Artikel merupakan kiriman dari pembaca Hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Iya, kamu laki-laki yang kemarin sangan mencintaiku, denganmu hidupku berwarna. Kau arahkan aku untuk jadi wanita yang lebih baik, kamu ubah penampilanku, watak keras kepalaku dengan sikap kau yang sabar dan lembut itu.. Rasa yakin untuk bersamamu itu semakin besar karena kamu mampu mengubah diri ini.

Ingatkah kamu, dengan rencana kita untuk berkomitmen untuk sesuatu yang halal di awal tahun depan.. bukan kah itu janjimu padaku?

Kenapa di pertengahan hubungan ini kamu menyakitiku, di saat hati ini telah bisa membuka hati untukmu dan hati ini telah yakin dengan niat baikmu, kenapa??

Status kita masih bersama, kamu mencintai wanita lain selain aku, apa kamu tak tau sakitnya di posisiku sekarang? Menahan semua amarah yang harusnya aku luapkan di depanmu, tapi hati ini tak sanggup untuk melakukannya karena aku takut untuk kehilanganmu.

Advertisement

Mungkin menurutmu aku ini bodoh, masih sanggup bertahan dengan sikap dan ulahmu kepadaku ini.

Tapi aku yakin, rasa sabar ini insaallah berbuah manis, atau rasa sabar dan sakit ini yang akan menghilangkan besarnya rasa sayangku kepadamu.