Setiap insan pasti diberikan sepaket rasa oleh Sang Pencipta. Melalui beberapa fase yang sangat kompleks, menunggu, menanti, dan mencari.

Berada dalam masa pencarian dan penantian itu memang sesuatu yang menggelisahkan. Bahkan tak jarang kita ‘envy’ melihat sahabat kita dengan pasangannya yang adem ayem dan sudah mantab untuk melangkah ke jenjang berikutnya. Sementara kita, masih sibuk berproses menerima dan melepas beberapa kandidat yang keluar masuk di kehidupan kita. Ada yang penuh dengan hal-hal manis, sehingga muncul pemikiranmu

“Mungkin dia jodohku...”

Tapi pada akhirnya kamu harus merelakan angan-angan itu. Karena pada akhirnya dia pun pergi. Mereka yang datang dan pergi pun menyisakan cerita yang membuat warna-warni di kehidupan kita bertambah

1. Dia yang PHP atau aku yang baper ya?

okey, gue baper~ via http://memegenerator.net

Ada saat dimana si ‘dia’ datang mendekat. Dia ajaib, jika dengan yang lain kamu merasa "ah bullsh*t" tapi dengannya, kamu bisa mencair dan membaur dibuatnya. perhatian, candaan, bahkan sulaman kata-kata yang terkadang diberikan orang lain kau tanggapi dengan kata “modus”, sementara kata-kata darinya bisa membuatmu seperti balon gas yang terlepas dari batu kecilnya ke angkasa.

Entah itu tulus atau modus dalam versi yang lebih elegant saja. Dia yang membuatmu berkali kali memeriksa handphone, hanya untuk sekedar memastikan tak ada pesan darinya yang terlewat untuk kau baca dan kau balas.

Atau bahkan kamu yang dibuat gelisah menerima kenyataan handphone mu tak kian berdering. Entah itu dering panggilan atau sekedar pesan darinya. Malahan kamu menyalahkan pihak lain akan ketidak-berderigan handphonemu itu

Advertisement

“Eh, kartu lo apa?”

“artu GSM? Fantastic4, kenapa?”

“Ada sinyal ga?”

“Ada banyak, kenapa sih?”

“Kok, HP gue ga bunyi-bunyi ya daritadi”

“HAH??!$%#&$@*…”

Tapi bahkan setelah lama kedekatan itu, tak ada sesuatu yang pasti. Sampai disaat akan ada banyak hal yang ingin kau tanya, tapi tidak bisa kau tanyakan padanya. Dan membuat dirimu runyam sendiri.

Dan tanpa kamu sadari, kamu terlalu fokus dalam permainan cinta ini sampai kamu menutup mata dan hati dari orang lain yang ingin serius kepadamu. So? Kalau sudah seperti ini, don’t blame others. Bukan si tersangka PHP saja yang salah, kamu juga salah. Toh kamu yang merelakan dirimu sendiri untuk jadi korban PHP dia.

2. Tidak selamanya kelebihan fisik dan materi akan membawamu pada ketulusan dan kebahagiaan.

money vs heartfelt via https://www.puatraining.it

Kemudian, di satu waktu, akan kau temui kembali the newest actor dalam kehidupan percintaanmu. Species yang secara kasat mata sangat diidam-idamkan oleh lawan jenis pada umumnya. Ya, mandiri, kemampuan ekonomi yang mapan, Agama yang terlihat baik, Bertanggung jawab dan hangat dengan keluarga.

Tapi semakin kesini, kamu terus menemukan sisi lain dari dirinya. Karir yang secara kasat mata adalah kelebihannya dan membawa perasaanmu berlabuh padanya justru merupakan kelemahan dan bumerang untuk dirinya sendiri.

Berhati-hatilah dengan jenis yang satu ini. Karena sebagian besar dari mereka begitu tenggelam dalam kelebihannya sendiri. akan banyak sekali sainganmu yang mendekat padanya, dan kamu harus sadar bahwa memang ya, dia sedang asyik bermain dengan perhiasan dunia.

3. Kamu harus sadar, ini hanya perasaan milikmu. Tidak bisa dipaksakan kepada orang lain.

kamu diambil orang via http://kotaksuara.tumblr.com

Sosoknya yang begitu charming, hangat, dan beretika mampu memikat hatimu. Kalian memang tidak begitu dekat layaknya pasangan yang sedang dalam proses pendekatan. Tapi harapanmu saja yang memang sedang berproses . Untuk hal-hal sepele dan sederhana saja yang berhubungan dengan dia, kau akan sangat senang, seperti ingin melompat-lompat kegirangan.

Dia tercatat sebagai akun pertama yang mengucapkan kata indah itu di hari spesialmu. Walaupun bagi orang awam, itu hal biasa saja. Tapi bagimu yang sedang membangun perasaan itu sendiri, itu luar biasa.

