Sangatlah tidak enak saat kita disepelekan, dihina apalagi diinjak orang lain. Apa yang harus kita lakukan jika kita mengalami hal seperti itu? Diam saja atau melawan?

Ketika kita dianggap lemah oleh orang lain, kita tidak perlu membalas. Dari situ kita belajar sabar, dan saat itu pula kita harus siap untuk membuktikan bahwa kita kuat. Dimulai dengan memaafkan sikap orang lain yang telah menyakiti kita. Berdoa bagi mereka yang telah menganiaya kita memang tidak mudah. Tapi kita harus lakukan itu. Karena hanya kepada Dia perlindungan kita saat kita terinjak. Dia tempat perlindungan pada waktu kita sesak. Dan setiap kita yang mengenal dan percaya pada-Nya. Setiap kita, yang mencari Dia, tak akan pernah ditinggalkan-Nya.

Semua yang berbeban berat dan letih lesu, datanglah dan bicaralah padaNya. Dia akan menghiburmu dan mengangkat segala sesak mu, menggantikannya dengan ketenangan, damai dan suka cita yang belum tentu dirasakan oleh orang yang sudah membuat kita terluka. Asal kita benar benar tulus memaafkannya.

Kita dapat hikmat dari setiap perkara yang terjadi dalam kehidupan kita, baik yang susah ataupun senang. Kita juga bisa belajar banyak tentang kesabaran, ketulusan dan memaafkan. Semoga dengan sikap yang baik, kita bisa jadi teladan bagi orang – orang di sekitar kita.