pada mereka yang cuma bisa berkomentar miring di luar sana. Hubungan kalian juga bukan hubungan kemarin sore yang rentan main-main. Tidak semua lelaki mau bertahan dengan hubungan jarak jauh, itu sebabnya dia layak dipertahankan. Dengan hubungan jarak jauh yang sepertinya menyulitkan, dia bisa saja memilih perempuan lain yang lebih dekat dengan jarak pandangnya. Tapi dia mencintaimu, memilih untuk tetap bertahan bersamamu. Biarkan orang bicara apa, bukankah kamu yang menjalaninya? Jangan terlalu mengekangnya untuk tidak boleh pergi hang out dengan teman-temannya, beri kebebasan sewajarnya. Dia juga sama dengamu dan yang lainnya, kadang bosan dan butuh bersosialisasi dengan orang lain. Kamu yang bersikap posesif dan mengekangnya malah akan membuatnya pandai berbohong. biarkan dia pergi keluar dengan teman-temannya. cukup dengan bilang, " kalau ada ceweknya bilang ya, aku ngga apa-apa". dengan begitu kamu pun akan lebih mengerti satu persatu teman perempuannya. percayalah bahwa dia memang kekasihmu yang setia.

Pasir yang digenggam terlalu erat pun akan lepas dari sela jari tanganmu. Cukup genggam saja sewajarnya, agar ia merasa nyaman kemudian tetap tinggal.

2. Tetaplah Menjadi Partner, Teman dan Rumah yang Membuatnya Selalu Merasa Nyaman

love train station via https://pixabay.com

Advertisement

Kamu tidak bisa bertemu dengannya setiap waktu, belum lagi jika kesibukan mulai datang dan enggan berlalu. Tetapi keadaan yang seperti itu pun tidak boleh menjadi sekat untuk mengikis rasa nyaman yang sudah kalian pupuk dari lama. Dalam hubungan jarak jauh, komunikasi merupakan hal yang sangat penting, jadi sesibuk apapun, luangkan waktu untuk berkomunikasi. Buatlah senyaman mungkin agar bisa menghilangkan segala penat yang mendera. sempatkan untuk menelpon meskipun tidak tiga kali sehari. Manfaatkan quality time kalian saat berkomunikasi lewat telfon. Jangan langsung mencercanya dengan banyak pertanyaan atau cerita beruntun. Bukankah dia sudah sibuk bekerja seharian. Jadilah pmbicara sekaligus pendengar yang baik agar dia merasa nyaman. Mulailah dengan menanyakan kabarnya hari ini. Jika harinya lancar, kamu bisa menceritakan tentang masalah yang mungkin sedang kamu hadapi hari ini. Tapi jika dia sendiri sedang banyak masalah dengan pekerjaannya hari ini, lebih baik kamu tidak menambah bebannya. Gantian, nanti akan ada waktunya giliranmu menceritakan apa yang terjadi seharian ketika kamu sudah berhasil menaikkan mood nya kembali -Dengan membubuhkan guyonan sederhana khas kalian misalnya-. Cobalah untuk mendengarkan cerita nya sampai selesai tanpa memotongnya. Jangan menyalahkan atau membuatnya semakin terpojok dengan masalahnya, sebaliknya beri penguatan positif saja tanpa perlu saran macam-macam. Itu akan membuatnya merasa nyaman dan dimengerti. Kamu mungkin belum bisa membuatkannya teh manis untuk sekedar menyegarkan pikiran, tapi dengan obrolan menyenangkan, kamu tidak hanya menjadi partner tapi juga seperti rumah yang membuatnya selalu ingin pulang.

Dia tidak akan punya alasan untuk selingkuh karena bersamamu dia sudah merasakan lebih dari sekedar kenyamanan.

3. Cobalah untuk Mengerti dan Bersahabat dengan Hobinya

Dota2 player via https://www.google.co.id

Jadilah kekasih yang pengertian. Jangan menganggap hobinya adalah musuh terbesarmu.

Kamu pasti paham jika kadang disana dia juga kesepian. dia punya waktu luang yang terlepas dari rutinitas jam kerja juga edisi weekend yang tidak boleh kamu lupakan begitu saja. Kadang, dia juga merasa bosan dan tidak tau apa yang harus dilakukan ketika rindu padamu sudah tidak bisa lagi tertahankan. Apa kamu baik-baik saja jika dia melampiaskan itu semua dengan jalan bersama wanita lain di luar sana? Tidak bukan. Disitulah dia mulai menghabiskan waktu menikmati hobinya untuk melepaskan penat -yang kadang pun masih kamu larang-. Kamu mulai Miscall berkali-kali karena dia tidak ada kabar dua jam padahal sebelumnya dia sudah bilang akan main dota, main PS atau main futsal dengan teman-temannya. Begitu telfon diangkat kamu sudah menitikkan air mata sambil mencercanya dengan banyak pertanyaan. Hei, dia juga manusia biasa yang butuh quality time sendiri dengan hidupnya. Apalagi kamu juga tidak bisa menemaninya jalan karena terhalang jarak.

Dengan membiarkan dia mengerjakan hobinya, pria akan lebih senang berkomitmen denganmu. Hobinya pun tidak dilakukan setiap hari dan hanya beberapa jam. toh dia tetap meluangkan waktu untuk menghubungimu dengan nyaman. Dengan mendukung hobi positifnya bahkan menjadi pendengar yang baik ketika dia dengan semangat menceritakan tentang hobinya , dia akan merasa nyaman dan dimengerti. Jadi apalagi yang membuatnya ingin selingkuh dibelakangmu?

