FLAKKA; ANGGOTA MIRASANTIKA YANG SAMA-SAMA JAHAT

Sebut saja namanya Flakka. Obat ini disebut gravel atau kerikil karena berbentuk seperti potongan kristal putih seukuran kerikil di dalam akuarium. Mirasantika jenis narkoba yang disebut "Flakka" sudah lama viral di kalangan netizen, tapi ada baiknya saling mengingatkan: please, jauhi! Penasaran ilmunya boleh, tapi jangan barangnya, wujudnya, sensasinya, ataupun rasanya.

Lebih jauh lagi, sedikit saja overdosis obat, baik itu dhiisap, disuntikkan, ataupun disedot lewat hidung, dapat menyebabkan gejala ekstrem. Sebagian ahli menyebutnya “excited delirium”, yakni terjadi lonjakan adrenalin secara ekstrem dan dapat menimbulkan perilaku kekerasan. Dalam kondisi ini, suhu tubuh juga bisa melonjak sangat tinggi.

Dari data pemakai yang didapat, ada informasi bahwa ketika mengkonsumsi barang haram ini, maka rasanya seperti terbang, melayang, dan rileks sekali. Makanya jangan heran jika sampai hari ini narkoba seakan nggak hilang karena banyak orang yang tergiur akan sensasi tersebut. Namun, konsekuensinya harus mau merelakan raga dan jiwa rusak perlahan-lahan.

Kata pecandunya, hampir semua jenis narkoba memiliki efek menyenangkan; tapi untuk tipe Flakka lain ceritanya. Jangan berharap terbang melayang bagai bintang. Justru pengguna Flakka seringnya mengalami paranoid yang parah yang berujung pada perilaku menggila. Tak hanya itu, efek lain Flakka juga membuat pengkonsumsinya menjadi seperti zombie yang hidup, tapi mati (Zaman edan, Cak!).

Advertisement

Entah bagaimana penyebarannya, namun kita anak muda wajib menjauhkan generasi Indonesia terhadap Flakka karena kabarnya, narkoba satu ini memiliki penyebaran yang cepat dan luas!

***

BERASA MAIN FILM "TRAIN TO BUSSAN"

Seorang wanita yang sedang duduk di kereta tiba-tiba berperilaku aneh, bergeliat tak jelas. Tak selang lama, ia memukul dan menampar pria yang duduk tepat di samping kirinya. Pria tersebut bingung dan mendorong wanita agar menjauh. Masih dalam posisi yang membingungkan, si pria membalas pukulan ke wajah wanita yang diduga mendapat efek dari penggunaan Flakka. Walaupun akhirnya dilerai penjaga yang bertugas, tetap saja kejadian tersebut mengerikan dan patut diwaspadai.

Insiden tersebut, dan beberapa insiden lain yang terjadi di Florida akhir-akhir ini disebabkan oleh Flakka. Obat terlarang ini harganya hanya sekitar US$5 (Rp 64 ribu) per botol.

Menurut polisi, Flakka bahkan lebih mudah didapatkan dalam jumlah kecil melalui pos, dibanding dengan narkoba sintetis lain seperti ekstasi. Bahan aktif Flakka adalah senyawa kimia yang disebut alpha-PVP, yang menurut daftar Badan Obat-obatan AS merupakan zat yang paling mungkin disalahgunakan. Zat ini biasanya dibuat di luar AS seperti Tiongkok dan Pakistan.

Flakka berasal dari turunan kata Bahasa Spanyol yang berarti seorang wanita langsing dan cantik. Biasanya dijual dalam bentuk kristal, sering juga digunakan di rokok elektronik (yang kini juga populer di kalangan muda, dan beberapa cara lain.

“Seorang pecandu menggambarkannya sebagai 'kegilaan lima dolar',” kata Don Maines, konselor terapi obat di kantor polisi Fort Lauderdale. "Mereka tetap ingin mencobanya karena sangat murah. Mereka merasa lebih kuat dan lebih sensitif terhadap sentuhan. Tapi kemudian menjadi paranoid.”

***

Hal penting yang harus diketahui bahwa Flakka menyebabkan penggunanya merasa memiliki kekuatan super dan kemarahan yang seakan bisa meledak seperti Hulk.

Flakka juga mengandung senyawa kimia yang disebut MDPV, bahan utama pembuat bath salts atau garam mandi. Senyawa kimia ini menstimulasi bagian otak yang mengatur mood, hormon dopamin, dan serotonin. Kokain dan methamphetamine memiliki cara kerja yang sama di otak. Namun, senyawa kimia pada Flakka meninggalkan efek yang lebih tahan lama.

Meski efek seperti sakaw yang ditimbulkan Flakka hanya berlangsung beberapa jam, hal tersebut bisa terjadi secara permanen pada otak. Tidak hanya tinggal di otak, obat ini juga dapat menghancurkan otak.

Mungkin akan memakan waktu beberapa tahun untuk mendapatkan data yang diperlukan, agar lembaga federal bisa mengeluarkan larangan resmi pada peredaran Flakka.

"Masalahnya adalah, ketika salah satu obat dilarang atau ilegal, produsen obat merespons dengan memproduksi sejumlah alternatif yang berbeda," kata Watterson.

***

KESIMPULAN

Drugs are evil.

Aku tak sepaham dengan slogan "Mensana En Corporesano", yang menyebut bahwa di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yg kuat. Namun..

Jiwa yang kuat akan mendukung tubuhmu yang sehat

Maksudnya adalah, apapun yang kita lakukan, jika kita berperilaku positif dari dalam diri, sesuai norma-norma agama dan kebaikan, memiliki tubuh dan mental yang sehat bukan lagi hal sulit.