Aku bingung harus mulai dari mana, karena rasanya kisah ini tidak dapatku rangkai dengan kata-kata, namum kata-kata yang kumakasud bukan kata-kata para pujangga cinta…

Bagi teman, sahabat ataupun orang lain yang membaca tulisan ini, mungkin Kalian menganggapnya hanyalah tulisan konyol yang tak bermakna, mungkin juga Kalian menganggap ini hanyalah rangkaian kata layaknya para pujangga cinta, dan mungkin banyak lagi anggapan-anggapan lain dari kalian, namun yang harus kalian ketahui ini adalah pesan dari hati yang belakangan ini membuatku terganggu.

Dulu ada seseorang yang menempati ruang hati ini, aku pikir dia akan tinggal selamanya di sana, dan saat itu aku kunci hati ini agar tidak ada lagi yang bisa masuk. Dengan berjalannya waktu, entah menggapa ada ruang hati lain yang menyediakan tempat yang mungkin dia anggap lebih layak baginya, dan pada saat itu dia tinggalkan ruang di hati ini sehingga membuatnya menjadi kosong tak berpenghuni.

Setelah berjalannya waktu aku mencoba melihat dan menilai adakah yang ingin mengisi kekosongan di hati ini, dan ternyata ada beberapa orang yang pada saat itu bergiliran mecoba mengetuk dan membukanya namun alhasil mereka semua gagal membuka dan tinggal di sana. Sempat aku berpikir apakan hati ini telah diboikot oleh sia yang dulu pernah tinggal di sana lalu pergi meninggalkannya, tapi rasanya tidak. Karena aku sudah benar-benar mengiklaskannya tinggal di hati yang lain.

Setelah beberapa lama hati ini kubiarkan kosong tak berpenghuni, tibalah sosok dirimu datang menghampiri dan rasanya hanya kamu yang bisa membuka dan masuk di ruang hati yang kosong ini.

Advertisement

Namun masalahnya, apakah kamu mau tinggal di sana?

Bukan hanya sekedar atau sementara tapi selamanya, karena aku tidak ingin lagi menyakiti dan disakiti. Sudah terlalu banyak korban yang terjatuhan, sudah terlalu sering juga menjadi korban dari kejamnya harapan cinta.

Aku tahu kalu kamu tidak tahu apa yang sedang aku rasakan ini, sejujurnya aku sangat ingin kamu tahu yang kurasakan saat ini namun aku binggung harus gimana caranya agar kamu tahu.

Kata orang cinta harus diunggkapkan!

Kalau boleh tahu, diungkapkan bagaimana yang orang-orang maksudkan itu? Apakan dengan ucapan I LOVE YOU, I MISS YOU, atau I NEED YOU?

Hmm.. Rasanya kalau cuma ucapan itu yang dimaksud, mungkin pada zaman sekarang anak SD saja sudah tahu dan mampu mengucapkannya. Kalau cuma diunggkapkan dengan ucapan itu saja rasanya hati ini juga kurang puas mengungkapkannya, karena yang aku harapkan jauh lebih dari dari itu.

Sempat aku berpikir dan bertanya pada diriku sendiri, kenapa harus kamu? Tapi diri ini juga tidak mampu menjawabnya.

Hmm..

Mungkin sahabat, teman atau orang lain yang membacanya menganggap aku terlalu lemah.

Memang! Aku memang lemah, karena yang aku harapkan jauh lebih besar dari pada yang kalian pikirkan.