Pas mau ngampus, hangout, atau sekedar belanja, apa alasan kamu habiskan waktu berjam-jam hanya untuk memilih baju, atau habiskan berpuluh-puluh menit di depan cermin? Apa yang paling kamu khawatirkan jika kamu melewatkan itu semua?.

What is your main reason girls?.

Kamu ga percaya diri sama tampilan apa adanya dirimu? Kamu khawatir mereka mengernyit melihatmu yang tampak kuno? Atau khawatir kalah cantik dengan gadis lainnya?.

Hei, apapun yang mereka katakan, itu semua belum tentu benar adanya. Kamu cantik, kamu kuno, kamu ini, kamu itu, semua belum tentu begitu adanya. Kamu tak seburuk yang mereka katakan, pun tak sebaik yang mereka katakan.

Apa kamu mengerti, bahwa mengejar pujian dari seluruh manusia tidak akan pernah tercapai, kamu akan sakit sendiri jika menginginkan pujian dari semua orang, karena ketidak-sukaan itu akan selalu ada, menyelinap diantara senyum-senyum tipis di sekitarmu. Jika kamu berusaha hanya untuk mendapat pujian dari seluruh manusia, sungguh kamu sedang berjuang dalam kesia-siaan.

Advertisement

Mengapa kamu merias diri untuk mereka yang bukan siapa-siapamu? Kamu ingin menarik perhatian mereka? Ingin mereka jatuh hati pada kecantikanmu?. Bukankah kamu sudah menggerutu lelah menggunakan riasan itu susah payah setiap harinya? Bukankah kamu menghela napas ketika satu-persatu dari mereka mulai luntur saat dirimu sedang menghadapi hari tersibuk?.

Lalu mengapa kamu masih menyusahkan dirimu sendiri? Jangan membohongi diri sendiri, tinggalkan bila kamu memang tidak menyukainya.

Kamu ga perlu terkekang sama mayoritas di sekitar kamu, yang berpakain super minim, yang habiskan waktu luang di salon, dengan barang-barang branded mereka, dan make up yang mempercantik mereka. Kamu ga perlu khawatir dengan dirimu yang tidak bisa seperti mereka sampai mati-matian meminta uang ekstra untuk hal-hal demikian, ditambah lagi rela melakukan hal yang melanggar norma hanya demi barang-barang pemercantik itu.

Kau tidak perlu melakukan itu. Mengapa? Karena sejatinya, hidup ini bukan tentang siapa yang paling cantik, ataupun paling menarik. Kau tidak perlu memaksakan diri untuk tampil seperti gadis glamour di sekelilingmu. Kau tahu, kau bukan diminta Tuhanmu untuk merias diri seindah mungkin sehingga menarik mata semua orang terutama lawan jenismu.

Bukankah, membiarkan mereka jatuh cinta karena kamu menjadi dirimu sendiri adalah jauh lebih indah? Membuat mereka kagum atas cerdasnya emosional dan spiritualmu, juga tulusnya dirimu bukankah jauh lebih baik dibandingkan membuat mereka kagum pada parasmu?.

Kamu hanya perlu terus menggali potensi dalam dirimu, memperbaiki hatimu, dan (terus) berusaha untuk menjadi versi terbaik dari dirimu sendiri, bukan tergila-gila untuk merias parasmu, kemudian mengikuti gaya gadis lain yang begitu glamour, bukan itu yang terpenting.

Sadarkah kamu, wahai gadis manis yang sedang membaca ini sekarang, sadarkah kamu bahwa kamu dikaruniai kecantikan yang sederhana dariNya, kecantikan yang dipancarkan dari ibadah tulusmu, yang tak luntur meski keringat mengalir deras bahkan ketika kamu basuh ribuan kali sekalipun. Kamu memiliki kecantikan itu dengan kesederhanaan yang mengirinya. Maka teruslah dalam kesederhaan itu, berusahalah membuat dirimu tampak bersahaja, biar cantiknya hatimu yang menghiasi bumiNya ini.

Tentu Bumi ini akan sangat indah dengan kecantikan itu.

Bagaimana, kau sedikit lega sekarang?.

Temanku, biar ku katakan, manusia di dunia ini penuh dengan ketidak-sempurnaan. Seseorang menasehati, padahal iapun belum seperti apa yang ia ucapkan. Seseorang berusaha untuk terlihat cantik, namun selalu ada yang mencibir tampilannya. Maka kau tidak perlu khawatir dengan cibiran orang di sekitarmu, kadang batu-batu kecil menyelinap diantara nasi kesukaanmu. Iya kan?.

Katakan pada dirimu sendiri, mulai hari ini dirimu bebas, bebas dari kekhawatiran akan cibiran orang lain tentang dirimu atau tampilanmu, bebas dari kekhawatiran bahwa tidak ada yang tertarik oleh parasmu, dan bebas dari keinginan menjadi seperti mereka yang bak toko barang mahal berjalan, hari ini kamu tau Tuhanmu mencintai kesederhanaan pada dirimu, hari ini kamu tau cerdasnya emosionalmu, tulusnya ibadah dan kasih sayangmu jauh lebih berharga dibandingkan mempercantik parasmu.

Tersenyumlah, kamu sudah cantik, berhentilah berias berlebihan. Berusahalah untuk terus mendapat cinta-Nya, teruslah menjadi gadis sederhana kesayanganNya, cukuplah dirimu memperbaiki diri dengan menjadi versi terbaik dari diri kamu sendiri.

Do a great job today, you’re awesome, girls.
Cheers!