Menikah memang salah satu momen sakral untuk kebanyakan orang, termasuk kamu cewek yang sudah memasuki usianya. Merasa sudah siap, tapi nyatanya ada banyak hal yang belum benar-benar kamu ketahui dan siapkan. Sebab menikah bukan soal ijab kabul dan hidup berdua dengan orang tercinta.

Menikah berarti kamu harus hidup terpisah dari orangtua, tak hanya mengurus diri sendiri tapi juga suami. Belum lagi nanti kalau kamu sudah punya anak. Kamu pun tak bisa seenaknya memlakukan apapun yang dirimu mau, sebab izin suami selalu jadi penganganmu. Karena itu menyambut fase kehidupan yang tak lagi sama seperti saat masih gadis, kamu sendiri perlu memastikan dirimu seperti sudah selesai dengan hasrat mencari pengalaman sebanyak-banyaknya. Selain itu, beberapa hal ini yang sekiranya harus kamu tuntaskan sebelum pernikahan ada di depan mata.

1. Biar nanti fokusmu tak terbagi, kamu harus menggapai cita-citamu dulu, entah urusan pendidikan atau karir yang sesuai renjanamu sendiri

Selesaikan pendidikan dulu ya via www.stocksnap.com

Sebelum menikah, ada baiknya kamu menyelesaikan pendidikanmu. Sekalipun beberapa orang menganggap bahwa gelar di belakang nama untuk perempuan itu tak terlalu penting. Tapi kamu harus ingat kembali, kelak kamu akan menjadi ibu sekaligus guru pertama anak-anakmu. Setidaknya pendidikan yang kamu enyam bisa mengasah kualitas dan kemampuanmu di banyak hal.

Sementara jangan lupa juga dengan karir impianmu. Jangan sampai saat menikah ada rasa-rasa, “coba dulu aku minta waktu untuk kerja dulu, apalagi bisa sampai di posisi editor lah paling nggak.” Atau kalau kamu menikah sebelum mencapai karir impianmu, yang ada dirimu tak bisa fokus untuk keluarga, tapi malah sibuk bekerja.

2. Paling tidak, kewajibanmu terhadap orangtua dan keluarga mulai kamu lakukan satu per satu

Advertisement

Apa sih yang menjadi harapan orangtuamu? via www.jason-gina.com

Kewajiban terhadap orangtua nggak sebatas menyelesaikan pendidikan dan jadi orang sukses. Diam-diam, orangtuamu punya harapan seperti kamu bisa menemani dan menjaga hari tuanya, atau membantu mereka membiayai sekolah adik-adik. Paling tidak, ada satu dua harapan orangtuamu yang sudah kamu penuhi sebelum menikah dulu. Biar kamu merasa lebih ringan saat akan menata keluarga.

3. Menghabiskan lebih banyak waktu dengan adik atau kakakmu, sebelum kamu menikah lalu tinggal jauh dari mereka

Hubungan baik dengan kakak atau adikmu via www.dylandsara.com

Kakak atau adikmu kadang sikapnya menyebalkan sekali. Tapi suatu saat pasti yang menyebalkan itu pasti dirindukan, dan sebagai saudara akan ada rasa saling membutuhkan. Karena itu sebelum menikah kamu harus memanfaatkan kebersamaan kalian, jangan cuma sibuk pacaran atau kumpul sama teman-teman. Supaya kelak saat sudah menikah dan jauh dari mereka, kamu tak menyesali waktumu yang dulu-dulu. Toh kebersamaan juga yang membuat chemistry sebagai saudara semakin erat.

4. Tahu cara paling ampuh untuk buatmu bahagia. Sebab kelak bahagiamu pun jadi bahagia suami dan anak-anakmu

Tahu cara untuk kembali berbahagia via www.dylandsara.com

Karena setelah menikah, kamu harus lebih bersikap dewasa. Salah satunya dengan nggak lagi bersikap drama atau berlebihan saat dirimu terluka. Kamu sudah harus tahu bagaimana caranya membuat dirimu kembali tersenyum dan membenahi mood-mu yang berantakan itu. Nggak mau ‘kan saat kamu sudah menikah nanti, kamu malah mencari pelarian hanya untuk mengembalikan mood-mu agar naik lagi.

5. Kemandirian dan keberanian untuk melakukan sesuatu sudah saatnya ada di tanganmu

Kemandirian dan keberanian via www.dylandsara.com

Berdikari jelas harus kamu lakukan saat sudah menikah nanti. Salah satu cara agar bisa berdikari tersebut adalah dengan memiliki kemandirian dan keberanian dalam segala hal. Kamu juga sebaiknya mengurangi ketergantungan dengan orang lain. Apalagi saat menyangkut keputusan dan masa depan. Sudah saatnya kamu berani mengambil keputusan sendiri sebelum nantinya kamu harus berbagi porsinya dengan suami.

6. Tuntaskan sifat manja dan kekanakanmu, karena sebentar lagi kamu akan menjadi seorang ibu

Manjanya dikurangin ya via www.elizabethwellsphoto.com

Semakin bertambah umur dan keinginan untuk menikah, sejatinya harus mengurangi sifat manja dan kekananan. Mengingat nantinya kamu akan hidup dengan dia yang kamu cintai serta mulai memikirkan untuk mempunyai buah hati. Jika perlu, belajarlah untuk menuntaskan sifat manja dan kekanakanmu dari ibu. Beliau pasti punya cara yang dulu sempat dilakukannya.

7. Berbenah diri memang tak akan selesai sampai akhir hayat nanti, setidaknya kamu sudah tuntas dengan pencarian jati diri

Tuntas dengan jati dirimu via www.elizabethwellsphoto.com

Orang bilang jodoh akan datang dan kamu menikah saat sudah selesai dengan proses berbenah diri. Alasannya biar kamu benar-benar bisa jadi istri sekaligus ibu yang baik. Sementara kenyataannya, hidup ini aslinya sebuah sekolah yang mengharuskanmu terus belajar alias membenahi diri.

Tapi sebelum menikah memang harusnya kamu sudah paham dengan dirimu sendiri. Paham di sini, kamu mengerti apa yang kamu butuhkan bukan yang dirimu mau saja. Kamu juga tahu mana yang baik dan tidak untuk dirimu. Biar kelak kamu benar-benar siap untuk memahami suami dan keluarga kecilmu ini.

Tanggungjawab dan kewajiban terhadap dirimu sendiri serta orang lain sudah kamu genggam apabila hal-hal tersebut sudah kamu tuntaskan. Langkahmu untuk menuju pelaminan bisa jadi akan semakin dimudahkan. Dari sekian hal tersebut, mana nih yang sudah kamu tuntaskan lebih dahulu?

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya