Bang, nampaknya Adek sudah bosan dengan sikapmu yang "seperti ingin tapi tak ingin" itu, bosan menunggu sikap baik dan perhatianmu yang hanya kadang-kadang kau tunjukkan. Aku sudah bosan menggenggam setiap pengharapan yang kugantungkan atas dirimu, harapan yang setiap waktu kutunggu tapi tak kunjung kau jawab,

Aku sudah lelah menanti sedikit waktu dari tiap-tiap sibukmu yang tak pernah berujung.

Andai Abang tahu, selama ini aku sempurna menunggu berharap kau menyelesaikan setiap urusanmu tapi sampai kini tak pernah ada selesainya, tak pernah ada habisnya. Mungkin harapanku selama ini tersiakan Bang, Adek menyerah….

Mungkin sudah saatnya Adek membuka hari baru dan cerita baru, membereskan setiap ruang hati agar tak berantakan lagi dan layak untuk ditinggali, Adek akan membuka tirai-tirai kelabu itu agar ada celah buat sinar matahari yang lebih indah untuk menerangi. Akan kubuka jendela-jendela yang selama ini tertutup agar angin segar harapan baru segera dapat menyejukkan pengapnya jiwa yang kau tinggal.

Benar kata Bang Darwis, "Kadang kita memikirkan seseorang, menunggu reply sms, komen atau membaca postingan kita, menanti dia online, dan sebagainya. Tapi nyatanya seseorang itu justru sedang asyik dengan orang lainnya lagi, atau malah lagi asyik (maaf) ngupil.

Advertisement

Jadi lebih baik sibukkan diri memikirkan dan mengerjakan hal yang bermanfaat. Waktu itu berharga, jangan dihabiskan percuma".

Iya itu… Mungkin Abang sedang sibuk mengupil dan Adek sudah tak bisa menunggu lama lagi Bang, Maaf…

Mentari setiap hari terus bersinar, menerangi alam. Tak peduli apa yang terjadi. Tak pernah ada kebencian, tak pernah ada penyesalan, tak pernah meminta balasan, seperti itulah harusnya aku bersikap. Seperti pagi yang selalu memberikan harapan baru tak peduli hari mendung ataupun cerah seperti itulah aku harus berjuang, karena selalu ada harapan baru yang lebih baik setiap harinya setiap waktunya.

Seperti satu cerita berganti ke cerita yang lain, akan ada yang datang dan yang pergi. Selalu berharap yang datang akan lebih baik daripada yang pergi, yang datang akan membawa cerita baru yang lebih berwarna dan menyenangkan. Semoga saja….

Karena benar, dalam hidup kita akan ada orang yang hanya cukup tinggal dalam hati kita, bukan dalam hidup kita. Mungkin seperti itulah kamu Bang, cukup dalam hati bukan dalam hidupku. Karena seperti itulah keadaanya, biarlah kuterima dengan lapang dan penuh kedamaian.

Karena dalam hidup kita selalu penuh dengan misteri, maka biarlah aku melepaskan segala bebanku saat ini dan membuka hari baru dengan cerita yang baru, karena aku selalu ingin punya kebahagiaan yang menenangkan agar aku bisa membaginya dengan semua orang yang kutemui esok hari.

Karena aku ingin jadi cerita bahagia bagi orang-orang yang mengharap kebagiaan.

Hari ini aku melangkah memulai kisah yang baru, memandang kebahagiaan dengan sudut pandang yang berbeda, belajar bahagia dalam segala cerita, karena aku percaya…. Letak bahagia ada pada cara kita memandang hidup dengan cara yang bijaksana.