" Beberapa punggung ada, namun tetap bahumu yang menjadi tempat ternyaman untuk berbagi cerita"

Terima Kasih untukmu yang selalu ada, yang mau mendengarkan segala keluh kesah, melebur menjadi tawa. Kita yang dulu (pernah) bersama. Kini cukup terlabel Teman (saja). Banyak rasa yang dulu kita punya. Banyak kisah yang tlah menjadi cerita. Hingga menjadikan kita lebih dewasa dalam menyikapi permasalahan yang ada.

Permasalahan hati yang sebenarnya masih menjadi bahasan utama. Kita memang sudah merelakan kisah yang sudah sudah. Kita juga sadar, ada hati lain yang harus kita jaga. Percayalah berteman denganmu masih menjadi hal yang luar biasa.

"Kamu, yang selalu ada untukku

mantan yang masih mau menjadi teman,

merupakan wujud sebuah Kedewasaan"