Kita pernah punya harapan yang sama tentang Masa Depan yang akan kita lalui. Kau pernah menginginkanku ada di masa depanmu begitupun aku.  Meski pada akhirnya kita saling meninggalkan dan kita memang sudah menjadi dua orang asing entah siapa yang paling terluka disini tapi ketahuilah aku pernah tertatih menginjak bumi ini, entah bagaimana denganmu aku tak tau pasti.

Kita tak punya daya apapun untuk melawan takdir dan aku sama sekali  tidak menyalahkanmu atau pun diriku sendiri. Hanya saja aku ingin mengingatkanmu apapun yang terjadi kita tak akan pernah bisa mengubah masa lalu. Kali ini izinkan aku mengungkapkan apa yang terjadi pada hatiku sejak aku dan kamu saling meninggalkan. Dan hal-hal inilah yang kemudian memenuhi pikiranku setelahnya.

1. Hai, apa kabarmu lelaki masa laluku? Sejak kita saling meninggalkan, mengetahui kabarmu adalah hal mewah.

silahkan kau bangga aku mengakui ini via http://www.30menit.com

Kita benar-benar saling menghilang, entah apa yang membuatmu lenyap begitu saja. Aku sempat bertanya-tanya pada diriku apa kau sedih apa kau terluka dan yang paling ingin ku tau, apakah kau rindu? Ah, entahlah menanyakan itu pada diriku sendiri tentu akan menyebabkan hatiku berharap lebih kencang tentu akan banyak jawaban terbaik versiku sendiri.

Taukah kamu melepas dan di lepas olehmu membuatku sempoyongan menjalani hari aku tak tau bagaimana harusnya ku perlakukan diriku pada saat itu. silahkan saja kau bangga aku mengakui ini padamu.

2. Tertawalah, tersenyum bangga atau malah menyesal, aku tidak peduli lagi.

mengudara terbang memberitahumu diamku via http://visionwidget.com

Advertisement

Kita memang sama-sama pergi dan sama-sama diam sejak saat itu, entah apa yang membuatmu diam aku tak tau pasti ada apa dengan diammu. Apakah kau benci? Menyalahkanku ? Atau kau menyalahkan dirimu sendiri? yang ku tau pasti hanya diamku.

Diam bagiku adalah luka, kehilangan dan rindu yang kunikmati dalam diam, kenapa aku harus menikmatinya dengan diam? Ingatkah kamu aku pernah terlalu jujur tentang hatiku, kau tidak suka kan? Aku melakukan hal yang mungkin mampu membuatmu bahagia.

Mungkin dengan diamku kau akan bersuara, mencariku kembali. lalu apa? kau tetap diam, ini membuatku mengerti bahwa kau memang benar-benar ingin aku hilang. Sejak saat itu aku sadar bahwa aku benar-benar kehilangan

3. Tetapi kehilanganmu mengajariku banyak hal

terkadang ada perasaan yang cukup di simpan saja via https://plus.google.com

Benar-benar menyadari bahwa kita memang sudah sama-sama menjauh membuatku mengerti bahwa aku telah kehilangan. Awalnya, meratapi kehilangan adalah rutinitas harianku. Aku sangat sibuk mencari alasan pembenaran bahwa mengutuki jalan hidup adalah keharusan. Aku sibuk mencari alasan yang membenarkan keterpurukan sebagai teman sejati dari kehilangan.

Kehilanganmu mendobrak keras pintu kenangan yang berusaha kukunci iya di sana ada rindu. Kebiasaan yang kita lalui, perhatian-perhatianmu, diantara hal itu Rindu tertawa bersamamu adalah rindu yang paling menakutkan bagiku, aku mengelus dada mencoba memberi sedikit pengertian pada hatiku bahwa terkadang ada perasaan yang cukup disimpan saja.

Kehilanganmu mengajarkanku banyak hal seperti halnya bahwa di dunia ini tidak ada yang mampu abadi dan pertemuan sangat akrab dengan perpisahan. Bila kini aku kehilangan boleh saja besok atau lusa aku kembali menemukan.

Bila kini aku sedang bersedih sangat mungkin besok aku bahagia, dan yang terpenting kehilanganmu membuatku menemukan diri sendiri. Aku berteman pada diriku sendiri, menguatkan diriku, dan berbahagia bersama diri sendiri.

4. Aku membiarkan waktu bersahabat dengan hatiku, perlahan menyembuhkan luka dan kau harus tahu ini tidak mudah.

Masa depanku masih tetap akan menunggu disana via https://www.pinterest.com

Butuh waktu untuk belajar melepas dengan rela, aku memberikan waktu pada hatiku untuk megobati luka , aku tak mau memaksa hati ku untuk sembuh secepat mungkin karena ku tau dengan memaksa justru akan membuat luka-luka baru. biarkan saja aku nikmati pembelajaran tentang kehilangan sampai suatu saat aku mampu merelakan.

Biarlah waktu menjadi penawarnya, aku meyakini setiap rasa sakit akan sembuh oleh waktu. tugasku hanya menjalani hidupku dengan baik karena Masa depanku masih tetap akan menunggu disana. aku akan malu pada Masa depanku bila dia tau aku masih meratapi masa lalu.

5. Khusus untukmu, terima kasih sudah ada di masa laluku.

terima kasih sudah ada di masa laluku via https://diajengdian.wordpress.com

Meski akhir cerita kita adalah perpisahan terima kasih tetap layak kuberikan padamu, bahkan untuk luka sekalipun. Berkat kamu aku mengerti bahwa ada hal di dunia ini yang tidak bisa di lawan. Berkat kamu aku mampu memahami bahwa untuk bahagia tidak memerlukan izin dari orang lain. Berkat kamu aku mampu lebih menghargai diri sendiri dan menghargai apa yang aku miliku.

Semoga masa depanmu dan masa depanku membanggakan dan membuat kita bersyukur karena telah melewati masa lalu bersama.Terima kasih untukmu lelaki masa lalu ku atas apa yang telah terjadi di masa lalu, terima kasih telah mengajarkan banyak hal.

"Kini aku merelakanmu, pergilah semoga kau dan aku mendapatkan kebahagiaan kita masing-masing, terima kasih sudah ada di masa laluku "