Galau adalah bentuk perasaan yang wajar. Mungkin, kamu sudah merasa ‘klik’ dan yakin dengan pasanganmu sekarang, tapi situasi dan kondisi menyulitkan kalian untuk terus bersama. Kamu sudah belajar lebih rajin dari biasanya, tapi nilai yang kamu dapatkan masih segitu-segitu aja. Atau, sewaktu kecil kamu bercita-cita jadi arsitek terkenal, namun setelah lulus dari jurusan arsitektur kamu justru merasa menyanyi adalah jalan hidupmu.

Yup, apa yang terjadi dalam hidup memang seringkali nggak sesuai harapan. Lebih dari itu, kehidupan menempamu agar nggak berdiam diri di zona nyaman. Ada tantangan yang datang, ada kegagalan yang kamu rasakan. Tapi apapun itu, layakkah hidup dijalani dalam kegalauan? Apa yang bisa kamu lakukan demi bisa bangkit dan tercerahkan?

Ikuti kata hati dan libatkan akal pikiranmu. Mereka ibarat pemandu yang akan memantapkan setiap langkahmu

Gunakan hati dan otak ketika bimbang via elitedaily.com

Manusia lahir dengan amunisi berupa ‘kata hati’. Kata hati inilah yang akan menyuarakan apa yang menurut kita benar saat diri kita bimbang. Jadi, pastikan bahwa kamu selalu mendengarkan apa yang hatimu katakan.

Namun jangan lupa untuk tetap menggunakan akal pikiran. Terutama saat kamu sedang di ambang pengambilan keputusan besar. Menikah, berhenti kerja, beralih profesi — pertimbangkan semua ini secara matang. Bikin rencana, siapkan dana yang diperlukan, serta proyeksikan resikonya pada hidupmu nanti.

Mulailah membuka mata dan telinga. Pertimbangkan saran atau pendapat dari orang-orang yang kamu cinta

Advertisement

Pilih mana masukan yang baik buat kamu via www.livingwellwithadhd.com

Semua orang selalu punya pendapat, saran, dan ide yang berbeda mengenai hidup yang sempurna. Ini berlaku untuk keluargamu, teman-teman akrabmu, dan pasanganmu. Bahkan, orang yang baru kamu kenal di atas kereta pun mungkin mau-mau saja menjelaskan pandangan hidupnya kalau kamu minta.

Dengarkan ucapan mereka dengan seksama. Tentu kamu harus tetap memilah-milah sendiri. Pilah mana saran yang berguna bagi kamu dan lupakan jika itu merugikan. Bagaimanapun, kamulah yang paling tahu detail kondisimu sekarang.

Keputusan terbaik adalah melakoni keinginan dan bersiap menanggung resikonya, bukan diam atau tak melakukan apa-apa

Berani ambil risiko untuk dibilang gila via elitedaily.com

Kadang-kadang kamu terlalu takut melakukan sesuatu karena hal itu berisiko besar. Namun, jangan harap kamu bisa meraih hasil yang signifikan jika tak berani mengambil risiko. Yakinkan dirimu untuk berani mendobrak kenyamananmu, bahkan walau itu jalur alternatif yang membuatmu harus berjuang sendirian. Hasilnya akan amat manis bila kamu berhasil. Bahkan jika kamu tetap gagal, setidaknya kamu udah mencoba dan bisa tahu di mana salahnya. Dua puluh tahun dari sekarang, kamu akan lebih menyesali hal-hal yang tidak kamu lakukan daripada yang kamu lakukan.

Jangan minder jika kamu terlihat berbeda. Yakinilah bahwa Tuhan sengaja menciptakan manusia dengan keunikannya

Just be yourself via www.wall321.com

Seperti yang dibilang Oscar Wilde, “Be yourself, everyone else is already taken”. Ketahuilah kalau kamu itu unik, nggak ada duanya. Gak ada yang bisa melukis seperti cara kamu melukis. Kalaupun ada akan tetap terasa itu bukan lukisanmu alias imitasi. Kamu juga gak perlu meniru suara penyanyi terkenal, bernyanyilah sesuai kemampuan dan gayamu.

Gunakan bakat dan keahlian kamu untuk menciptakan sesuatu, menginspirasi dan bermanfaat bagi orang lain. Karena cuma ada satu orang di dunia yang bisa melakukannya: kamu.

Demi bisa keluar dari kegalauan hidupmu, kamu layak menempa diri agar jadi pribadi yang terbuka dan tak pelit ilmu

Bagi pengalaman kamu via rebloggy.com

Bahkan orang yang selalu kritis padamu dan menentangmu akan bisa belajar dari pengalaman yang kamu lalui. Mereka akan mengambil hikmah dari apa yang telah kamu perbuat: apa yang sebaiknya tak dilakukan, bagaimana seharusnya meraih kesuksesan, dari mana harus memulai sebuah usaha, bagaimana cara bertahan dari kritikan orang, dan ribuan hal lainnya. Yakinkan dirimu: salah atau benar, baik atau buruk, apapun yang kamu lakukan pastikan itu bermanfaat bagi orang lain.

Setiap orang terlahir dengan perannya di dunia ini. Kerjakan apa yang kamu yakini, karena tak ada orang lain kecuali dirimu sendiri

John Lennon menyerukan perdamaian via upload.wikimedia.org

Jika bukan Soekarno-Hatta yang memproklamasikan kemerdekaan, lalu siapa? Jika John Lennon menolak bernyanyi soal perdamaian, lalu siapa? Andaikan Steve Jobs gak balik lagi ke Apple, kira-kira iPhone bakal ada gak?

Siapa yang bisa memainkan peran yang sama persis seperti mereka? Gak ada. Setiap orang punya potensinya masing-masing yang nggak akan bisa digantikan orang lain. Termasuk kamu. Betapapun susah atau galaunya keadaanmu sekarang, yang terpenting bagimu adalah menemukan peranmu di dunia dan menjalankannya sepenuh hati.

Manusia tak akan sanggup hidup sendirian. Segera temukan orang-orang yang bisa membantumu berkembang

Carilah seseorang yang bisa mengenal luar dalam tentang kekuatan dan kelemahan kamu. Orang yang tahu bahwa kamu memiliki sesuatu yang unik. Orang ini bisa siapa saja: keluarga, pacar, bahkan orang yang baru kamu temui di perjalanan. Dia akan menginspirasi, menantang, dan membuatmu makin berkembang. Ketika kamu sudah temukan orang yang seperti ini, jangan pernah lepas darinya. Selalu terbukalah pada ‘pencerahan-pencerahan’ yang bisa orang spesial tersebut berikan.

Berusaha jadi orang baik itu sah-sah saja. Tapi jangan habiskan waktumu demi berusaha menyenangkan semua orang di dunia

Jalani Hidupmu via www.unrulychristian.com

Ini adalah hidup dan kisahmu sendiri. Kamulah yang paling mengenal dirimu dan apa yang kamu mau. Orang lain boleh memberi pendapat dan punya hak untuk didengarkan, tapi keputusan akhir tetap ada di tanganmu. Kamu hanya ada di dunia ini sementara — jadi jangan buang waktu untuk menyenangkan orang lain selain kamu.

Seberapa peliknya perasaan hatimu saat ini, yang paling penting adalah untuk tetap mengingat prinsip-prinsip di atas tadi. Ingat: pilihan apapun yang akhirnya kamu ambil nanti, kamu harus tetap percaya dan berusaha keras menjalaninya.