4. Mulailah Menyibukkan Diri Sendiri dan Berpikir Positif

too busy to stop via http://www.shutterstock.com

Perbanyaklah melakukan kegiatan-kegiatan positif. Menyibukkan diri sendiri kadang adalah cara paling ampuh untuk membunuh banyak pikiran buruk yang mengganggu. Meskipun kadang memforsir tenaga dan melelahkan, dengan menyibukkan diri kamu tidak akan punya waktu untuk menakutkan hal-hal tidak berguna seperti

‘’apa malam ini dia benar-benar di kosan?’’.

Nikmati saja kesibukanmu yang menyita waktu seharian, toh dengan begitu kamu pun semakin berpositif thingking menyikapi keadaan. Kamu yang banyak kegiatan seperti kuliah atau bekerja seharian belum lagi ditambah lembur sampai larut malam, pasti akan lelah ketika sampai rumah. –Mungkin saja- dia pun demikian, setelah seharian bekerja, dia pasti butuh istirahat dengan nyaman. Alih-alih sibuk berkencan dengan wanita lain, dia pasti lebih memilih untuk meluruskan punggung di kamarnya. Dengan berpikir positif, hubunganmu juga akan jauh dari pertengkaran dan bisa menjadi sugesti yang baik terhadap segala hal.

Hilangkan pikiran-pikiran negatif dari sekarang, karena itu hanya akan menyiksa perasaan dan tidak ada gunanya.

5. Mulailah untuk Membicarakan masa Depan dan Sesekali Mengingatkan Bagaimana Masa Lalu yang Pernah dijalani Berdua Hingga Sehebat Sekarang

weeding bride the groom white dress via https://pixabay.com

‘’Jika aku tidak serius, untuk apa aku bertahan sekuat ini ditengah hantaman jarak juga lambannya waktu?”

Mulailah untuk membicarakan keseriusan hubungan kalian. Yakinkan bahwa kamu tidak sedang main-main dengannya. Bicarakan masa depan kalian dengan banyak rencana indah. Bukankah kita memang harus selalu berhusnudzan atas rencana Nya? Bicarakan yang baik-baik saja. Misalnya dari yang sederhana, bagaimana natinya konsep preweding kalian, juga apa saja yang ingin kamu lakukan jika sudah menjadi istrinya kelak. Yakinkan kamu memang calon istri yang bisa diandalkan. Bukannya kamu juga menantikan saat-saat membukakan pintu untuknya yang basah kuyup kehujanan sepulang kerja? Mengambilkan handuk juga cappucino panas untuk sekedar menghangatkan. Mungkin sederhana, tapi memikirkannya saja sudah bahagia. Dengan membicarakan hal-hal seperti itu, dia akan semakin mantap menjalani hubungan denganmu karena dia merasa hubungan ini sudah serius untuk masa depan. Dia akan menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab dan enggan untuk sekedar memikirkan tentang wanita lain.

Bicarakan pula masa-masa yang pernah kalian lewati berdua. Coba ingat masa-masa sebelum menjalani LDR, setiap hari rasanya bahagia. Sudah sama-sama nyaman dan mengerti satu sama lain bukan? jadi katakan, ''Sudah terlalu jauh yang dilewati bersama, sudah terlalu banyak kenangan yang tercipta, dan sudah terlalu indah rencana masa depan berdua, lalu apakah tidak terlalu sia-sia jika akhirnya harus menyerah pada keadaan dan tergoda dengan orang lain –hanya karena- dekat jarak pandangnya? Memulai semuanya dari awal dan belum tentu membuat nyaman pada akhirnya''.

Tetaplah kuat dan tenanglah. LDR ini hanya sementara, jangan biarkan godaan yang ada mengganggu ketenangan hubungan kalian.

6. Setelah Semua Usaha Maksimal yang Dilakukan, Berdoalah dan Pasrahkan Pada Tuhan

young woman opening curtains in a bedroom via http://www.shutterstock.com

Jodoh, rejeki, mati, itu sudah digariskan bukan? Tapi tetap saja kita harus berjuang dan mengusahakannya. Berjuanglah untuk apa yang kalian inginkan, termasuk jodoh. Tapi jangan lupakan campur tangan Tuhan disetiap akhirnya. Sebagai manusia biasa, pada akhirnya kita memang harus memasrahkan semua pada Nya dan percaya bahwa takdir yang diberikan Nya pasti yang terbaik untuk kita. Berdoalah yang baik-baik saja, perjuangkan apa yang membuatmu bahagia. Percayalah semua akan indah pada waktunya. Terlepas bagaimana nantinya tangan Tuhan akan menakdirkan, yang penting kalian tetap sama-sama berjuang dan mengamini untuk disegerakan. Nanti misalnya dia memang bukan lelaki yang bisa dipertahankan, mungkin itu sudah bagian dari takdir Tuhan. Percayalah Tuhan tidak akan mengganti yang baik kecuali dengan yang lebih baik.

Hubungan Jarak jauh itu spesial. Hanya orang-orang hebat yang bisa melakukannya, hanya orang-orang kuat yang bisa mempertahankannya. Imbalannya bahagia, percayalah.

Mungkin untuk kamu yang sudah terbiasa bertemu satu sama lain kemudian harus menjalani LDR, akan merasakan perubahannya. Memang agak menyiksa pada awalnya, tapi pada akhirnya kamu akan menikmati setiap proses yang ada. Hal ini pun akan membantumu untuk menjadi pribadi yang dewasa dan lebih sabar.

Usahakan yang terbaik untuk mempertahankan hubungan kalian, sabar sedikit lagi saja dan jadilah lebih kuat setiap harinya.

Aku LDR , Kamu ?