Berada di kabupaten paling timur Daerah Istimewa Yogyakarta serta tidak berada pada jalur nasional tak membuat Kota Wonosari menjadi kota yang sepi. Justru sebaliknya, kini Kota Wonosari semakin berkembang dari tahun ke tahun. Seperti layaknya kota-kota lain yang mempunyai magnet tersendiri, Wonosari mempunyai beragam 'sajian' khas daerah yang selalu membuat kangen para penghuninya. Terlebih bagi mereka yang sedang merantau mencari nafkah ke daerah lain. Berikut hipwee akan berikan beberapa alasan mengapa kota kecil ini selalu ngangenin.

 

1. "Rasulan", kearifan lokal yang selalu dinantikan setiap tahunnya

reog pada acara Rasulan

reog pada acara Rasulan via http://www.gedangsari.com

Bagi masyarakat setempat, siapa yang tak kenal tradisi satu ini ? Salah satu kearifan lokal ini di selenggarakan dengan maksud mensyukuri karunia Tuhan berupa hasil bumi yang melimpah. Setiap desa bisa jadi berbeda waktu penyelenggaraan rasulannya, tergantung sesepuh adat setempat yang mentukan. Dimulai dengan membawa gunungan hasil bumi yang dibawa ke balai desa kemudian didoakan oleh sesepuh. Sebenarnya di beberapa daerah juga terdapat tradisi semacam rasulan, hanya saja berbeda nama. ​

Acara Rasulan biasanya dimanfaatkan masyarakat sebagai ajang silaturahmi satu sama lain. Tradisi ini dimeriahkan oleh berbagai macam kesenian seperti jathilan, wayang kulit, bahkan turnamen sepak bola/ voli. 

2. Komplek Alun-alun Wonosari, satu tempat beragam fasilitas

becak hias alun-alun wonosari

becak hias alun-alun wonosari via http://2.bp.blogspot.com

Kawasan alun-alun yang dulunya hanya dimanfaatkan sebagai lapangan upacara, sekarang bertambah fungsi menjadi pusat sarana hiburan keluarga. Berbagai fasilitas disuguhkan disana, mulai dari jogging track, Taman Kuliner,  hingga Taman Kota tempat bermain anak-anak juga disediakan demi memanjakan masyarakatnya.

Jika tak suka duduk diam, mengelilingi kawasan alun-alun juga menjadi alternatif favorit keluarga. Tak cukup sampai disitu, setiap minggu pagi masyarakat kembali dimanjakan oleh pasar Sunday Morning. Dimana ketika sudah lelah berolahraga, kita bisa mengobatinya dengan shopping di Sunmor  Alun-alun Wonosari. 

3. Bagi sebagian kalangan, Bakso Wariyun adalah salah satu kuliner legend di Wonosari

bakso Pak Wariyun

bakso Pak Wariyun via http://scontent.cdninstagram.com

Kuliner yang satu ini sangat legend dikalangan masyarakat Wonosari. Terletak di kawasan Taman Parkir, bakso yang dilengkapi dengan acar ini mempunyai citarasa yang khas. "Enak tapi tidak enek", begitu kata netizen.

Bahkan bagi sebagian oknum, Bakso Wariyun sudah dinobatkan sebagai bakso terlezat nomor 3 se-Asia Tenggara. Wow ! Kamu mau ?

4. Tak kalah enak, Bakmi Jawa "Succes" Pak Pur juga kuliner yang wajib dicicipi

bakmi jawa

bakmi jawa via http://sejutafakta.com

Tak kalah dengan bakso, menu Bakmi Jawa juga merupakan surga kulinernya Wonosari. Salah satunya Bakmi Jawa "Succes" Pak Pur yang terletak di Desa Trimulyo ini. Untuk yang belum tahu keunikan bakmi jawa, cara memasaknya 'nggak boleh' secara barengan. Misalnya kita pesan 5 porsi bakmi godhog berarti ya memasaknya bergantian seporsi demi seporsi. Berasa lama ? ya disitulah seninya, hehe... Sajian yang dimasak dengan bahan bakar arang ini akan semakin lengkap jika dinikmati bersama secangkir teh nasgithel bersama orang tersayang. Wanna try ?

5. Banyak dijumpai event-event lokal yang pastinya seru untuk disambangi

karnaval daerah

karnaval daerah via http://kabarhandayani.com

Menjadi ibukota Kabupaten Gunungkidul membuat Kota Wonosari menjadi magnet tersendiri salah satunya dalam hal hiburan masyarakat. Tak jarang di kota ini sering diselenggarakan pasar malam, karnaval pembangunan, pameran potensi daerah, bahkan konser musik. Kamu tertarik ?

6. Walaupun di tengah kota, tak menghalangi kita untuk menikmati wisata yang menantang adrenalin. Wow !

flying fox di Tegalarum

flying fox di Tegalarum via http://www.tegalarumadventurepark.com

Wahana yang belum lama dibangun ini menjadi salah satu alternatif ketika sudah penat dengan berbagai tugas kantor atau sekolah. Di kawasan Tegalarum ini kamu bisa menikmati keseruan bermain flying fox, body rafting, serta berbagai fasilitas outbond lainnya. Sangat menantang bukan ?

7. Masyarakatnya yang ramah seakan enggan untuk merantau ke daerah lain

bertegur sapa dengan tetangga

bertegur sapa dengan tetangga via https://1.bp.blogspot.com

Berbeda dengan kota-kota besar yang masyarakatnya seakan individualis, di Wonosari saling menyapa dengan sesama adalah hal biasa. Kegotong-royongan masih sangat terasa, contohnya ketika ada yang punya hajat para tetangga dengan ikhlas suka rela membantu. Walaupun penggunaan jasa Wedding Organizer belum lazim di kota ini, namun sisi positifnya kita jadi lebih akrab sama tetangga. Betul nggak ?