Hubungan kita tentu saja spesial. Setidaknya itu yang kurasakan. Kita menikmati kebersamaan ini tanpa beban. Namun semua berubah ketika cinta hadir diantara kita. Kita yang awalnya selalu bercanda tawa kini menjadi saling diam membisu kala bersua. Entah sejak kapan Aku semakin dan semakin sayang padamu. Aku yang mulanya enggan memberitahumu, semakin hari justru semakin tak bisa membendung perasaan ini. Hingga akhirnya kau pun pergi menjauh karena ketidaksiapanmu akan hubungan yang lebih dari sekedar pertemanan.

Hingga rasa sakit itu tiba. Kamu menghilang dari hidupku. Kau mengganti nomor teleponmu. Kau tutup semua akun sosial mediamu. Berhari-hari ku tunggu tak juga kau berkabar. Kita yang awalnya saling memahami kini seperti tak saling mengenal. Kita yang punya banyak hal untuk dilakukan secara bersama sepertinya sudah lupa dengan agenda. Kita tak lagi sama. Baru kali ini aku merasa sangat asing denganmu. Baru kali ini aku merasakan rasanya tersesat menuju hatimu.

Aku menyerah pada waktu. Setelah sekian lama ku menunggu, setelah berurai drama dan airmata. Ku nyatakan diri secara terbuka, Aku menyerah. Jika memang kehadiranku tak cukup menjadi treasure buatmu, Aku harap Aku tak menjadi trash dalam hidupmu.

Terima kasih telah menjadi bagian indah dalam hidupku selama ini. Terima kasih atas semangat, kepedulian dan ilmu yang kamu berikan.. Semoga pertemanan ini pernah menjadi treasure bagimu..

~ Aku, seseorang yang menyerah pada waktu ~