Kita semua tentulah ngarep banget pas saat jalanin satu hubungan dengan pasangan dan berakhir pada pernikahan. Sayangnya, cerita cinta tak selalu berjalan mulus kayak lewat tol pas waktu sepi banget. Selalu ada saja kendala yang buat hubungan tidak berhasil sampe ke pernikahan. Perbedaan prinsip, status sosial, status diri, bahkan sampe restu orangtua yang tak berhasil dikantongi, bisa menjadi salah satu penyebab hubungan pun kandas dengan kepingan-kepingan hati yang harus dibenahi.

Ada kalanya, kita bersikeras tetap ingin mempertahankan hubungan meskipun tanpa restu, tapi apa mungkin hubungan seperti ini bisa dibenarkan dan akan berakhir bahagia? Dan memang seegois itukah cinta? Cobalah renungi dan resapi lebih dalam hatimu, yakin dan percayalah bahwa kamu juga punya perasaan yang tak ingin mengecewakan orang tuamu yang sudah ngerawatmu dari orok sampe kamu dewasa.

Perlu kamu ketahui, rasa ego ingin bersama dan tak ingin mengecewakan ortu justru bisa menjadi dua hal yang kontra dalam dirimu yang bisa bikin munculnya ketakutan akan masa depan, dan bikin kamu galau. Teman, saat hubunganmu dengan pasangan terkendala restu orangtua cobalah untuk mikir lebih dalem banget tentang hubungan kalian. Masa depan hubungan kalian dimulai saat kamu dan pasanganmu memutuskan bersama.

Tetapi yang perlu kamu sadari, pernikahan bukan hanya masalah kamu dan pasangan saja. Pernikahan adalah menyatukan dua keluarga, suka atau tidak suka, keluarga terutama orang tua berperan penting terhadap rencana pernikahanmu pastinya. Pilihan mempertahankan keinginan menikah dengan orang yang kamu cintai atau memilih keluarga adalah dua cinta yang berbeda. Keduanya gak bisa dibandingin ataupun dipilih. Karena memang keduanya adalah dua hal yang berbeda. So, jangan maksa tuk memilih.

Alih-alih menyakiti banyak orang, cobalah berusaha menjadikannya satu kesatuan dengan akhir yang menyenangkan. Kalau selama ini hubunganmu gak direstui oleh orangtua, cobalah usaha untuk menyakinkan orangtuamu klo pilihanmu memang tepat. Tapi pastikan dulu bahwa kamu dan pasanganmu yakin untuk hidup bersama, bukan hanya satu pihak saja. Selalu ingat untuk berjuang itu bersama bukan satu pihak saja.

Advertisement

Dan sebagian besar kita percaya kerasnya hati akan luluh dengan cinta, so gunakan cinta kalian untuk menyakinkan orangtua bahwa keputusan kalian benar. Mungkin tidak mudah, tapi tidak ada yang tidak mungkin bukan? Selama kamu dan pasangan percaya, semua akan baik-baik saja dan berakhir bahagia.

Cinta tak boleh egois.

Selamat berjuang untuk cinta.