Hingga pada suatu sore, saat kau hendak ke kamar mandi di lantai 2 unit kampus yang baru, tempat dimana pertama kali kalian dipertemukan.

Percakapan sore itu :

“Dek”

“Iya kak”

“Hmm…titip ini ya, untuk temen-temenmu sekelas, kamu nanti dateng juga ya ke resepsiku?"

#soundtrack : Cita-citata – Sakitnya tuh disini

Oh God,…. rasanya angin puyuh, petir dan guyuran hujan menerpamu saat itu. Tapi bukankah itu hak-nya?? Cinta tidak boleh memaksa bukan?!

4. Alam akan membantumu menyaring orang-orang yang hanya sekedar ingin singgah sebentar dihatimu.

dilarang parkir ya, via http://www.safetysign.com

Seleksi alam, sepertinya itu adalah seleksi mutlak yang ada di kehidupan kita. Walaupun tidak nyata seperti seleksi sekolah/ perguruan tinggi negeri, bahkan seperti seleksi PNS atau lembaga dan Instansi lainnya yang memilliki peraturan dan sistematika tertentu.

Seleksi alam juga terjadi dalam romance cases. Bedanya hanya, kita tak pernah tau jadwal seleksi itu akan terjadi, dan tidak perlu berpakaian formal saat menjalaninya.

Masa pendekatan yang kamu alami akan terbentur dengan segudang tanggung jawab dan aktivitasmu. Disitulah, mereka yang mencoba masuk dalam duniamu, akan diuji.

5. Sadarlah bahwa Tuhan pun tak ingin kamu jatuh terlalu dalam

Pria dan Wanita memiliki perbedaan dalam menentukan kriteria pendamping hidupnya. Sebagian besar pria, mematok standar wanita idaman dari keindahan fisiknya. Mereka akan menjabarkan beberapa kriteria, rambut panjang dan halus, kulit putih, tinggi semampai, bodi bak gitar spanyol, bulu mata yang lentik, dan serentetan keindahan lainnya.

Eits, jangan marah dulu. Ingat ya, sebagian besar, berarti ada juga sebagian kecil yang berfikir diluar itu. Tapi bagi kebanyakan para wanita, kriteria yang mereka standarkan mencakup kepribadian dan sifat. Tanggung jawab, tingkah laku, kemapanan ekonomi dan pola fikir, etika, kedewasaan, kejujuran.

Lalu girls, saat kau sudah menemukan tipe seperti itu pada seorang pria. Kamu akan kembali diuji.

“Dek, udah makan malem belum?”

“Belum”

“10 menit lagi aa sampe, tunggu ya”

Mendapati dirimu bersama lelaki seperti itu, sungguh idaman semua wanita bukan?! Tetapi bahkan kamu pun harus waspada untuk ombak pantai yang begitu tenang, bisa saja semenit kemudian tiba-tiba badai itu datang. Dan saat masalah itu datang kamu harus siap.

Bahkan ketika kamu mendapati foto lelaki impianmu itu dari suatu sumber sedang menggendong batita mungil, lengkap dengan kehadiran wanita berwajah keibuan. Kamu harus siap meredam kekagetan, perasaan campur aduk , hingga perasaan itu.

Sekali lagi, tuhan telah membuktikan, apa yang kau anggap baik, hanya sekedar anggapanmu saja. Meski dengan rasa yang sangat pahit, itulah cara Tuhan mencintaimu.

6. Bijaklh dalam mengambil keputusan untuk berhijrah atau bertahan tak menyerah

Aku tidak akan pernah sempurna, aku hanya ingin menjadi lebih baik via http://qalamediaonline.blogspot.com

Setiap orang berhak untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Berhijrah, adalah salah satu langkah besar yang berhak kamu ambil. Berhijrah di tengah terjalinnya hubunganmu dengan lawan jenispun akan menjadi salah satu rintangannya.

Menjadi hal wajib dan mutlak bagi kamu ukhti yang ingin menjaga makna essensial cinta, untuk memutuskan hubungan yang spesial itu. Berat memang, disaat kau sedang membangun komitmen, tapi ternyata itu harus kau redam, yang terbaik yang harus kau lakukan. Namun ingatlah, tidak semua orang bisa menerima alasanmu itu.

Namun percayalah Tuhan menciptaan dirimu dengan pasangan yang tepat.

7. Restu orang tua itu PENTING !!!

ayah, ibu, bantulah aku menemukan tulang rusuk-ku via http://aurapsikologi.com

Ibu dan Ayah adalah dua orang yang begitu mencintai kita tanpa pamrih. Dia-lah dua manusia yang telah berhasil membawamu hingga di detik ini. Maka, jangan heran, bila mereka menetapkan batasan dan kriteria untuk orang-orang yang tidak hanya ingin berteman biasa denganmu.

