Orang genius adalah orang yang memiliki kecerdasan di atas rata-rata. Dalam tes IQ, kamu disebut genius bila hasil dari tesmu berada di atas angka 130. Di dunia akademik, mungkin kamu sudah familier dengan Aristoteles, Albert Einstein, Thomas Alfa Edison dan kawan-kawan, merekalah yang terkenal sebagai orang genius sepanjang sejarah.

Orang genius punya karakteristik bawaan yang mirip satu sama lainnya. Kemampuan otak mereka memang di atas rata-rata, sehingga itu berimbas pada kebiasaan-kebiasaan yang mungkin nggak biasa. Tahu kan kalau orang genius seringnya dianggap gila? Nah, kalau kamu terbiasa melakukan hal-hal di bawah ini, bisa jadi kamu adalah Albert Einstein selanjutnya.

1. Kamu sering merasa dirimu kurang pintar, kurang cerdas, dan nggak mungkin dianggap genius. Yup! Kamu sudah satu langkah menjadi orang genius!

Sering merasa bodoh via confusedlarch.tumblr.com

Sementara orang bodoh selalu penuh keyakinan, orang genius senantiasa penuh keraguan. Begitu juga dengan kecerdasanmu sendiri. Kamu selalu merasa bahwa kamu bodoh, nggak cerdas, dan nggak tahu apa-apa. Tapi justru dari situ kamu berusaha terus mencari tahu dan belajar. Pengetahuan yang kamu punya nggak pernah terasa cukup untukmu sehingga kamu belajar lagi dan lagi. Beda dengan orang yang merasa dirinya sudah pintar, sudah cerdas, dan genius. Keyakinan yang dia miliki membuatnya tidak merasa perlu untuk belajar lagi.

2. Hobi ngobrol dengan diri sendiri? Tenang, kamu nggak gila kok. Kamu super genius, karena bisa menjadikan diri sendiri teman diskusi

Ngomong sendiri via www.myfooddiary.com

Advertisement

Pernahkah kamu mengalami momen-momen di mana kamu ngobrol dengan dirimu sendiri? Seolah sedang berdiskusi dengan orang lain? Lalu diakhiri dengan aksi tepok jidat saat kamu merasa melakukan kesalahan? Atau mungkin kamu sering tertawa sendiri, padahal kamu sedang menertawakan joke yang kamu lontarkan dalam pikiranmu sendiril. Sebagai orang yang genius, kamu terbiasa mendiskusikan apapun dengan dirimu sendiri. Otakmu yang selalu bergerak dan berpikir untuk mengevaluasi segala hal itu, sering membuatmu tanpa sadar ngobrol dengan diri sendiri.

3. Soal sarkastik kamu memang jagonya. Nggak heran teman-temanmu sering merasa ambigu, bingung mau kesal atau terhibur dengan sindiranmu

Kamampuan sarkas yang aduhai via neuroscienceisthenewblack.wordpress.com

Sarkasme adalah sebuah teknik sindir menyindir yang bisa digunakan dengan memakai majas ironi dalam pelajaran bahasa Indonesia. Gampangnya, sarkasme adalah sebuah kritikan atau hinaan yang disampaikan dengan kalimat halus tapi nyelekit. Lucu tapi menyebalkan. Tipis tapi menyayat. Pokoknya rumit.

Sebagai orang yang sarkas, kamu punya kemampuan yang tinggi dalam mengolah bahasa. Bagaimana tidak? Kamu harus pandai-pandai menyusun kata untuk menyampaikan maksudmu secara tersirat. Mengungkapkan apapun yang ada di kepala tentunya lebih mudah daripada menyembunyikannya dalam satu kalimat yang begitu tapi tidak begitu . Daya kreatif dan kritis adalah dua hal yang wajib dimiliki oleh orang sarkas.

4. Hasrat kepomu benar-benar tiada dua. Bagusnya, yang bikin kamu kepo bukan hanya soal gebetan saja

Kepo tingkat tinggi via www.dailydot.com

Rasa kepo yang tinggi sering diidentikkan dengan kondisi kurang kerjaan dan mengurusi apa-apa yang bukan urusannya. Jangan berpikiran negatif dulu. Rasa ingin tahu yang tinggi adalah salah satu tanda bahwa kamu genius tingkat tinggi. Asalkan, yang kamu kepoin bukan hanya urusan temanmu atau aktivitas sehari-hari gebetanmu ya. Rasa ingin tahu terhadap segala hal adalah karakteristik umum seorang genius. Kalau tidak kepo, bagaimana Newton bisa memikirkan gaya gravitasi bumi saat sebutir apel jatuh di kepalanya? Lebih baik dimakan ‘kan, daripada dipikirkan? Namun begitulah orang genius, selalu punya cara sendiri untuk hidup.

