Awalnya ini merupakan masalah biasa yang semua orang pernah hadapi. Gagal dalam sesuatu. Entah itu pendidikan, pekerjaan, jodoh, atau mimpi yang lainnya. Semua pasti akan terasa berat dan entah kata apa yang dapat menggambarkannya lagi. Yah, hidup memang nggak selamanya mudah dan juga tak akan sesuai rencana. Tetapi tetap harus dijalani.

1. Muncullah beberapa orang yang terkesan untuk menghibur, tetapi ujung-ujungnya malah terlihat menjatuhkan

My Friend via http://instagram.com

Mungkin kosakatamu perlu di perhatikan sedikit lagi. Walaupun tak bisa di pungkiri bahwa beberapa orang cenderung ngomong tanpa berpikir terlebih dahulu, tetapi ingat selalu bahwa hati tiap orang berbeda.

Kemudian aku agak bingung aja, apa yang patut ditertawakan terhadap pilihan kita. Semua orang berhak memilih apa yang dia mau. Semua orang berhak memilih apa yang dia inginkan. Terus kenapa harus di tertawakan? Bukankah yang akan menjalani perkuliahan 4-5 tahun kedepannya adalah orang tersebut. Kenapa orang lain harus ikut campur? Positif thinking aja. Mungkin tertawa mereka hanya sekedar bercanda yang dimaksud untuk menghibur. Tetapi ingat, tak semua hal bisa dijadikan bahan candaan.

2. Walaupun baik dan buruk nya sesuatu selalu bersifat relatif, tapi tiada mimpi yang pantas ditertawakan

My Friend via http://instagram.com

Advertisement

Semua orang bisa menjadi apapun yang ia inginkan. Mungkin ini bisa termasuk dalam kasus pembullyan. Yah pembullyan secara tidak langsung, tidak menimbulkan memar, tidak menimbulkan ketakutan secara fisik maupun psikis. Terus apakah ini pernah ditanggapi secara serius oleh korban dan pelaku? Tidak, karena tidak ada bukti. Yang berbekas hanya sakit hati. Dan menimbulkan rasa takut dan enggan untuk bermimpi lagi.

3. Prove them wrong

My Friend via http://instagram.com

Sangat setuju dengan pernyataan diatas. Sesungguhnya aku tidak mengenal kamu dan tidak tau dimanapun kamu sekarang. Mungkin tidak hanya kamu yang mengalami hal ini. Mungkin ada puluhan atau ratusan orang yang juga mengalaminya. Bahkan bagi beberapa orang ini bisa menjadi pengalaman yang terburuk.

Sedikit share pengalaman. Aku pernah dikatain bodoh. Cuma karena aku memilih pindah dari salah satu kampus di Jogja dan berkuliah di Solo. Perkataan itu aku dengar hampir satu semester dari berbagai macam orang yang ada di kampusku sekarang. Aku pernah ditertawakan oleh katingku hanya karena aku bilang aku belajar tentang prinsip kerja roket. Mereka menertawakanku dan intinya kata mereka nggak nyambung dengan jurusan. Tak masalah, aku memang sebelum kuliah di Jogja juga pernah bermimpi berkuliah di FTMD ITB. Dan ini merupakan contoh kecil dari sindiran beberapa orang terhadap mimpi ku.

4. Keep moving!

keep moving via http://google.com

Untuk kamu dan semua orang yang pernah mengalami hal ini. Sindiran ini dibuat batu pijakan aja untuk melangkah lebih tinggi. Jangan mudah putus asa dan tetap semangat. Ingat kalian masih punya teman dan orang tua yang bisa selalu support semua mimpi mu, kapan pun dan dimana pun kamu berada. Mimpi seseorang tidak tergantung oleh seberapa banyak sindiran dari orang lain, tetapi bagaimana kamu bisa menggunakan sindiran tersebut sebagai bahan bakar tambahan dan buktikan bahwa sindiran mereka semua salah.

Jangan pernah berhenti untuk bermimpi. Jalani terus, ingat bahwa kedepannya kamu yang akan menjalaninya bukan mereka.

5. I'm so sorry !!

Sebenarnya ini juga jadi pembelajaran buat aku sendiri yang mungkin pernah menertawakan mimpi orang lain dan aku sepenuhnya minta maaf kepada orang tersebut. Walaupun aku juga nggak tau kepada siapa, tapi aku minta maaf. Aku membaca story temanku di malam hari dan membuatku sangat terpukul. Karena aku sendiri merasa mungkin telah melakukan hal yang sama.

Dan untuk kalian yang baca artikel ini, jangan lagi menertawakan mimpi seseorang. Karena di dalam mimpi itu pasti ada usaha dan doa. Jadi anggap aja kalian telah menertawakan manusia sebagai yang bermimpi dan Tuhan sebagai yang mengabulkan mimpi tersebut.