Setelah lewat masa-masa awal usia 20-an yang cukup krusial. Kini kamu harus bersiap kembali menjejaki usia 25-an yang pastinya penuh dengan tantangan baru. Semisal soal materi, di usia ini kamu sudah harus punya penghasilan sendiri. Kamu mulai paham bagaimana mengambil keputusan yang tak egois. Sampai kamu sendiri tak hanya tahu apa yang paling diinginkan oleh dirimu, tapi juga mengerti baik atau tidaknya sampai bagaimana harus mencapainya.

Dari serangkaian pelajaran dan ujian yang harus dijalani dalam pada usia 25 nanti. Ada juga hal lain yang harus kamu persiapkan. Apalagi kalau bukan pertanyaan-pertanyaan yang datang dari dunia di luar sana. Sekalipun kamu bukan orang terkenal, tetap saja orang-orang di sekitarmu – entah yang dekat atau sekadar kenal – pasti ingin tahu segala kabar mengenai dirimu yang sudah berada di pertengahan kepala dua ini. Kira-kira pertanyaannya itu seperti apa saja ya?!

1. Kerja di mana?

perjalanan karirmu via www.pexels.com

Kalau di usia 20 awal kamu lebih sering ditanya perihal kelulusan kuliah. Bukankah wajar jika di usia 25-an pertanyaan yang sering muncul itu “kerja di mana?” Tak hanya orangtua yang berharap di usia ini kamu sudah mulai menuju kemapanan. Tapi orang-orang lain seperti saudara, teman, atau tetangga sekitar rumah pun ingin tahu pencapaian karirimu di usia yang terbilang cukup dewasa. Setidaknya mereka tahu kamu sudah mendapat pekerjaan yang cukup enak, dan cukup untuk membiayai kebutuhan sendiri, syukur-syukur kalau bisa memberi ke orangtua.

2. Sudah melanglang buana kemana nih?

pengalamanmu sudah apa saja via www.pexels.com

Advertisement

Masa sudah lebih dari dua puluh tahun kamu hanya berada di satu kota saja?! Sementara merantau atau paling tidak berpergian memberimu banyak pengalaman dan meluaskan pergaulan. Membuatmu tak hanya mengenal banyak karakter orang tapi juga beradaptasi dengan lingkungan yang berbeda budaya. Kamu juga punya banyak cerita atau bahan obrolan seru yang bisa dibagi. Sebenarnya jawaban dari pertanyaan ini pula orang lain bisa menerka-nerka bagaimana pola pikirmu sekarang.

Semakin banyak pengalamanmu dalam perjalanan, semakin terbuka juga pola pikirmu tentang semua hal.

3. Sudah nikah belum?

punya pacar udah, nikahnya? via www.pexels.com

Dewasa ini menikah muda di usia 20-an awal kembali jadi pegangan hampir semua anak muda. Semakin cepat menikah, semakin dianggap keren karena berani mengambil keputusan yang cukup sulit. Mengingat membangun rumah tangga tak semudah berpacaran. Sementara teman-teman sepantaranmu sendiri pun sudah banyak yang ada dijenjang itu. Lalu kamu sendiri bagaimana, sudah menikah atau belum?

4. Kapan nikah?

kapan nikah? via www.pexels.com

Kalau kamu cewek sudah berumur 25, tapi belum juga menikah. Sepertinya kamu harus selalu siap dengan pertanyaan ‘kapan nikah?’ Agak mengesalkan memang jika hidupmu ini seperti dikejar-kejar oleh petanyaan ini saja. Sampai-sampai hampir semua jawaban pun sudah pernah kamu berikan. Mulai dari ‘doain saja’, sampai jawaban nyeleneh seperti ‘kalau nggak sabtu minggu’ atau ‘nunggu nggak musim hujan nih’. Tapi mau bagaimana lagi, kebanyakan orang menganggap usiamu ini sudah cukup matang untuk sampai di jenjang itu.

5. Lima tahun ke depan ada rencana apa?

mikir rencana kedepannya via www.pexels.com

Sebenarnya sedari kecil pertanyaan klasiknya bisa dibilang sama, apalagi kalau bukan tentang masa depan. Mungkin dulu sewaktu TK atau SD orang akan lebih sering menyebutnya sebagai cita-citamu kalau sudah besar. Sementara sekarang seperti halnya wawancara kerja, kamu pasti akan ditanya rencana dirimu di lima tahun ke depan. Kadang ada juga yang bertanya langsung pada topik yang lebih sempit, seperti kamu nggak pengen buka usaha? atau mau sampai kapan kerja ikut orang? bukannya enak kerja untuk usahamu sendiri?

Ambil baiknya saja, mungkin mereka ingin kamu lebih sukses dari sekarang. Paling tidak punya bekal mapan hingga hari tua.

6. Sekarang tinggal di mana? Masih tinggal sama orangtua?

Tanya tempat tinggal via www.pexels.com

Karena memang ada saatnya kamu sudah harus hidup mandiri. Tak lagi mengandalkan materi orangtua. Tak terus-terusan juga tinggal di rumah orangtua, meski ayah atau ibumu sendiri tak pernah berkeberatan kamu tinggal di sana. Jadi wajar sih kalau di usia 25 ini orang juga akan bertanya tempat tinggalmu sekarang. Sebab, siapa tahu kamu sudah berhasil punya rumah sendiri meski itu masih dalam proses pelunasan. Atau mungkin kamu memang sudah jadi perantau yang mau tak mau harus menyewa tepat tinggal karena beli sendiri belum mampu.

Pertanyaan-pertanyaan tadi sebenarnya terbilang sederhana bahkan sepele. Pertanyaan yang harusnya tak membuatmu pusing tujuh keliling, namun bisa mengingatkmu lagi tentang hal-hal apa sih yang harusnya sudah bisa kamu capai diusia 25-an ini! Paling tidak sebelum usia 30-an dirimu sudah selesai dengan pertanyaan itu.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya