Aku yang selalu rindu akan hadirmu di sisiku. Aku rindu semua hari yang telah kita lewati pada saat itu. Mengapa sang waktu begitu cepat berlalu? Mengapa waktu bersamamu kemarin terasa begitu cepat. Inginku stuck pada hari itu, dimana pada saat itu kita sedang menghabiskan waktu bersama.

Sayang, kini saatnya kamu kembali ke kotamu dan aku disini di kota perantauanku. Sesaat melepasmu pulang sungguh menjadi hal yang terberat untukku. Rasanya aku tak merelakanmu untuk pulang, ya, aku ingin kamu tetap disini bersamaku. Tapi lagi-lagi aku tak ingin egois, kamu disanapun punya segala kegiatan yang selama seminggu ini kau korbankan hanya demi aku, hanya untuk menemuiku.

Berada jauh darimu sungguh membuatku selalu merindukanmu meski kita baru saja bertemu. Jagalah hatimu hanya untukku. Jangan pula kau berubah hanya untuk wanita lain diluaran sana. Ingatlah perjuangan kita untuk bisa saling bertemu.

Selama kita masih berada di kota yang berbeda, selama itupun aku masih terus merindukanmu. Aku mencintaimu. Aku menyayangimu. Semoga Tuhan segera mempersatukan kita dalam tali pernikahan.