Cewek suka ngode? Iyaa, karena kalian tidak peka.

Hal-hal seperti ini, bukan hal yang baru untuk wanita. Sebagai mahkluk yang ditakdirkan untuk menjadi sosok yang lembut yang penyayang dan diharapkan mampu mengerti, kami terlanjur menancap pada satu label dimana diam dan menurut adalah standar wanita yang baik. Mengaku saja, kalian para pria pasti senang dan bahkan mendambakan sosok seperti ini kan?

Tapi, sudahkah kalian tanyakan pada diri kalian sendiri, mengapa harus wanita yang seperti ini? Tidakkah kalian mau sedikit saja mengerti kami, kami juga punya sifat untuk memenangkan diri, belajar mengembangkan diri dan bebas layaknya kalian (dalam artian positif ya, bro!)

Cewe memandang semua cowok sama saat ia disakiti

Enggak men! You are totally wrong

Advertisement

Didunia ini siapa yang tidak pernah kecewa? Cuma kadar pengungkapan kecewa pria dan wanita memang beda. Pria yang memang notabene dicap makhluk kuat cenderung menyembunyikan segala sesuatunya dengan rapi, bahkan soal amarah dan kecemburuan. Berbeda dengan kami yang tercipta untuk terlihat "lengkap dan baik", terlanjur harus mengungkapkan kekecewaan kami saat kalian salah. Why? Jika kami tidak mengeluh, kapan kalian akan peka? Jika kami tidak bicara "semua cowok sama", kapan kalian akan tau isi hati kami mengenai kalian? Dan taukah kalian? Saat kami berbicara seperti itu, kami ingin kalian datang dan bicara langsung atau setidaknya menjelaskan, bahwa kalian hanya dalam proses pendewasaan diri, dan kami hanya sedang menantang kalian untuk berubah.

Please, stop menoleh pada yang lebih cantik dan bening.

Sekuat-kuatnya wanita, pasti akan cemburu jika kalian memandang pada yang lebih cantik.

Men, what's on your mind?

Kurangkah kami mendampingi kalian selama ini? Kurangkah kami dimata kalian, sementara kami rela ke salon demi menjadi indah untuk kalian, demi melihat kalian tidak malu bergandengan dengan kami? Dan satu persatu pertanyaan ini membuat kami paham dan belajar akan diri kalian, tidak sedikit memang yang merengek meminta pasangannya sadar tapi kebanyakan para pria tetap tidak peka akan arti menghargai.

Saat putus, kami akan menghindar. Dan kalian juga malah menunjukkan sosok careless nan childish.

Ini sebenarnya hanya trik kami untuk menguji, seberapa penting arti kami ketika kalian memutuskan untuk mengakhiri hubungan. Kami menjauh bukan untuk menunjukkan perasaan tidak sayang, tapi kami ingin meihat seberapa hebat perjuangan kalian.

Katanya kami adalah makhluk yang selalu benar dan kalian selalu salah.

Entah darimana awal virus ini, lalu kalian mempercayainya. Adakah hati yang cukup kuat menerima kata-kata ini padahal kalian sendiri sudah tau sedalam apa perasaan kami. Hei, kami juga ingin dimengerti, kesayangan .

Tapi seiring waktu, kalian sendiri yang menunjukkan kalau kalian memang salah. Dari 10 wanita yang dicap seperti ini, kebanyakan mantan pacarnya sendiri yang akhirnya menunjukkan kalau mereka memang makhluk yang salah. Right?

Masa lalu kami kelam, lalu kenapa kalian permasalahkan?

God never making class, human modify.

Kutipan ini sangat ngena buat kami yang suka dibanding-bandingkan dengan wanita yang terlihat lebih classy. Buka fikiran kalian, buka mata kalian, apa ada masa yang lebih gelap dari masa lalu? Tapi kalian juga bisa lihat kan, pelangi selalu hadir setelah hujan mendung dan badai berkali-kali kan?

Abang mau lamar adek, tapi adek harus berubah.

Oke, mungkin berubah lebih baik akan kami lakukan, but just dont show me you treat me as a doll. When i'm cute, you'll be glad. When i'm bad, you be mad. Just dont, baby.

Ketahuilah, kami sangat paham perasaan kalian. Kami tau, kalian ingin terlihat bangga membawa kami sebagai istri yang baik solehah atau pintar memasak, tapi tolong caranya bang diubah mintalah kami secara baik-baik, perlihatkan kalian ikhlas menerima kami, karena wanita memang ingin diterima sepenuh hati agar dapat mencintai dengan seluruh hati.

Cewe berjilbab selalu menjamin kebaikan.

Jangan marah dulu ya sist. Kali ini, saya hanya ingin meyakinkan pada semua pria, nilai suatu barang jangan hanya dilihat dari bungkus. Sebaguism apapun bungkusnya, manusia tetaplah manusia yang bisa salah. Ini nyata, jangan mengelak. Kita memang hidup dalam pusaran pencitraan dan kenyataan yang nyaris hampir tak ada beda. Bukan sekedar bungkusnya bro, tapi lihat caranya menjaga diri.

Well,

Semoga setelah kalian membaca ini, kalian lebih tau akan hati wanita. Kami hanya ingin dicintai orang yang kami cintai, sebab kalianlah yang menguatkan kami.

Kalian para pria yang kami harap dewasanya tidak telat.