Memasuki usia 20-an, satu per satu fase pendewasaan mulai kamu alami. Segala tantangan di dalamnya pun mau tak mau harus kamu lalui sebelum akhirnya bisa mendapatkan predikat sebagai manusia yang seutuhnya dewasa. Fase-fase menuju dewasa tersebut tentu saja membutuhkan banyak hal agar berjalan sesuai dengan harapanmu serta orang-orang di sekitarmu. Salah satu hal yang dibutuhkan adalah kemandirian.

Namun orang-orang (mungkin termasuk kamu) kadang hanya menganggap usia 20-an hanya memerlukan kemandirian secara materi. Padahal tidak.

Mandiri secara materi, di usia 20-an memang terdengar wah. Sebab, tidak banyak orang yang mampu untuk melakukan hal tersebut di usia yang masih terbilang muda itu. Sebenarnya, tak hanya mandiri secara materi saja yang harus kamu pikirkan saat menginjak umur 20-an. Tapi kamu juga harus mengantongi beberapa cabang dari kemandirian itu demi hidupmu ke depannya.

1. Semakin bertambahnya usia, kamu harus belajar mengendalikan emosi. Biar nantinya kamu bisa jadi pribadi yang lebih baik lagi

Mengatur emosi sendiri via redsheepphotocinema.com

Kata orang uang secara tidak langsung bisa memberikanmu kebahagiaan. Namun, sebenar-benar kebahagiaan akan kamu dapatkan ketika kamu mampu mengatur emosi diri secara sadar. Tanpa emosi, hidupmu jelas akan hambar. Begitu pula sebaliknya, jika terlalu banyak emosi yang tak bisa kamu kendalikan, bahagia dalam hidup pelan-pelan akan bergerak meninggalkan.

Advertisement

Usia 20-an (atau bahkan sebelumnya) merupakan usia yang tepat di mana kamu harus belajar bagaimana mengendalikan emosimu sendiri. Kamu harus bisa mengatur porsi senang dan sedihmu, agar kedua hal itu saling mengisi hari-harimu ke depannya. Mengatur emosi memang bukan perkara yang mudah, namun jika tak kamu pelajari dari sekarang, siap-siap ya, kamu akan kerepotan di masa yang akan datang.

2. Tanpa perlu ada yang meminta, mengatur tingkah laku sesuai tempatnya juga perlu kamu pahami

Menempatkan tingkah laku sesuai porsinya via www.logancoleblog.com

Tutur kata, sikap, hingga gestur yang kamu lakukan setiap hari, diam-diam turut membangun personamu di mata orang-orang. Untuk itu, kamu perlu punya kuasa yang penuh atas hal mengatur tingkah laku dirimu. Sebab, apa yang kamu lakukan sekarang, sudah pasti akan berdampak di masa yang akan datang.

Kemandirian mengatur tingkah laku perlu kamu punyai sedari dini. Bahkan, kamu harus senantiasa melakukannya, meskipun tak ada satupun orang yang memintamu untuk melakukan hal itu.

3. Usia 20-an ini, kamu harus bisa membawa dirimu masuk ke lingkungan baru. Tak perlu menunggu orang lain untuk membantu

Kemandirian mengenal lingkungan baru via www.pexels.com

Di usia ini, kamu pasti tengah bereksplorasi dengan berbagai lingkungan baru di sekitarmu. Entah dengan cara mengikuti suatu kegiatan tertentu atau berpindah dari asal ke perantauan. Kemandirian untuk menyesuaikan diri di lingkungan yang baru ini wajib kamu punyai. Karena terkadang kamu memang tak bisa meminta bantuan orang lain untuk melakukan hal ini. Masuk dan berkenalan dengan lingkungan baru seperti sekolah, tempat kerja dan yang lainnya pelan-pelan akan meningkatkan sense of belonging-mu sebagai manusia.

4. Kemampuan untuk menyelesaikan setiap masalah wajib kamu punya. Agar tak selalu bergantung dengan orang lain nantinya

Menyelesaikan masalah sendiri via stocksnap.io

Selagi kamu masih bernapas, kamu pasti memiliki masalah yang saban hari melintas. Masalah diberikan untukmu menaikkan level hidupmu. Dari yang belum bisa menjadi bisa. Atau dari yang baik menjadi lebih baik lagi.

Dari setiap masalah yang terjadi ini, diharapkan kamu bisa mendapatkan penyelesaiannya secara mandiri. Meskipun tak menutup kemungkinan kamu bisa mendapatkan bantuan dari orang lain, namun di usia yang masih on fire ini, ada baiknya kamu selalu mencoba untuk menyelesaikan masalahmu sendiri.

Menyelesaikan masalah secara mandiri memang sulit. Namun, sebagai anak muda yang katanya punya banyak ide gila, masa’ tak mau mencoba?

5. Berani mengambil keputusan dari hasil pikiranmu sendiri mutlak kamu butuhkan. Sebab, kedewasaanmu berawal dari hal itu

Ya atau tidak, kamu punya hak untuk menentukan via www.pexels.com

Selagi masih muda, kamu harus rajin-rajin belajar untuk mengambil keputusan sendiri. Meskipun hasilnya tak selalu apa yang diharapkan, tapi dari sana kamu bisa mengambil pelajaran akan kematangan berpikir atas konsekuensi dari setiap keputusan.

Jika di usia ini kamu masih mau disetir oleh omongan orang, kelanjutan hidupmu akan terus kamu tukarkan dengan ketidakpastian hanya karena kamu takut mengambil segala keputusan.

6. Bagaimana pun juga mandiri soal cinta itu perlu. Punya pacar atau tidak, kamu harus punya sumber kebahagiaan itu setiap waktu

Sumber cintamu yang tak pernah surut via www.giphy.com

Usia 20-an, tidak peduli kamu punya pacar atau tidak, sudah sepantasnya kamu berdikari dalam hal sumber cinta dan kasih sayang. Kamu sudah harus memiliki sumber cinta tersebut, sebab jika nanti kamu merasa patah, kamu bisa mengobatinya dengan kembali ke rumah. Rumah dalam konteks ini tak selalu keluarga, bisa juga dengan sahabat yang selalu ada atau zona nyamanmu yang lainnya.

Sebelum pertanyaan menyebalkan seperti kapan nikah? atau kapan kerja? datang mendera, ada baiknya kamu sudah memiliki 6 cabang dari kemandirian ini. Agar saat terus melangkah ke depan, tujuan hidupmu tak lekas goyah.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya