Sudah sekitar dua puluh tahun dirimu bernafas, beraktifitas sesuka hati hingga terkadang lupa pada Sang Ilahi. Dari jam dua belas malam hingga jam dua belas malam lagi, memutar – mutar kepala bagaimana bisa hidup dengan bahagia. Melunakkan otot – otot dan pikiran sepenuhnya pada kertas tak bernyawa, atau gadget – gadget masa kini yang melenakan diri. Rela menjadi budak waktu sampai – sampai dua puluh empat jam pun terasa kurang. Deadline A B C D tak kunjung usai sedangkan waktu mengejar tanpa kenal lelah. Dan lebih lupa lagi kalau – kalau umur juga semakin berkurang. Jangan ditanya bagaimana dengan kematian, pastilah ia semakin mendekat.

Entah bagaimana kecintaanmu pada benda – benda tak bernyawa hingga waktumu kau berikan seluruhnya. Sedangkan mengingat Sang pemberi hidup pun seringkali lalai. Lembaran – lembaran merah rupanya menjadi pemicu kebahagiaan hingga rela semuanya kau korbankan. Dunia begitu kau sayangi melebihi apapun. Bagaimana dengan akhirat ?

Hingga suatu hari wanita cantik kau temui. Parasnya begitu menggoda siapa saja, tak terkecuali kamu. Pandangan pertama telah membuat membran – membran jatuh cinta bekerja. Tak lupa ratusan lembaran merah terbuang sia – sia untuk bercinta. Cinta terkadang gila, menggilakan raga yang semula biasa saja.

Benda – benda tak bernyawa tak henti menikungmu dari iman, kemudian cinta, lagi – lagi menjauhkan dari Sang Maha Pemberi. Tak hanya cinta, dunia sama gilanya. Membuat semua mabuk kepayang berlumur nikmat. Kemudian lupa dari mana nikmat itu berasal. Bagaimana Penciptamu tak cemburu melihat manusia – manusia yang semakin langka atas syukur? Dan kamu masih bertanya mengapa tiba – tiba semua nikmat diambilNya kembali?

Membalikklah. Perhatikan sejenak. Bahwa dunia telah merebut imanmu, harapmu sudah tidak lagi padaNya melainkan pada semua yang kamu anggap membahagiakan, maka Penciptamu mengambil semuanya, menyadarkanmu bahwa sesungguhnya semua nikmat datang dariNya dan pengharapan hanya patut digantungkan padaNya.

Advertisement

Jangan buat Penciptamu cemburu atas semua kuasa dunia terhadap akhiratmu!