Hayoo siapa yang lagi galau lihat temann-teman udah pada lamaran bahkan menikah, sedangkan kok nasib kita gini-gini aja ya, semacam jones. Atau mungkin kamu yang udah punya pasangan atau lagi PDKT tapi ragu kira-kira bener gak sih he/ she is the one I need?

Topik memilih pasangan hidup sangat hangat di kalangan pubertas, namun menjadi sangat amat penting bagi kita yang berusia 20-an tahun ke atas karena kita sudah mulai realistis dalam memikirkan hal-hal seperti pernikahan bukan lagi sekadar cinta monyet atau pacaran happy-happy.

Laki-laki memang memiliki dorongan 'hasrat’ yang luar biasa dan perempuan memiliki dorongan 'emosi’ yang luar biasa. Kedua hal tersebut bisa sangat membahayakan jika tidak ada kontrol diri. Nah, semoga artikel ini bisa memberimu pencerahan bagaimana menemukan calon suami atau istri yang tepat untuk menemani hidup kita selamanya.

1. Hati-hati dengan cowokyang tampan, klimis, rapih, berdompet tebal. Bukan berprasangka buruk, tapi kamu wajib untuk waspada.

AHA!! Ini nih yang biasanya bikin cewek klepek-klepek. Guys, ingat fisik dan materi tidak bisa menjamin kebaikan hati dan sifatnya.

Banyak sekali cerita mengenai perempuan-perempuan di luar sana menderita karena laki-lakinya mengkhianati, melakukan kekerasan, merampas hal-hal berharga yang wanita miliki kemudian pergi begitu saja.

Bahkan laki-laki tampan berdompet tebal itu bisa memikatmu, keluargamu, teman-temanmu, begitu pula dengan selingkuhannya, istrinya, atau rekan kerjanya mungkin. Girls, kita bukanlah barang yang dijual kepada laki-laki, kita harus ingat kalau kita punya harga diri yang tak bisa dibeli dengan uang.

Advertisement

Jadi, carilah pasanganmu dari hatinya dan sifatnya. Sedangkan bagaimana dia memperlakukanmu karena fisik dan harta hanyalah pelengkap kebahagiaan pernikahan kita nantinya.

Alangkah bahagia jika kita diberi perhatian dengan sentuhan lembut, sapaan kasih, dan perlindungan penuh keikhlasan daripada uang berjuta-juta tapi tidak mendapatkan kebahagiaan kasih sayang. Bahkan naasnya kita kemudian ditinggalkan karena semakin keriputnya wajah kita nantinya.

2. Carilah wanita yang cerdas dan pandai, bukan wanita yang hanya pandai bersolek.

Emma Watson via http://i.telegraph.co.uk

Hay jagoan di luar sana, saya tahu kalau kalian sangat mengagumi 'penampilan’ kami (perempuan), Namun, pernahkah kalian berpikir kalau penampilan wanita semakin lama semakin menurun (keriput, penumpukan lemak, menopause). Kalau sudah begitu akankah kalian para lelaki masih menginginkan kami?

Jadi, jagoan-jagoan di luar sana pilihlah wanita yang kelak menjadi ibu dari anak-anakmu yang pandai dan cerdas, bukan wanita yang mementingkan penampilan. Karena wanita cerdas akan membantumu menyelesaikan masalah keluarga, dia akan menjadi pendampingmu yang cerdas dan membuatmu salut dengan ketangkasan dan pilihan-pilihan yang bijak dalam mengatur rumah tanggamu.

Sedangkan wanita yang hanya mementingkan penampilan fisiknya, dia akan menghabiskan uangmu untuk tas seharga 100 jutanya, baju gemerlapnya, makeup untuk menyamarkan keriputnya. Dan jangan salah jika kamu tidak bisa memenuhi keinginan materinya, kamu bisa saja ditinggalkan dan terganti oleh jagoan lain yang lebih mampu.