Mereka akan bisa merasakan baik atau tidaknya seseorang tanpa kau jelaskan silsilah keluarga serta bibit bebet dan bobotnya pada mereka. Seketika itu, mereka bisa berubah menjadi peramal yang ulung.

Akan ada saat dimana mereka begitu dingin pada ‘dia’ yang sedang mendekatimu . bahkan saat kalian sedang mengobrol di teras rumahmu.

“Nitaaa, sudah jam sembilan, kunci pintunya”

“iya pah”

Dan saat kau membawanya untuk kau kenalkan dengan ibumu

“mah, aku mau anter angel pulang, keluar sebentar mah, dia mau pamit”

“pulang aja radit, bilang aja mama lagi ga pake baju”

"what@&$#&@^$"

Kedengarannya menjengkelkan memang. Bahkan tak jarang diantara kita berdebat dengan mereka. Ya, mereka, dua malaikat yang membuat kita ada di dunia ini, demi orang lain yang bahkan baru kita kenal dalam hitungan bulan. Lucu bukan?!

Kamu hanya perlu melihat dari sudut pandang mereka. Memahami dan tidak egois. Mereka jauh lebih berharga dari siapapun dalam hidupmu. Lagipula, bila kamu hendak menyuguhkan sesuatu pada kedua orang tuamu, gunakanlah cara-cara yang indah. Toh hati mereka bukan batu.

Bahkan dirimu sendiri tidak mau diperlakukan dengan kasar dan penuh dengan pemaksaan bukan?! Mereka hanya ingin yang terbaik untukmu.

8. Pada akhirnya, yang aku bisa lakukan adalah pasrah pada ketentuan-Nya.

inilah caraku menjagamu dan cintaku. via http://riyadhulquran.com

Pernahkah kamu mendengar sebuah kata-kata bijak? Kebahagiaan tidak bisa dikejar dan dipaksakan kehadirannya. Hal itu akan tiba sendiri pada waktu dan moment yang indah.

Fisik, harta, keduanya hanya bersifat sementara. Bila kamu hanya mencintai fisiknya, maka saat nanti, saat sang waktu telah mengambil keindahan fisik dari orang yang kau cintai itu, apakah kau akan masih mencintainya?

Lalu bila yang kau cinta adalah kemapanan hartanya, saat takdir mengambil habis semua itu, apakah kau masih bisa bertahan, dan apa lagi alasanmu mencintainya? Apakah sebatas itu kau mengartikan cinta dan kasih?

Kepada siapapun namamu telah dipasangkan, tidak perlu hectic mempermasalahkan waktu yang tak kunjung mempertemukan kalian. Tidak perlu juga kamu mempertanyakan apa dosa dan kesalahanmu hingga Tuhan mengirim mereka yang datang dengan segudang masalah baru untukmu. Bahkan tak perlu kamuu mendebat takdir yang tak sejalan dengan harapanmu dan membuatmu kecewa. Percayalah, tuhan hadirkan orang-orang itu , untuk kau ambil pelajaran darinya. Tuhan belum mempertemukanmu denganya, karena jodohmu sedang disimpan, diperbaiki dan ditempa. Berdoalah tulus untuk dia yang akan menemanimu dengan setia hingga akhir hayatnya.

“Tapi aku terlalu sakit karena kepergian mereka”

Take it easy guys, kamu hanya perlu lebih membawa santai perasaanmu. Jangan terlalu terpaku pada satu hal, terlebih hal itu tidak pasti. Jangan cepat menduga-duga hal diluar Kuasamu. Biarlah tangan Tuhan yang mengatur alur cintamu.

Kita hanya perlu ikhlas menjalani perjalanan ini. Jangan kau remehkan, tapi jangan juga kau fikirkan sepanjang detik yang kau lalui. Biarkanlah mengalir dengan alami. Semua ada masanya.

Akan lebih bermanfaat bila kau menunggu dia dengan memantaskan dirimu. Kurasa, semua agama akan memasangkan manusia baik dengan yang baik. Begitu kan?!

Isilah hari-harimu dengan hal yang bermanfaat. Baurkan dirimu dalam hal-hal, tempat, dan lingkungan positif. Agar jodohmu kelak juga akan seperti itu. Atau mungkin masih ada sifat dan kelakuan kita yang kurang baik dan hal itulah yang menciptakan pembatas antar kau dan dia. Maka, hilangkanlah satu persatu hambatan itu dengan cara memperbaiki sifat dan perilaku kita. Bukankah itu menguntungkan?

“Tapi kapan?!”

Tuhan yang tahu waktu yang terbaik bagi setiap ciptaannya. Ikhtiar dan berdoalah 🙂

#faizanahrowi