AIESEC Indonesia telah berhasil menyelenggarakan YouthSpeak Forum dan Youthspeak Competition di 12 kota. Roadshow dimulai dari Palembang pada tanggal 6 April 2017 dan berakhir Sabtu lalu sebagai ajang final Kompetisi pada tanggal 6 Mei 2017 di Jakarta. Ide awal Youthspeak adalah untuk meningkatkan kesadaran tentang Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di kalangan pemuda Indonesia. Dalam forum tersebut, AIESEC Indonesia mengundang pembicara dari 3 sektor yang berbeda; Pemerintah, perusahaan, dan masyarakat. Setelah terinspirasi, dalam sesi workshop, para peserta dibantu oleh fasilitator untuk membuat proyek sosial yang sesuai dengan kondisi Indonesia saat ini. Tidak hanya itu, AIESEC memberi platform melalui Kompetisi untuk merealisasikan gagasan tersebut. Pemenang akan dikirim untuk exchange ke Thailand dan proyek mereka akan dilaksanakan bersamaan dengan AIESEC Indonesia. "Melalui forum dan kompetisi ini, kami berharap tidak hanya meningkatkan kesadaran akan SDG tapi juga mendorong pemuda untuk bertindak." Kata Nadira Natasya sebagai Humas AIESEC Indonesia.

Melalui roadshow ini, AIESEC Indonesia berhasil melibatkan 1500 anak muda dari Padang, Palembang, Medan, Malang, Solo, Jogjakarta, Semarang, Solo, Bogor, Purwokerto, Jember, dan Jakarta untuk berpartisipasi dalam forum dan 35 tim dari seluruh Indonesia untuk mengikuti kompetisi. Ke 5 finalis dilatih di Jakarta oleh Kibar (Start-up Incubator COmpany). Pada acara puncak yang diadakan di Soehanna Hall Jakarta, para finalis mempresentasikan proyek mereka kepada para juri; Rahmat Fajri (Presiden AIESEC Indonesia), Maurice Shawndefar (Junior Urban Specialist UNDP), Aulia Masna (Tech Blogger Kibar). Juara 1 berasal dari Jogjakarta, Tim Emano, yang fokus pada SDGs no.12 Reponsible Consumption. Proyek ini akan meningkatkan kesadaran untuk tidak menyisakan makanan terutama di kantin kampus. Pemenang favorit berasal dari Malang, Buangdisini.com Project fokus pada SDGs no.15 Life on Land dengan membuat platform bagi masyarakat untuk mendaur ulang dan menyumbangkan sampah mereka.

Tidak hanya kaum muda, AIESEC Indonesia juga berhasil mengundang para pemimpin dari berbagai sektor untuk menginspirasi peserta Youthspeak Forum. Dari pihak pemerintah, "Pemuda bertanggung jawab atas pembangunan negaranya" kata Kepala Dispora (Dinas Pemuda dan Olahraga) Padang. AIESEC Indonesia juga mengundang artis muda, Chelsea Islan, yang menyatakan "I believe there is you in Youth" dan Pembawa Berita sekaligus Editor in Chief, Putra Nababan yang menekankan pentingnya memulai karir sejak usia dini. Di Medan dan Solo, kami mengundang perwakilan dari UNDP dan UNICEF untuk membicarakan tentang apa yang dapat dilakukan kaum muda untuk berkontribusi pada SDG. Siprianus Bate Soro sebagai Kepala Unit di UNDP Indonesia dengan jelas mengatakan, "SDGs adalah saya, SDGs adalah Anda, SDG adalah kita." Selain itu, pemuda berbakat dari berbagai sektor juga diundang sebagai pembicara seperti Sayed Muhamad, CEO Local.co.id dan Ainil Islach, CEO Jilbab BYARANA. Dari sisi perusahaan, kami memiliki pembicara dari Unilever, BTPN, dan Commonwealth life sebagai partner utama kami. Bapak Heru Dwiarta selaku Manajer BD Commonwealth Life mendorong para peserta di Jogjakarta, "Kesempatan tidak ada dimana-mana, tapi kesempatan sekarang ada disini."