See? itu fakta dan kenyataan. Wanita cerdas akan berpikir bagaimana cara agar perekonomian keluarganya terangkat, dia akan punya alternatif jawaban yang bijak dan membantumu meringankan bebanmu, bukan memarahimu karena tidak bisa membelikannya barang-barang duniawinya.

3. Pilihlah pasanganmu yang tidak hanya mencintaimu saja, namun juga keluargamu.

Tak hanya mencintaimu, tapi juga keluarga. via http://bcfinancial.com.au

Faktor genetis keluarga sangat mempengaruhi bagaimana perkembangan seseorang. Banyak penelitian menyebutkan peran besar genetis bagi perkembangan berbagai macam penyakit, gaya hidup, bahkan temperamen seseorang.

Nah, guys kalian tidak bisa cuma mencintai pasanganmu dan acuh dengan keluarganya. Kamu harus mau tahu tentang keluarganya karena dengan begitu kamu tahu budaya keluarga pasanganmu dan bisa menentukan bagaimana cara memperlakukannya. Selain itu, kamu bisa mendapat nilai plus di depan keluarganya jika kamu mau membaur.

Pasangan kalian adalah 'hasil bentukan’ keluarganya, jadi amatilah berbaurlah dengan keluarganya maka kamu akan tahu bagaimana cara memperlakukannya, membahagiakannya, dan membahagiakan keluarganya.

Ingatlah, bagaimanapun juga kamu tak boleh egois memikirkan tentang keluargamu sendiri. Lagipula rumah tanggamu akan dipenuhi kasih sayang yang tulus bukan hanya dari orangtuamu sendiri, namun juga orangtuanya.

4. Temukanlah pasangan yang memiliki modal pengetahuan agama yang mumpuni.

Ini adalah poin paling penting dari segalanya, karena tidak ada agama yang mengajarkan hal yang buruk bagi pemeluknya. Jadi, pilihlah pasanganmu yang religius, beragama kuat, tidak harus ekstrim tapi cukup untuk membawa keluargamu ke surga kelak.

Bagi perempuan, pilihlah imam yang bisa menuntunmu ke surga dan menjadi bidadari surga bagi suamimu kelak, begitu juga dengan laki-laki. Pasangan yang memiliki modal agama yang mumpuni akan bertindak sesuai diajarkan agamanya dan dia tidak akan berani menyakitimu atau melakukan hal buruk yang dilarang agama.

Ada baiknya jika memilih pasangan yang seiman, karena agama adalah hal paling mendasar yang menentukan perilakumu. Dan pada hakikatnya, agama juga merupakan prinsip hidup seseorang.

Lagipula, bukankah lebih indah jika kamu dan pasangan kelak beribadah bersama dan mengajarkan anak-anak kalian agama yang benar dengan saling bekerja sama.

5. Jika kamu sudah merasa dialah orang yang tepat, terimalah pasanganmu apa adanya, bukan karena ‘ada apanya .

Memang terkadang sulit untuk menerima kekurangan orang lain. Namun, pernahkah kita berpikir jika orang lain juga susah menerima kekurangan kita? Perlu kita sadari bahwa kita sendiri pun bukanlah orang yang sempurna.

Jika kita memiliki penerimaan yang baik dengan pasangan kita, maka kita akan selalu bersyukur dan berusaha memperbaikinya.

Seseorang yang memilih karena 'ada apanya’ pasti tidak akan pernah puas terhadap keadaan pasangannya. Bahaya sekali bukan jika tiba-tiba pasanganmu meninggalkanmu gara2 'ada apanya’ tersebut sudah tidak ada lagi padamu.

So guys, lets be high quality wife or husband wannabe! Prepare yourself from now! Siapkan dirimu agar dipilih oleh seseorang yang bisa membahagiakanmu lahir batin. Ubah pola pikirmu yang masih belum realistis karena harapan-harapan yang terlalu tinggi bisa mengecewakanmu. Are you ready for choosen by your pricess or prince charming?