Berbagai masalah hidup tentu pernah mendera di usia-usiamu yang sekarang ini. Usia dimana kamu belajar untuk menjadi dewasa sepenuhnya. Di usia ini pula, kamu akan semakin sering dihadapankan dengan pilihan-pilihan penting yang menentukan masa depanmu kelak.

Itulah alasannya mengapa kemampuan memutuskan dan ketegasan dalam mengambil pilihan bisa jadi kunci keberhasilanmu. Nah, sudahkah kamu punya kemampuan dan ketegasan itu? Jika belum, jangan berkecil hati dulu. Latih dan biasakan dirimu memiliki kemampuan itu!

Mantapkan niatmu setiap kali membuat keputusan. Kuatkan hatimu agar tak mudah terombang-ambing keadaan.

buat keputusan dengan mantap via www.playbuzz.com

Ketika kamu dihadapkan pada pilihan-pilihan, mantapkan niatmu dalam mengambil keputusan. Pilih mana yang menurutmu paling pas dan tepat. Selain itu, keputusan yang kamu buat juga harus bersifat final alias diakhiri dengan tanda titik.

“Gue akan selesaikan laporan ini malam ini juga.”
“Gue akan selesaikan laporan ini malam ini juga. Semoga gak ada teman yang dateng ke kos dan ngajak nongkrong ke taman kota.”

Advertisement

Dari kalimat yang pertama terlihat bahwa kamu mantap untuk menyelesaikan tugasmu. Sementara, dari kalimat yang kedua terlihat bahwa kamu masih belum bertekad bulat lantaran masih tergantung dengan keadaan di sekitarmu.

Selain punya tekad bulat, keputusan yang kamu ambil juga harus didukung alasan kuat.

buat alasan yang kuat. via www.theoryofknowledge.net

Untuk memperkuat pilihan yang kamu ambil, pastikan ada alasan-alasan yang mendukungnya. Misalnya kamu memilih bekerja dan merantau keluar kota, pikirkan terlebih dahulu alasan-alasan dibaliknya.

“Apakah kamu ingin punya gaji yang tinggi, ataukah ingin belajar hidup mandiri? Apakah pekerjaan yang kamu ambil sudah sesuai passion yang kamu miliki?”

Yang pasti, dirimu sendirilah yang sanggup menjawab pertanyaan-pertanyaan itu. Selama punya alasan-alasan kuat sebagai pendukungnya, kamu tak akan meragukan pilihan atau keputusanmu sendiri. Selain itu, belajar membuat alasan akan membantu kamu berlatih menjadi orang yang tegas.

Tetaplah fokus pada pilihanmu. Jangan mudah goyah ketika banyak orang yang bahkan tak mendukungmu.

kamu harus fokus! via girlswithcameras.tumblr.com

Kemampuan memutuskan dan ketegasan dalam mengambil pilihan juga harus didukung dengan fokus. Fokus artinya kamu sudah mempertimbangkan baik-baik dua pilihan yang ada di depan matamu. Kamu bisa memilih salah satunya karena sudah mempertimbangkan segala baik buruk di antara keduanya.

Bahkan setelah kamu sudah membuat pilihan, jangan mudah goyah setelahnya. Sekalipun orang-orang di sekitar tidak mendukung atau menentang pilihanmu, tetaplah teguh dan meyakini keputusanmu sendiri. Selama sudah memilih dengan hati, yakinlah bahwa pilihanmu memang yang terbaik.

Pilihan yang datang tak seharusnya membuatmu galau berlebihan. Tetaplah tenang karena kesulitan pastilah datang sepaket dengan jalan keluar.

berpikirlah bahwa semua itu mudah via www.huffingtonpost.co.uk

Biasakan untuk melihat langsung ke inti permasalahan yang kamu hadapi. Dengan begitu, kamu tidak akan terjebak dengan cara berpikir yang berbelit-belit alias ribet. Ingat, semakin ribet caramu memandang suatu masalah, kesuksesanmu untuk membuat keputusan yang tegas akan makin menurun. Bisa jadi malahan kamu berpindah-pindah dari satu keputusan ke keputusan lainnya tiap kali merasa bimbang.

Menjadi tegas bukan berarti bersikap kasar. Kamu bisa tegas tapi tetap jadi pribadi yang menyenangkan.

tetap tenang, kendalikan via sarahemily1992.tumblr.com

Ada dua jenis orang yang tegas: yang disegani dan yang dibenci. Tegas dan disegani adalah ketika kamu bisa mantap membuat keputusan tanpa menyakiti hati orang lain. Sementara, tegas tapi dibenci adalah ketika ketegasanmu itu membuat orang lain tersakiti.

Menjadi tegas bukan berarti bersikap kasar. Jangan sampai ketegasanmu bersikap justru menjadikan pribadi yang agresif sekaligus arogan. Tetaplah berusaha jadi pribadi yang tenang dalam segala permasalahan dan kesulitan. Sekali lagi, kesulitan dan kebimbanganmu pasti akan menemukan jalan penyelesaiannya.

Nah, gimana? Siapkah kamu menjadi pribadi yang tegas dalam mengambil keputusan? 🙂