Seumur hidup, kita selalu menghadapi yang namanya persaingan dan kompetisi. Mereka bisa berupa debat, ujian masuk universitas, lomba, pertandingan olahraga atau game, bahkan sampai pemilihan presiden. Dan yang namanya berkompetisi, pastinya ada yang pihak yang menang dan yang kalah. Pemenang akan menikmati kejayaannya, dan yang kalah harus pulang dengan tangan hampa.

Menyikapi kemenangan dan kekalahan memang bisa dilakukan dengan berbagai cara. Tapi, gimana sih sikap yang pantas bagi seorang pemenang?

1. Hindari perayaan yang berlebihan.

Selebrasi kemenangan via www.stuff.co.nz

Merayakan kemenangan itu boleh-boleh aja, sebagai bentuk rasa syukur kita. Tapi gak perlu berlebihan juga, karena setelah menang kamu akan dihadapkan pada tanggung jawab yang lebih besar.

2. Bersimpati dengan lawanmu dan jangan belagu.

Hormati lawanmu via edwardlatimore.com

Advertisement

Ingatlah bahwa kamu dan lawanmu sama-sama udah berjuang keras mengerahkan segenap kemampuan. Meski sekarang kamu keluar sebagai pemenang, suatu hari kamu bisa aja menjadi pihak yang kalah. Hargai perjuangan lawanmu dan pahami bahwa kekalahan itu pahit. Dengan begitu, kamu akan lebih memahami perasaan lawan-lawanmu.

3. Tetap sadar bahwa di atas langit masih ada langit.

Masih ada yang lebih hebat via painttouches.com

Menjadi pemenang bukan berarti kamu menjadi yang terbaik atas segalanya. Menjadi pemenang membuktikan kamu adalah yang terbaik di antara lawan-lawanmu saat itu. Tapi bukan berarti gak ada orang yang lebih hebat dari kamu, mungkin emang cuma belum ketemu aja.

4. Kemenanganmu bukanlah semata-mata hasil perjuanganmu sendiri.

Kemenangan tim via letchworthgirls.blogspot.com

Ingatlah mereka yang udah mendukung kamu mencapai kemenangan. Mereka yang udah berjuang siang malam demi kamu, mereka yang melatih kamu, mereka yang memberi saran dan kritik agar kamu lebih maju, dan mereka yang terus mendoakanmu.

Kemenanganmu bukan hanya kerja kerasmu sendiri. Kemenanganmu adalah buah dari usaha semua orang yang memilih untuk percaya padamu. Berterimakasihlah untuk itu.

5. Jangan terlena oleh kemenangan saat ini.

Jangan terlena via www.sixstringmadness.com

Ingat bahwa ketika kamu menang, mereka yang kalah akan berjuang keras untuk mengejarmu. Kalo kamu terlena, bisa dipastikan suatu hari kamu akan dikalahkan oleh salah satu dari mereka yang kamu kalahkan hari ini.

6. Terus berjuang, karena tantangan yang lebih besar sedang menantimu.

Tantangan yang lebih besar menantimu. via www.greenprophet.com

Jadi pemenang berarti kamu akan menghadapi tantangan yang lebih besar. Menang di tingkat kota, suatu hari kamu akan berhadapan dengan lawan di tingkat provinsi. Menang di tingkat provinsi, kamu akan berhadapan dengan juara-juara lain di tingkat nasional.

7. Mempertahankan kemenangan lebih sulit daripada meraihnya.

Juara akan jadi rebutan via www.legacyfights.net

Mempertahankan performa aja gak cukup, kamu harus meningkatkannya. Karena, sewaktu-waktu kamu bisa dihadapkan pada persaingan yang lebih sengit dengan lawan-lawan yang lebih kuat.

8. Pertahankan mental seorang juara

Kemenangan yang kamu dapat memang bukan semata-mata hadiah yang jatuh dari langit, tapi berasal dari kerja kerasmu dan orang-orang yang mendukungmu. Sebagai orang yang keluar sebagai pemenang, sikap mental ini yang paling penting untuk kamu pertahankan.

Mental juara itu seperti apa sih? Mental juara itu antara lain sebagai berikut.

  • Punya visi yang besar sebagai pemenang. Kamu gak cuma bercita-cita ala kadarnya. Kamu mendasarkan tujuanmu bukan demi pribadimu semata, tapi juga demi orang banyak.
  • Penuh semangat.  Selalu antusias untuk berkarya dan terus maju.
  • Selalu optimis dan pantang menyerah. Kamu yakin dengan dirimu dan menerima kegagalan sebagai sebuah pelajaran.
  • Paham bahwa kemenangan bukan segalanya. Dengan begitu kamu bisa berlaku adil dan sportif terhadap lawanmu, sehingga kamu tidak merasa perlu menghalalkan segala cara untuk menang. Bagimu kemenangan harus didapatkan dengan cara yang terhormat dan kamu harus bisa mempertanggungjawabkan kemenanganmu itu.

Menang atau kalah celahnya bisa setipis kertas. Oleh karena itu, memperoleh kemenangan bukan berarti lantas kita bisa mencemooh lawan dan terlena oleh kejayaan. Karena, kalah atau menang, roda kehidupan akan terus berputar.