Jay Chou adalah seorang aktor, sutradara, dan tentunya superstar Mandopop (Chinese pop) asal Taiwan yang dijuluki sebagai rajanya musik Mandarin oleh berbagai media. Pria bernama asli Zhou Jie Lun itu hingga saat ini sudah merilis lebih dari sepuluh album yang hampir selalu meledak di pasaran, ia juga sudah mengadakan konser tur di berbagai belahan dunia. Kesuksesannya saat ini tidak terlepas dari kerja keras dan perjuangannya dalam merintis karir bermusiknya, lalu bagaimana kisah inspiratif perjuangannya?

 

1. 20 Tahun lalu, Jay Chou hanyalah seorang pemuda yang tidak punya apa-apa.

Pada masa itu, ia hanyalah seorang pemuda yang miskin, pendiam, tertutup, tidak punya popularitas, dan bahkan tidak punya pacar. Satu-satunya barang berharga yang ia miliki kala itu adalah sebuah gitar pemberian ibunya, itupun senarnya putus satu karena ia tidak mempunyai uang untuk memperbaikinya.

2. Awal mula Jay Chou mengenal musik

Pada usia empat tahun, ia didaftarkan ke salah satu sekolah piano bergengsi oleh ibunya. Karena ingin anaknya menjadi musisi berbakat, Ibunya harus merogoh dompet cukup dalam sebab saat itu ia hanyalah seorang guru sekolah dasar dengan gaji pas-pasan. Bakat bermusik Jay kecil pun mulai terlihat, guru piano Jay Chou pun memberi tahu ibunya tentang bakat Jay kecil, sejak saat itu ibunya menabung untuk memberi Jay Chou sebuah piano sendiri.

3. Saat berumur 13, orang tua Jay Chou berpisah

Penampilan Jay Chou di Now You See Me 2

Penampilan Jay Chou di Now You See Me 2 via http://taipeimain.com

Ayah Jay Chou sejak awal sudah tidak mendukung apa yang dilakukan ibu Jay Chou terhadapnya dengan mengikutsertakannya ke sekolah piano dan membelikannya piano sendiri. Karena satu dan lain hal, orang tua Jay Chou memutuskan untuk bercerai dan Jay Chou tinggal bersama ayahnya hingga ia lulus SMA sebelum kembali tinggal bersama ibunya.

Ia sempat menulis sebuah puisi tentang mengapa ayahnya selalu berdebat dengan ibunya, yakni: 
"Di masa kecilku, ibuku memberiku banyak kasih sayang, dan ayahku hanya memberiku omelan, jika saja aku mempunyai sayap, aku akan pergi terbang bersama ibuku."


Ia sendiri dalam berbagai wawancara sering mengungkapkan bahwa perceraian kedua orang tuanya sangat berdampak buruk baginya saat itu, namun pada akhirnya ia merasa itu adalah jalan terbaik yang harus ditempuh keluarganya. 

4. Sempat mengikuti ajang pencarian bakat, ia tereliminasi di babak pertama!

Penampilan Zhong Guo Feng ala Jay Chou

Penampilan Zhong Guo Feng ala Jay Chou via http://www.jvrmusic.com

Ketika ia pertama kali mengikuti ajang pencarian bakat, Juri sempat mengkritik cara pelafalan kalimatnya yang tidak jelas, ditambah lagi karena wajahnya yang tidak tampan, ia langsung tereliminasi di babak pertama!.


Namun sebelum turun panggung, salah satu juri bernama Jacky Wu ingin melihat lembaran musik not balok dari para peserta ajang tersebut, diantara peserta lainnya, not balok milik Jay Chou lah yang ditulis paling rapi dan bersih. Setelah itu ia direkrut oleh Jacky Wu untuk bekerja di perusahaan label miliknya yaitu Alfa Music sebagai staf.

5. Banyak lagu buatan Jay Chou di tolak oleh penyanyi-penyanyi top saat itu

Penampilan Jay Chou di Singapura

Penampilan Jay Chou di Singapura via http://hongsui.net

Di Alfa Music ia bekerja sama dengan Vincent Fang untuk menulis lagu-lagu baru dan ditawarkan kepada penyanyi-penyanyi papan atas di kala itu, sebut saja Andy Lau, A-Mei, dan juga kepada bosnya yakni Jacky Wu serta beberapa penyanyi lainnya. Namun hasilnya cukup mengecewakan, karena sebagian besar lagu yang di tulis oleh Jay Chou dan Vincent Fang ditolak oleh penyanyi-penyanyi tersebut dengan alasan lagu tersebut aneh dan membingungkan. 

Jacky Wu pun mengatakan kepada Jay Chou bahwa lagu-lagu ciptaannya itu cukup bagus, namun orang-orang tidak suka. Pada akhirnya Jacky meminta Jay Chou untuk menyanyikan lagu itu sendiri, namun ia memberi syarat bahwa ia harus menulis 50 lagu dalam 10 hari, bukan syarat yang mudah jika Jay Chou tidak mempunyai ketekunan dan kecintaan terhadap musik.

Pada akhirnya, ia berhasil memenuhi syaratnya itu dan album pertamanya bertajuk "Jay" pun dirilis dan meledak di pasaran, dan lagu-lagu yang sempat di tolak oleh beberapa penyanyi-penyanyi tadi berhasil meraih penghargaan di Taiwan.

6. Lagu "Anti-mainstream" ala Jay Chou berhasil mengangkat popularitasnya hingga saat ini

Jay Chou bergaya R&B

Jay Chou bergaya R&B via http://pinterest.com

Salah satu ciri khas dari lagu-lagu Jay Chou adalah sesuatu yang ia sebut "Chou Style", yakni penggabungan antara musik tradisional Mandarin, Blues, R&B, dan Rock menjadi satu. Pada awalnya, musik-musik khas barat seperti R&B masih cukup tabu bagi masyarakat China dan Taiwan. Namun justru langkah berani dan "anti-mainstream" inilah yang berhasil membawa Jay Chou ke puncak kepopularitasnnya selama lebih dari satu dekade.

7. Jay Chou saat ini

Poster Jay Chou's London Tour 2017

Poster Jay Chou's London Tour 2017 via https://musicacrossasia.blogspot.com

Hingga kini ia telah memenangkan puluhan penghargaan bergengsi berskala nasional dan internasional, baik sebagai penyanyi, penulis lagu, dan aktor. Total kekayaannya saat ini mencapai $212 juta USD, meskipun menjadi seorang milioner, ia menyerahkan hampir semua kekayaannya kepada ibunya untuk mengaturnya. Setiap hari ia berterima kasih kepada ibunya atas dukungan kepadanya yang tak pernah berhenti sejak awal.

Ia mengakui kesuksesan yang diraihnya saat ini memang tidak mudah. Ia menyadari ia bukanlah anak yang pintar di sekolah, tidak pernah merasakan bangku perkuliahan. Namun ia tidak pernah menyia-nyiakan waktunya untuk melakukan hal yang tidak berkaitan dengan musik.

Seseorang boleh tidak tampan, tidak sekolah, tidak punya uang, tidak pandai berbicara, namun ia harus serius dan tekun terhadap profesi yang ia sukai atau impikan. Jay pernah mengatakan bahwa "Orang yang hebat, yang tidak biasa, tidak harus pintar di sekolah, tetapi harus mempunyai satu keahlian."