Selama kita hidup cibiran-cibiran merendahkan pasti akan selalu datang. Ucapan keraguan tentang diri kita pasti akan selalu ada. Padahal, orang yang meremehkan kita belum tentu lebih hebat dari kita. Sejatinya sih, hidup memang begitu. Ucapan yang seringkali bikin kita sakit hati bisa jadi modal penyemangat utama untuk jadi lebih baik.

Sebenarnya, untuk menangkis cibiran orang-orang itu mudah dan nggak perlu pakai emosi. Kalau direspon dengan kepala panas, hasilnya juga panas. Cara yang paling baik ya jangan terlalu serius. Kelak akan stres sendiri. Oleh karena itu, hipwee motivasi bakal ngasi tahu kamu cara-cara kocak untuk menangkis mereka yang suka menyepelekan. Yuk!

Namanya juga manusia pasti ada kurangnya. Jadi ya santai aja!

1. Kalian yang meremehkan aku, kalian semua tukang cuci! Lawan dengan sindiran kocak

Kalian semua suci! via tango.image-static.hipwee.com

Youtubers muda bernama Awkarin ini sudah membuktikan, bahwa orang yang meremehkan dirinya cukup ditegasin dengan kalimat-kalimat sindiran. Awkarin mengajarkan, meskipun haters yang dia hadapi tidak sedikit, dia tetap maju berkarya dengan apa yang dia bisa. Bagi Awkarin, semua orang itu suci dan dia banyak dosa. Tuh, yang remehin kamu bilang aja :

Advertisement

”Lo emang suci, gue banyak dosa!”

2. Dear yang meremehkan aku, rahasiamu aku bongkar lewat sosial media ya!

Lo mau remehin gue? via media.viva.co.id

Kasus yang menimpa Marshanda sempat hits beberapa waktu lalu. Egi merasa Marshanda sempat meremehkannya dengan sikap-sikap yang kurang baik. Cara yang ditempuh Egi adalah dengan cara menyindir Marshanda melalui sosial media. Emang keliatan gentleman sih, tapi kalau emang uneg-unegmu sudah memuncak ya nggak apa-apa, ikutin cara Egi John aja. Toh, nggak ada yang larang nyindir di sosial media. Asal sopan dan elegan.

3. Bentukin badan kamu kayak Om Deddy Corbuzier. Yang remehin, tonjok!

Gue banting sini satu-satu via www.jpnn.com

Ada yang remehin kamu, coba gedein badan. Fitness tiap hari. Makan telur setiap pagi. Kalau ada yang remehin, tonjok langsung di depan muka kamu. Jangan kasih ampun. Tega-teganya ngeremehin orang semaunya.

4. Jadi orang bijak nggak ada salahnya kok. Toh, itu buat keamanan hati kamu dan hatinya.

Jika anda berkata demikian, anda akan saya bilang super via media.suara.com

Sesekali nggak apa-apa berkata bijak saat sedang ditimpa masalah. Kalau kamu menjawab semua remehan dengan kalimat-kalimat bijak, itu akan bikin hati kamu tenang dan emosi yang meremehkan kamu akan reda. Percayalah, sesuatu kebaikan akan dibalas kebaikan. Sikapi dengan bijak dan tenang.

Kalau kamu ditampar pipi kanan, kasih pipi kiri

5. Meskipun mereka bilang kamu nggak bisa, kamu harus buktikan kalau kamu bisa!

Kalian bisa kok kayak saya via kupasbengkulu.com

Kamu mau kuliah? Mana bisa! Keluargamu kan miskin

Yakali semuanya harus kamu ladenin. Sesekali kamu perlu membuktikan kalau kamu bisa. Cuek bebek aja, toh mereka cuma bisa komentar nggak jelas. Cara terbaik untuk membungkam mereka yang berkomentar buruk hanya dengan pembuktian. Betul?

6. Dan ingat, jangan saling iri ya. Tetap semangat daaaaaan buktikan yang terbaik!

Jangan saling iri ya via dokterjomblo.com

Ini penting, saat kamu sadar kalau kamu sedang diremehkan, kamu perlu sabar dan ikhlas. Mungkin saat ini mereka sedang diatas, mungkin besok di bawah. Nggak ada yang tahu nasib seseorang. Kuncinya, kamu harus sabar dan ikhlas. Jangan iri dan dengki. Hilangkan. Demi hati yang terbaik.

Diremehkan itu anugerah, olehnya kita diingatkan untuk jadi pribadi yang lebih baik lagi

Jangan bermuram durja karena omongan orang, nggak akan ada habisnya. Sepahit-pahitnya ucapan orang, dia akan diam kalau kamu bawa pembuktian hal yang tidak mungkin. So, ngapain sedih diremehkan? Bangkit dan lakukan yang terbaik!

Suka artikel ini? Yuk follow Hipwee di mig.me!