Ada pepatah mengatakan "Jika dekat saling bertengkar, jika jauh saling rindu". Yap, pepatah itu tidak hanya digunakan untuk sepasang kekasih loh. Namun, bisa untuk teman, sahabat, bahkan saudara.

Jika kalian cuma dua bersaudara kalian pasti akan merasakan hal ini, apalagi jika sesama cewek. Dan abgaiaman ketika salah satu dianatanya harus pergi merantau? Hemm...

1. Malu Untuk Bertanya Kabar

Saat anak tertua atau yang biasa disebut anak sulung harus menempuh pendidikan ditempat orang, bukankah perlu waktu lama untuk kembali berjumpa ? Bukankah kita merasa penasaran apa yang terjadi dengan rumah dan isinya yang sudah kita tinggalkan ? Terkadang kita menelpon untuk mengetahui kabar orang tua dan adik. Tapi bukankah terkadang gengsi lebih besar untuk bertanya langsung? Jadi basa-basi adalah cara yang tepat untuk tau kabar keluarga.

2. Uang Bulanan yang Dikirim Oleh Orang Tua

Sebagai anak yang jauh dari rumah, bukankah wajar jika orang tua khawatir dengan hidup anaknya diperantauan. Apakah ia cukup makan dan cukup tidur?
Uang bulanan yang kita terima ini yang terkadang menjadi masalah buat adik kita. Dia selalu mengatakan, "Kenapa harus kakak dulu? Mau beli ini, mau beli itu ga bisa, sedangkan kakak disana enak tinggal minta uang kiriman, ga tau kalau disini kerja setengah mati."

Yah,, itu sih udah jadi makanan sehari-hari tiap menghubungi orang rumah

3. Menanyakan Kabar Kepulangan

Advertisement

Saat jauh dari keluarga pasti khawatir dong, ya mungkin itu juga yang dirasakan oleh anak bungsu ketika kakaknya harus hidup sendiri diperantauan. Terkadang terbesit pertanyaan dan candaan "Jadi pulang ? Ahh ga usah sudah, habis-habiskan uang saja". Omongannya terlalu pedas bukan ? Ya memang, tapi dibalik semua itu aku yakin dia ingin aku segera pulang. Walau terkadang dalam harapannya untukku pulangterselip omongan "Supaya ga pake ngirim uang bulanan, supaya ada yang gantiin bersih-bersih rumah". Sekali lagi aku yakinkan bahwa itu bohong

4. Berbeda Tempat Kuliah

Aku memintanya untuk kuliah ditempat yang sama denganku, tapi dia mengatakan bahwa dia tak ingin satu universitas denganku. Terdengar sepeti lelucon bukan ? Padahal dari SD sampaiSMA kami selalu satu sekolah. Ya, sekarang aku mengerti, dia hanya tak ingin meninggalkan kedua orang tua kami.

5. Bodyguard Orang Tua

Buset dah.. "bodyguard", apasih bahasanya. Sebagai anak yang saat ini satu-satunya yang tinggal bersama orang tua, sudah tugasnya untuk menjaga kedua orang tua kami. Bukan, bukannya aku tak mempunyai tugas tersebut, hanya saja dia yang lebih dekat dan lebih tau kondisi orang tua kami.

6. Bertukar Informasi

Karena hidup di 2 tempat yang berbeda, terkadang kami bertukar informasi tentang kemajuan desa atau apapun itu . jika dia lebih tentang suatu hal aku akan lebih sering bertanya kepadanya.

7. Sebuah Kekuatan

Untuk adikku, kakakmu bukan seorang pemberani yang mampu mengatakan ini secara langsung. Tapi melalui tulisan ini aku ingin mengatakannya,  jika orang sangat mencemoh karena kau tetap kuliah di desa sementara aku merantau, jangan dengarkan mereka. Mereka tak akan pernah tau rasanya berjuang sendirian. Tak masalah, aku tau kau pandai dan akan tetap menjadi pandai dimanapun kau berada. jadi buktikan bahwa kita bisa melalui ini.

Adikku, aku bangga menjadi kakakmu.