Bercita-cita itu mudah. Yang sulit adalah sejauh mana kamu mau mencoba untuk meraihnya. Bila tekadmu nggak sekuat baja, gagal sekali sudah bisa membuatmu memaksa berbalik arah. Bila niatmu nggak sekokoh karang, diremehkan orang sudah bisa membuatmu mundur perlahan dan merombak semua mimpi serta rencana.

Jangan dulu menyerah, meski hidup tak terasa mudah. Kamu pasti luar biasa bila berhasil di percobaan pertama. Namun kamu yang mengalami kesulitan dan kegagalan di awal-awal, tak berarti kamu kurang hebat. Untuk memacu dirimu agar lebih keras berusaha, Hipwee dan migme, akan menyuguhkan lima sosok yang patut kamu jadikan teladan.

1. Susi Pudjiastuti membuktikan bahwa title dan jenjang pendidikan bukan segalanya. Siapapun bisa berhasil asal tidak patah semangat dan terus berjuang memperbaiki diri

Susi Pudjiastuti via inspirasimagz.com

Di awal masa pengangkatannya banyak pihak yang menyangsikan sosok Menteri Kelautan dan Perikanan pilihan Pak Jokowi Ini. Mulai dari penampilannya yang terlihat urakan (merokok dan tatoan), hingga pendidikannya yang hanya tamat SMP. Bu Susi memang penuh kontroversi. Rekam hidupnya yang keras, mulai dari menjadi pengumpul ikan di Pangandaran, berhasil membangun bisnis pengolahan ikan, hingga punya maskapai penerbangan Susi Air, selayaknya menginspirasi kita semua.

Bahwa kesuksesan tak harus dimulai dari pendidikan yang tinggi dan deretan gelar. Mengemban tugas sebagai Menteri Kelautan dan perikanan, Bu Susi yang nyentrik selalu berhasil membuat netizen geleng-geleng kepala dengan sepak terjangnya.

2. Masa lalu yang kelam juga bisa jadi sumber kekuataan yang kelak justru menginspirasi orang lain. Jadi korban kekerasan seksual di masa remaja tidak menghentikan Oprah Winfrey bangkit menuju kesuksesan

Advertisement

Oprah Winfrey via www.gsb.stanford.edu

Selain sebagai pembawa acara talkshow yang ditonton oleh lebih dari 21 milyar orang setiap minggunya di 105 negara, Oprah Winfrey adalah seorang pengusaha, filantrofis, dan produser yang terkenal punya tangan midas–apapun yang disentuhnya selalu berhasil. Namun Oprah tidak terlahir langsung populer. Masa kecilnya dapat dikatakan kelam karena saat usianya 9 tahun dia pernah mendapatkan penganiayaan seksual dari saudara sepupunya.

Di usia 14 tahun, Oprah hamil dan bayinya meninggal nggak lama setelah dilahirkan. Namun perlahan-lahan dibawah bimbingan Ayahnya, Oprah mulai memperbaiki dirinya. Memulai pekerjaan pertamanya sebagai penyiar berita di usia 17 tahun. Perlahan-lahan, Oprah membangun kariernya hingga menjadi sesukses yang kita kenal sekarang.

3. Bayangin nggak sih kalau anggota The Beatles berhenti bermusik setelah semua ulasan negatif di awal kariernya, kita nggak bakal bisa kirim ‘Across the Universe’ ke luar angkasa

The Beatles via www.pinterest.com

Siapa yang tak kenal The Beatles? Band yang digawangi oleh John Lennon, Paul McCartney, George Harrison, dan Ringgo Starr ini menginspirasi blantika musik dunia mulai dari awal kemunculannya hingga saat ini, nggak peduli kamu pencinta musik rock, pop, blues atau dari aliran apapun juga. Musiknya yang kaya dan syari lagunya yang selalu bermakna, menjadikan The Beatles legenda yang tak pernah mati.

