Untuk mu, yang masih terjaga di sepertiga malam, yang sedang berdansa dengan air mata. Apa yang telah terjadi ? Seperti nya kamu begitu menikmati kekacauan yang sedang perang di dalam batin dan fikiran mu. Tampak nya kamu begitu semangat berada di dalam kondisi yang menyakitkan itu. Hey! Berhenti untuk menyakiti dan merusak dirimu sendiri, segera keluar dari keadaan parah ini, kamu hanya perlu mengoreksi diri dan membenahi nya agar rapi lagi.

Percayalah, tuhan tidak pernah membiarkan mu berada dalam ruang lingkup masalah terus menerus. Tuhan memberikan mu setumpuk masalah agar kamu bisa naik ke kekelas selanjut nya.

INTROSPEKSI DIRI LEBIH BAIK DARIPADA MENYALAHKAN ORANG LAIN DALAM SEBUAH MASALAH.

Kamu hanya perlu mengoreksi kesalahan-kesalahan yang ada pada diri kamu sebelum kamu menyalahkan orang lain. Memang mengalah itu sulit, meredam segala emosi yang semakin memuncak itu tidaklah mudah, tapi percaya nggak kalau kamu berhasil melakukan nya kamu akan mendapat hadiah, hadiah atas kemenangan dirimu sendiri, kamu merasa lega dengan segala permasalahan yang ada, kamu merasa puas karena dalam hal ini kamu jadi tau bahwa sesuatu yang salah dan nggak baik yang ada pada dirimu sebelumnya telah berhasil kamu benahi, kamu bisa menjadi lebih baik dan nggak melakukannya di lain waktu. Kamu wajib bangga pada dirimu sendiri. Seperti kutipan sang motivator Mario Teguh :

" Kalaupun semuanya salah walaupun anda sudah berupaya untuk membenarkan, biarkan saja berjalan salah, lalu perhatikan apa yang terjadi. "

Advertisement

BERHENTI UNTUK TERUS BERGANTUNG DENGAN ORANG LAIN, KAMU BERHAK BAHAGIA DENGAN CARA MU SENDIRI.

Dalam hidup kita memang saling membutuhkan satu sama lain. Kapanpun dan dimanapun kita pasti membutuhkan bantuan dari orang lain. Tapi, ada kala nya semua itu bisa kita lakukan sendiri dulu sebelum kita mencoba bantuan dari orang lain. Kamu bisa melakukan nya dan merasakan hasil nya atas kerja kerasmu sendiri. Karena terkadang mereka hanya sekedar ingin tahu bukan membantu, mereka hanya bisa mendengarkan tanpa membantu mencari celah dari permasalahan mu. Kamu bisa karena keyakinan mu, ini hidup mu, kamu yang tau kemana kamu akan mengendarai nya, dan sampai mana kamu akan berhenti. Kamu berhak bahagia karena jerih payah mu sendiri, dengan cara mu sendiri bukan bergantung dengan orang lain. Untuk mu yang sedang berlari kencang mencari kebahagiaan diluar sana, berusaha mendapatkan kebahagiaan dari orang lain, untuk apa? Toh kamu bisa mendapatkan nya sendiri kok. Nggak perlu capek-capek lari karena bahagia mu itu ada didekatmu, mungkin saja ia masih tertimbun didalam perasaan kacau mu itu sehingga kamu sulit menemui nya.

KAMU HANYA BELUM TERBIASA.

Setiap manusia pasti pernah mengalami perubahan dalam hidup. Ketika kamu lagi asyik-asyik nya berada di dalam zona nyaman tiba-tiba ada beberapa hal yang menyebabkan kamu harus berpindah dan membiasakan diri dengan kehidupan yang baru. Salah satu hal yang paling menghambat dan membuat fikiran mu kacau adalah ketika kamu mulai membanding-bandingkan hidup mu yang lama dengan yang baru. Kamu mulai mengeluh di tengah jalan, kamu merasa banyak perbedaan, dan kamu merasa nggak yakin. Hal yang seperti itu wajar jika kamu bisa menjalani nya dengan sebaik mungkin, dengan fikiran jernih dan energi yang positif. Karena hidup adalah perubahan, hidup adalah perpindahan. Kamu hanya harus terbiasa dengan segala perubahan yang ada.

KAMU HANYA MERINDUKAN DIRIMU SENDIRI.

Kamu hanya rindu pada dirimu sendiri, kamu merasa ada yang salah sehingga kamu merasa jalan yang sedang kamu lalui ini berliku dan curam. Saat fikiran dan hati mulai tak menunjukkan kekompakkan nya, terkadang kamu ingin berteriak sekencang mungkin " Aku rindu kehidupan ku yang dulu " Dimana saat itu kamu bisa tertawa selepas mungkin, menangis dan mudah lupa dengan permasalahan yang ada, kamu rindu itu semua kan? Kamu berhak mendapatkan nya kembali, tapi kamu harus ingat, masa itu adalah masa dimana kamu belum paham apa itu masalah, masa dimana beban mu hanya sebatas PR dari guru yang harus kamu kerjakan. Kebahagiaan yang harus kamu dapat nggak semudah ketika kamu mendapat sepeda dari Ayah karena berhasil menjadi juara di kelas. Semakin dewasa kamu akan mengenal satu persatu masalah , mencoba menyelesaikan masalah mu sendiri, belajar untuk introspeksi diri dan berbahagia atas jerih payah mu sendiri. Barang kali, itulah seni nya menjadi orang dewasa. Karena hidup yang susah adalah dimana kamu yang nggak bisa mengendarai nya dengan sebaik mungkin, kamu terlalu berusaha keras mencari kebahagiaan dan bantuan dari orang lain yang seharusnya itu bisa kamu lakukan sendiri. Semua akan mudah jika kamu bisa membuang semua fikiran buruk dan prasangka buruk terhadap orang lain.

Bahagia itu sederhana, cukup berawal dari tidak membenci dan selalu menanamkan energi positif setiap hari 🙂

Dariku, yang saat ini masih berusaha untuk membahagiakan diri sendiri.