Nggak terasa, sebentar lagi sudah mau lebaran. Salah satu tradisi yang pasti cuma ada di Indonesia adalah mudik. Nggak selalu harus ke kampung halaman sendiri, tapi bisa juga ke kampung halaman orang tua. Pilihan transportasinya pun sekarang semakin banyak, mulai dari jalur darat, laut, hingga udara.

Kalau gue pribadi sudah menjalani belasan tahun mengalami mudik via jalur darat, baik itu naik mobil maupun bus malam. Pengalamannya macam-macam banget. Tapi rata-rata, gue selalu terjebak macet bahkan pernah sampai hampir satu hari di jalan dari Bandung ke Semarang.

Nah, maka dari itu gue mau berbagi tips, khususnya buat kalian yang akan menempuh mudik lewat jalur darat, supaya bisa tetap enjoy meski terjebak macet belasan jam. Here we go...

1. Pilih pakaian dan sepatu yang nyaman

Nggak usah ribet nge-gaya via http://pixabay.com

Tips paling pertama adalah kalian harus cari stelan pakaian yang paling nyaman dan aman, terutama bagi cewek yang mudik naik kendaraan umum. Nggak terkecuali pilihan sepatu atau alas kaki. Kenapa? Karena kalau jarak tempuh kalian jauh, kalian pasti bakal istirahat di restoran buat buka puasa atau sahur, termasuk ibadah. Kebayang dong, kalau kalian cuma mementingkan tingkat kece tapi malah ribet sendiri karena pakai wedges atau boot yang banyak talinya?

2. Music is a must!

Bikin playlist dengan banyak lagu via http://pexels.com

Bahkan ada beberapa teman gue yang memang niat banget memindahkan film atau K-drama mereka ke ponsel, loh! Gunanya adalah buat membunuh kebosanan kalian selama di jalan. Kalau gue sendiri, lebih memilih bikin playlist dulu sesuai dengan mood yang mau gue bangun di jalan. Apakah buat pengantar tidur, buat nostalgia, atau buat apa. Pokoknya, membawa musik adalah hal yang wajib banget.

3. Perbekalan yang cukup dan praktis

Advertisement

Nasi padang begini makannya gimana di bus? via http://supermakan.com

Nggak kalah pentingnya dengan musik adalah makanan. Bawa sesuatu buat dimakan itu PENTING banget. Seringkali gue berangkat sore sehingga pasti akan mengalami berbuka puasa bahkan sahur di jalan, jadi sebaiknya bawa makanan. Tapi ingat, harus yang bisa langsung lahap dan praktis. Jangan bawa nasi padang karena pertama, kalian bakal repot makannya. Kedua, kalian juga bakal susah berbagi sama orang lain. Ketiga, cuci tangannya masa mau pakai tisu basah doang? Pilih makanan kayak roti atau boleh yang cepat saji dan siap bawa.

4. Cerdas dalam urusan minum

Dehidrasi atau nahan pipis sepanjang jalan? via http://landwater.com

Nah, urusan yang satu ini memang agak tricky ya, guys. Kalau kita kurang minum, besoknya pasti haus. Kebanyakan minum, malah ribet cari toilet. Iya kalau nggak macet, nah kalau kendaraan kita stuck di jalan? Tenang-tenang, permasalahan ini juga gue alami dan di tahun 2014 gue menemukan solusinya: Minum air pengganti ion instead of air putih biasa. Kata teman gue yang sekolah di jurusan pangan, minuman jenis itu lebih lama proses pengolahan eksresinya, jadi memungkinkan kita nggak mudah merasa ingin buang air kecil.

