Aku sangat menikmati skenario cinta yang Tuhan beri dihidupku. Bagaimana cinta pernah membuatku menjadi wanita paling bahagia, juga pernah membuatku menjadi wanita paling murung sedunia. Tapi, di usiaku yang sedewasa ini, aku menitipkan pengharapanku sepenuhnya pada Tuhan. Karena kuyakin, Tuhan menciptakan semua insan berpasangan tak terkecuali.

Sering aku mengulang sebuah doa indah, yang kutahu doa ini pasti sudah dikenal banyak orang. Kuulang doa ini, di tengah malam saat semua orang sudah terlelap. Aku selalu berbisik pada Tuhan:

"Tuhan, aku berdoa untuk seorang laki-laki yang akan menjadi bagian dalam hidupku..

Laki-laki yang benar-benar mencintai MU melebihi apapun. Laki-laki yang akan menempatkanku di tempat ke-2 dalam hatinya, setelah ia mencintai MU.

Laki-laki yang hidupnya tidak untuk dirinya sendiri, tapi untuk MU.. Yang paling penting adalah, aku menginginkan hati yang sangat mencintai dan haus akan MU, dan mempunyai kerinduan untuk meneladani MU.

Ia harus tahu untuk siapa & untuk apa ia hidup, jadi hidupnya tak sia-sia. Seseorang yang bukan saja mempunyai otak cerdas tapi juga hati yang bijaksana. Laki-laki yang bukan saja mencintaiku tapi juga menghargaiku.

Laki-laki yang bukan saja mengagumiku tapi juga mengingatkanku sewaktu salah. Laki-laki yang dapat menjadi sahabatku di setiap waktu & situasi. Laki-laki yang dapat membuatku merasa seperti perempuan saat aku disampingnya…

Tuhan.. aku tak meminta laki-laki yang sempurna, tapi aku meminta yang tidak sempurna..

Laki-laki yang membutuhkan dukunganku untuk semangatnya. Laki-laki yang membutuhkan doaku untuk hidupnya. Laki-laki yang membutuhkan senyumku untuk menghilangkan kesedihannya. Laki-laki yang membutuhkan cintaku sehingga ia merasa dicintai. Laki-laki yang membutuhkanku untuk membuat hidupnya indah.

Ya Tuhan.. aku juga meminta, buatlah aku menjadi perempuan yg dapat membuat ia bangga.

Berikan aku hati yang benar-benar mencintaiMU Tuhan, agar aku dapat mencintainya dengan cintaMU. Berikan aku tangan yang dapat selalu berdoa untuknya. Berikan aku mata yang dapat melihat banyak hal baik dari dirinya. Berikan aku mulut yang dipenuhi dengan kebijaksanaan hingga aku bisa mendukungnya setiap hari. Berikan aku bibir yang akan selalu tersenyum untuknya setiap pagi.

Tuhan.. aku tahu Engkau menginginkan kami bertemu pada waktunya .. Dan Engkau akan membuat segala sesuatu indah pada waktunya ..

Amin .."

Lantunan pengharapan sederhana yang selalu kuulang pada Tuhanku. Lantunan indah yang akan menjadi pelangi saat Tuhan 'mengiyakan'. Belum nyata memang, namun aku tak pernah ragu untuk mengimani bahwa campur tangan Tuhan tak pernah terbatas, apalagi hanya untuk mempertemukanku dengan jodoh yang baik.