5. Kamu sering susah fokus dan pelupa? Kamu bukan hanya butuh air mineral, tapi kamu juga seorang genius bawaan!

Pelupa akut via twitter.com

Kunci motor di mana ya?

Duh, aku lupa di mana naruh HP!

Tunggu-tunggu, tadi aku ngomongnya sampai mana?

Sebagai orang genius, kamu punya ketertarikan terhadap banyak hal. Karena itu, kamu kesulitan fokus pada satu hal karena pikiranmu mudah teralihkan dengan hal-hal lain yang menarik perhatian. Rasa ingin tahumu yang tinggi, membuat pikiranmu selalu bekerja keras, karena ini dan itu selalu membuatmu penasaran. Itulah yang membuatmu sering tidak fokus dan jadi pelupa.

6. Susah bergaul dan lebih suka menghabiskan waktumu sendiri, adalah tanda-tanda kamu punya kecerdasan tinggi

Susah masuk dalam pergaulan via voolas.com

Berada di lingkungan sosial bukanlah sesuatu yang mudah bagimu. Pribadimu yang pemikir membuat kamu lebih suka mengamati dari jauh daripada ikut masuk dalam percakapan. Terlebih lagi, kamu sering tidak bisa mengikuti obrolan orang-orang kebanyakan. Sementara orang memperbincangkan hal remeh-temeh, kamu justru menggalinnya lebih dalam. Saat orang-orang sibuk membicarakan soal fesyen, kamu lebih tertarik pada sains atau isu-isu sosial. Itulah yang membuatmu terlihat seperti seorang introvert, karena kamu juga kesulitan masuk dalam interaksi sosial.

7. Baca! Baca! Baca! Bagimu nggak ada hiburan yang lebih menarik daripada baca, termasuk membaca ensiklopedia

Gila baca buku via favim.com

Bagimu membaca adalah surga. Membaca adalah cara belajar tanpa harus pergi ke sekolah setiap harinya, traveling tanpa harus keluar dari kamar, sekaligus tempat melarikan diri dari dunia nyata yang kadang nggak menyenangkan. Kamarmu dipenuhi oleh buku-buku yang sudah nggak tertampung lagi di raknya. Ke manapun kamu pergi, kamu selalu membaca buku. Asalkan kamu membawa buku di tangan, momen apapun tidak akan membuatmu kesepian. Dari buku, kamu menemukan dan mengetahui banyak hal. Hubunganmu dengan buku lebih romantis daripada hubunganmu dengan manusia di dunia nyata.

8. Kamu mudah bosan pada rutinitas. Itu ‘kan yang sering membuatmu berkali-kali ganti pekerjaan?

Mudah bosan via www.goodreads.com

Mungkin selama ini kamu sering bertanya-tanya, kenapa kamu sulit bertahan lama di satu tempat kerja. Awalnya kamu merasa bahwa mungkin kamu di jalur yang salah, kemudian kamu memutuskan untuk resign dan mencari pekerjaan yang sesuai passion. Tapi ternyata pekerjaan sesuai passion juga tidak semenyenangkan yang kamu kira. Kamu terus merasa bosan, bosan, dan bosan. Kamu ingin melakukan sesuatu yang baru, menjelajah tempat baru, dan tidak terbelenggu rutinitas setiap hari. Itulah tanda-tanda orang genius yang memang tidak tahan pada rutinitas yang membosankan.

Meski orang sering menganggap orang genius beda-beda tipis dengan orang gila, tapi tetap saja ada bedanya antara genius dan gila. Ngomong kepada diri sendiri itu genius, ketawa-ketawa heboh tanpa sebab itu gila. Sering lupa menaruh barang-barang karena kurang fokus itu jenius, tapi lupa pakai baju lalu keluar rumah dan jalan-jalan dengan pedenya itu gila. Kamu yang mana? Haha.

Suka artikel ini? Yuk follow Hipwee di mig.me!