5. Bawa kain dan penutup mata

Sebetulnya ada yang bentuknya air biar adem gitu via http://amazon.com

Ketika kita melewati perjalanan jauh, kita juga nggak boleh lengah dalam hal istirahat. Kalau kita kurang istirahat, nanti malah sakit pas lebaran. Jadi, pikirkan juga kenyamanan kalian pas mau tidur. Gue seringkali niat banget bawa bantal leher, kain sarung Bali, dan penutup mata. Gunanya supaya gue bisa tidur di bus. Jadi, nggak bakal terlalu lama menderita di kemacetan karena gue memang nggak sadar. Bangun-bangun udah mau dekat tujuan, deh.

6. Selalu ada receh di kantong celana

Dulu sih koin, sekarang harus ribuan via http://paulchapell.com

Penting karena kalian mungkin saja berhenti di restoran atau rest area dan pergi ke toiletnya. Beberapa toilet memang gratis, tapi banyak juga yang menjadikan ini ladang rezeki. Jadi, selalu siapkan receh terpisah di toilet, kira-kira dua ribu rupiah lah sekali masuk toilet. Nggak lucu juga kan, kalau kalian malah pinjem ke penumpang lain? Mending kalau keluarga sendiri. Kalau nggak? Ya kecuali kalau kepepet sih.

7. Have someone to chat with, would be nice

Punya banyak group akhirnya berguna juga via http://mengakubackpacker.blogspot.com

Obat bosan lainnya selain dengar musik, nonton film di ponsel, dan memandangi jalanan (kalau yang ini sih, nggak begitu mengobati) adalah ngobrol. Mungkin kalau kalian pergi naik kendaraan pribadi, masalah bosan sudah agak teratasi. Kalian bebas melakukan apa saja. Tapi kalau naik kendaraan umum, kadang suka mati gaya. Mau ngobrol sama sebelah, nggak kenal-kenal amat. Mau diam aja juga bosan. So, you could text your friends in group. Kalian bisa minta sama mereka buat menemani secara nggak langsung di hari perjalanan kalian. Atau… kalau kalian punya pacar atau gebetan, minta mereka buat stay awake dan chat sama kalian.

8. Berharap pahitnya dulu

Macet ini akan ada akhirnya kok via http://minessotanewscountry.com

Ketika kalian mau berangkat, tanamkan di pikiran kalian bahwa kalian bakal menghadapi kemacetan panjang. Jangan pernah berpikir bahwa kalian bakal lancar dan sampai tujuan tepat waktu. Kenapa? Ketika dari awal kalian sudah membayangkan hal pahit dulu, nanti begitu itu nggak terjadi, kalian bisa lega. Tapi kalau dari awal kalian sudah terlalu berharap yang enak-enak, ketika kejadiannya sebaliknya, kalian nggak bakal menikmati perjalanan. Also, ketika kalian sudah mulai ketemu ekornya macet, berpikirlah: Ini cuma sementara kok, nanti juga jalan lagi. Atau bayangkan wajah keluarga kalian yang menanti di sana. It really helps.

9. Terakhir, selalu waspada dan berdoa

Mudik itu ngangenin kok via http://besthealthmag.ca

Meskipun kalian harus menyamankan diri, kalian juga tetap harus waspada, ya. Artinya, pastikan kalian nggak bawa benda berharga terlalu banyak. Jangan kelihatan terlalu mencolok. Pendam dulu lah, perasaan mau tampil kece badainya buat di kampung halaman. Kalau mau tidur, pastikan benda kayak tas dan ransel kalian aman. Letakkan sedekat mungkin dengan posisi duduk kalian. Lalu, jangan lupa berdoa. Karena banyak banget kecelakaan yang mungkin terjadi selama mudik. So, keep praying.

Nah, itu dia tips supaya perjalanan mudik kalian tetap bisa nyaman meski berbelas-belas jam di tengah kemacetan. Tapi yakin deh. Sepegal apapun badan kalian, selelah apapun rasanya, dan sedongkol apapun pengalaman yang kalian dapat selama mudik, begitu sampai di depan pintu rumah…. semuanya terbalaskan! Selamat mudik ya, guys!