Hai sayang,apa kabar pagimu?

Aku harap kamu baik-baik saja di sana, pagi ini aku menantikan dirimu yang entah kemana tak ada kabar,
maaf aku selalu ingin mencoba telpon/chat kamu bertubi-tubi, maaf jika membuatmu kesal dengan sifatku.
Aku sering berpikir kenapa aku saja yang selalu mencari-carimu, apakah kamu tidak punya perasaan yang sama terhadapku?

1 tahun kita lalui, semua berjalan tanpa kita sadari, habungan yang penuh tantangan ini kita lewati bersama,
tetapi di saat aku tak tau dirimu entah kemana, aku selalu bertanya-tanya. Kemana kamu? Dengan siapa kamu? Sedang apa di sana? Hingga tak ada satupun yang kamu balas dariku.
Entah dari telpon/chat media sosial , terkadang aku merasa bodoh menjadi seperti ini menjadi orang yang tidak di hargai akan kekhawatiranku terhadapmu. Mungkin bagimu biasa, tapi tidak bagiku. Apa perasaanmu ke aku sudah berubah?
apa semua ini membuat kamu berubah?

Aku hanya ingin selalu bersamamu

mungkin karena jarak dan waktu

yang membguatku begini

Maaf sayang, aku tak tahu dianggap apakah diriku, memang dia lebih awal ada dalam kehidupanmu,
tapi kamu pernah bilang jika "you are my right man" dan kamu serius dengan semua ini. Jika kamu berkata seperti itu, apakah kamu pantas memperlakukan aku seperti ini? Kamu mencariku di saat kamu membutuhkanku, di saat aku membutuhkanmu, entah kamu dimana, dengan siapapun aku tak tahu.

Advertisement

terkadang keadaan ini menyayat hatiku,

tapi aku selalu tetap bertahan untuk semua ini

untuk mimpi-mimpi yang pernah kita inginkan dulu.

Semakin lama hubungan ini kita jalani, aku ingin saling menyanyangi bukan saling menyakiti, kamu anggap biasa karena kamu tak ada di posisiku yang setiap hari mencarimu ketika aku membuka mata, mencarimu ketika aku sedih, tapi kamu entah dimana, saat aku bertubi-tubi menelpon/chat kamu, setelah itupun kamu merasa tak nyaman dengan sikapku itu.

Lantas bagaimana saat aku membutuhkanmu, dan kamu tak ada?

haruskah aku tetap menunggu sembari sakit ini mengikis rasaku terhadapmu?

haruskah aku di perlakukan seperti itu?

Kita sama-sama manusia, berbeda pikiran, dan aku selalu berusaha ada ketika kamu membutuhkanku,
tetapi jika di saat aku membutuhkanmu, entah kamu dimana dan dengan siapa, aku ingin mencari-carimu lagi, tetapi aku takut jika kamu merasa terusik dengan sikapku itu. Maafkan aku sayang, bukanya aku ingin pergi, aku hanya ingin merasakan dianggap ada dan dipedulikan. Di pagi ini ketika aku membuka mata tak ada kabar darimu, serasa hati di sayat, entah kenapa? aku pun tak tahu.

kita saling terseok-seok menjalani hubungan ini

jika aku laki-laki tepat yang kau pilih

kenapa kau masih membiarkanku merasakan semua ini?

sakit ini mengikis perasaan yang aku pertahankan

Sayang, aku pikir aku terlalu ingin memilikimu, tapi memang itulah yang selama ini aku perjuangkan. Aku rasakan sakitnya duri-duri di setiap perjalanan hubungan kita ini, tapi apa daya aku yang datang setelah dia, untuk marah pun aku tak pantas, dan aku juga harus mengerti akan semua keadaan atapun semua ini, lantas siapakah yang akan mengerti soal perasaanku? Mengerti akan sakitku? Mengerti akan keinginanku? Ya mungkin hanya aku yang mengerti semua tentang diriku, i'm just a man.

Berjuang sampai saat ini tak mudah sayang.

harus merasakan semua ini

Cemburu, marah, sakit jadi satu

Tapi aku bertahan akan ketulusanku

Aku tak bisa membencimu, tapi hanya bisa mencintaimu

Aku yang bertahan untuk kita