Tapi mereka pun pernah mengalami penolakan. Sebelum menggila di pentas dunia, The Beatles pernah ditolak oleh studio musik bernama Decca. Menurut manajemen Decca, musik The Beatles nggak enak didengar dan diprediksi nggak akan sukses di dunia musik. Tapi nyatanya? Pengaruh mereka nggak redup meski dua personilnya sudah tiada.

4. Mulai diperlakukan kurang menyenangkan sampai ditawar 1 Milyar untuk sekali kencan, Soimah membuktikan bahwa dia bisa berkarya

Kemunculan pesinden sekaligus pembawa acara yang satu ini memang belum lama. Namun kualitas suaranya mungkin sudah jelas bisa dinikmati telinga kita semua. Bahkan kini Soimah sudah memiliki acara talkshow yang dipandunya sendiri. Sebelum ketenarannya meroket seperti saat ini, lika-liku kehidupan Soimah sebagai artis cukup sulit.

Ketika baru merintis karier di ibu kota, dia pernah mendapat perlakukan nggak menyenangkan dari seorang artis yang sudah lebih dulu tenar. Soimah juga pernah ditawari uang 1 M untuk satu kali kencan dengan seorang pengusaha. Pernah merasa minder nggak membuatnya menyerah. Soimah tetap yakin untuk berkarier, sekaligus berkesenian.

5. Dunia gamers yang didominasi cowok tak membuat cewek-cewek ini ‘jiper’. NXA-Ladies Membuktikan bahwa cewek juga bisa eksis

Selama ini bila mendengar kata gamers, yang muncul di kepala kita pastilah cowok-cowok yang bisa menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar komputer. Jarang mandi, dan lupa segalanya. Tapi NXA-Ladies meruntuhkan itu semua. NXA-Ladies adalah kelompok gamers profesional yang sesuai dengan namanya, seluruh anggotanya adalah cewek. Berawal dari hobi, kini main game bisa menjadi pekerjaan yang menghasilkan.

Ditemui di acara The 8th E-sport World Championship di Ancol Beach City Mall 8 Oktober lalu, Nixia yang menggawangi tim ini mengisahkan bahwa perjalanan NXA-Ladies ini nggak mudah. Disepelekan adalah hal biasa, karena gamers identik dengan dengan cowok. Kalaupun berhasil juara di kompetisi game online, kemenangannya sering diragukan dan seringnya dituduh yang main bukan mereka sendiri.

Nah, berawal dari sini, Nixia ingin mendirikan sebuah wadah, agar gamers menemukan komunitas yang tepat untuk memaksimalkan potensi. Yang kurang percaya diri disemangati dan diajak latihan supaya lebih jago lagi, dan yang nggak punya modal cukup untuk main game diberikan fasilitas. Uniknya lagi, nggak cuma jago gaming, Nixia juga paham betul soal hardare komputer. Jadi kualitasnya sebagai seorang gamers nggak perlu ditanya lagi. Meskipun di awal kemunculannya hanya punya 5 anggota, sekarang anggotanya sudah 15 orang. Moto mereka simpel saja: biarkan saja orang mau bilang apa, yang penting tetap latihan, dan tunjukin aja!

Saat ini NXA-Ladies sedang mengikuti liga game online kategori female se-Asia Tenggara. Nah, untuk kamu penasaran gimana hasilnya, atau yang tertarik untuk menyimak aktivitas mereka lebih lanjut, kamu bisa follow mereka di akun migme-nya:

Untuk mendapatkan kesuksesan memang nggak gampang. Sekali gagal atau diremehkan orang, jangan sampai menghentikan langkahmu dengan sia-sia. Justru seharusnya itu menjadi lecutan agar kamu bisa berkarya lebih baik lagi. Sukses memang perlu waktu. Setahun, dua tahun, lima tahun, sepuluh tahun, bila dijalani dengan sabar, kelak kamu akan mendapatkan apa yang kamu cita-citakan.

Suka artikel ini? Yuk follow Hipwee di mig.me!