Di Indonesia, banyaknya pendengar/penikmat musik tak sebanding dengan banyaknya komposer musik di Tanah Air. Lagu yang mayoritas terdapat di gadget, yang diputar di kendaraan, di ruang tunggu, bahkan ada yang memutar musik di rumah sakit. Tentu kita tidak bisa menafsirkan sendiri efek yang dihasilkan dari musik yang diputar tersebut.

Seorang yang hobinya mendengar musik saja, pastilah berbeda dengan sang komposer (pembuat musik). Umumnya, para pembuat musik pastilah memikirkan ide mereka dalam membuat musik. Bahkan, mereka rela begadang semalam suntuk untuk memikirkan, untuk merangkai, untuk menyatukan nada satu dan yang lainnya tidaklah mudah.

Banyak dari kita menganggap bahwa membuat sebuah musik, katakanlah lagu yang hanya berdurasi 5 menit itu mudah. Padahal, seorang pencipta lagu dan komposer musik itu sendiri pastilah memikirkan efek yang timbul setelah orang lain mendengarkan karyanya. Musisi cerdas akan memikirkan hal itu.

Walaupun ada beberapa musisi yang menciptakan musik ataupun lagunya hanya dadakan, itu juga akan mendapat respon yang dadakan juga, saya yakin akan hal itu. Keistimewaan seorang komposer musik tidak terlepas dari karya-karya yang dia hasilkan, sebagai contoh yang akan saya ambil adalah Mozart dan Beethoven. Dua komposer musik ini sangat jeli, bahkan mereka menulis tangan sendiri bahasa musik (notasi), karena kala itu belum ada alat secanggih sekarang. Komponis pada masa itu pastilah memikirkan sangat jauh agar para pendengarnya dimanjakan dengan hasil yang didapat setelah orang lain mendengar karyanya.

Hal tersebut berbeda dengan zaman sekarang ketika potongan lagu mulai dikemas dalam bentuk elektronik. Kemasan musik sekarang dan dulu sangatlah berbeda. Kita menganggap membuat musik adalah hal yang sangat mudah. Padahal seorang komposer harus memutar otak untuk meracik senjata yang mampu menembus telinga dan hati pendengarnya.

Jangan anggap musik rendah

Advertisement

Musik merupakan sesuatu yang sangat sakral bagi kaum pemuja roh. Ada beberapa suku yang tidak saya sebutkan, memiliki kaitan penting dengan musik. Musik digunakan menjadi alat untuk menghubungkan dunia ini dengan dunia roh. Tentunya bukan musik yang biasa kita dengar. Ada musik yang mengandung nada ataupun suara tertentu yang akan memanggil roh tersebut. Jadi kita tidak bisa nge-judge musik itu hal yang biasa dan mudah, dikarenakan hanya tinggal memainkannya saja. Hal ini lebih dari itu, musik dapat memengaruhi pemain dan pendengarnya.

Musik dapat menyihir

Harus diyakini bahwa musik bisa menyihir siapa saja yang mendengarnya. Contohnya musik latar dalam film yang mempunyai komposisi yang sangat magis, bahkan komposer musik film memutar otak untuk memberikan dukungan suara yang didengar menjadi lebih seram. Pernahkah kalian mendengar musik kuda lumping yang pada saat tertentu para, pemainnya dapat mengalami hilang kesadaran. Hal ini yang menyebabkan musik dapat dikatakan sebagai alat sihir. Pernahkah mendengar kalimat “Bahwa ditiuplah sangkakala di hari akhir zaman”, itu merupakan kalimat yang ditafsirkan akan nada suara yang ditiupkan seolah seperti trompet. Hal ini menambah daftar yang sangat banyak menguatkan bahwa musik dapat menyihir.

Music = do’a

Di sebagian ajaran, ada yang melakukan persembahan musik sebagai ibadah dan do’a mereka. Tidak bisa dikabulkan doa tanpa musik, maka kuatlah musik yang berfungsi di segala hal di kehidupan kita ini. Bahkan ada yang rela pindah ajaran agama demi musik. Musik sebagai sarana doa sangat mendukung agar badan jiwa kita terbuka menghadap Tuhan dengan sokongan musik tersebut. Musik juga digunakan saat membaca alunan kitab suci di ajaran tertentu, maka panjatkanlah do’a dengan musik. Bukan panjatkanlah musik dengan do’a, walaupun beberapa orang mengatakan hal ini bagai ular kepala dua.

Music dapat ditulis

Memang musik dapat ditulis di sebuah kertas dengan menggunakan bahasa musik sendiri, yaitu berupa bahasa yang memiliki simbol-simbol istimewa. Bahasa musik hanya dapat dibaca oleh seorang yang mempunyai kemampuan dalam memainkan musik tersebut. Bahasa musik mengandung simbol yang mempunyai sejarah yang cukup panjang juga. Musik dapat ditulis dengan goresan pensil di kertas. Keuntungan tersendiri bagi orang yang bisa membaca simbol musik ini, terlebih dia bisa membaca simbol lainnya seperti huruf alphabet, bahasa Sanskerta, tulisan Arab, tulisan Cina, sampai tulisan simbol musik. Ini yang membuat kecerdasan seseorang semakin terasah karena kemampuan membaca bahasa yang lebih dari satu.

Musik tidak kenal waktu dan tempat

Berapapun usia kamu, di manapun kamu berada, kamu bisa memainkan musik walau tanpa adanya alat musik itu sendiri. Tuhan baik memberi kita organ tubuh yang bisa dibuat sebagai instrumen musik yang sangat indah. Contohnya mulut sebagai penghasil suara, jantung yang berdetak adalah ritme dan pengukur tempo yang baik. Musik itu sendiri sudah ada pada tubuh semua manusia. Bahkan kaki juga dan organ tubuh lainnya, jadi di manapun kita, tetap bisa menghasilkan musik, musik adalah suatu hal yang istimewa.

Musik anugerah Tuhan

Saya yakin Tuhan punya alasan sendiri menciptakan manusia yang bisa mengolah musik. Bayangkan dunia ini tanpa musik. Saya yakin seorang pun akan hampa hidupnya tanpa musik. Bahkan, ada yang meregang nyawa karena musik. Musik yang terdapat dalam jiwa manusia terpatri sangat dalam di dalam jiwa manusia. Belum lagi anugerah otak yang mudah memainkan dan menciptakan musik itu sendiri.

Musik itu tantangan hidup

Banyak orang yang berjuang dalam bermusik, bahkan rela menghabiskan sebagian hartanya hanya untuk bereksperimen dengan musik. Ada yang jatuh miskin. Ada yang kelaparan. Inilah tantangan dalam bermusik, namun kita sebagai penikmat musik hanya bebas mendengarkan musik dengan santai, tanpa memikirkan komposer yang membuat musik itu sendiri. Bahkan yang membuat tragis adalah ketika kita mendengar karya seorang komposer yang dibajak dan dijual bebas. Inilah yang dikatakan tantangan hidup.

Damai bersama musik

Anggaplah kita mendengar musik dengan damai. Tapi kita tidak bisa menafsirkan musik itu pembawa kedamaian. Banyak orang yang bertempur karena musik. Bayangkan ketika lagu kebangsaan ditiru dan diubah lirik lagunya menjadi jelek. Bahkan semua elemen negara akan membela lagu kebangsaan mereka. Sebuah negara mempunyai 1 lagu kebangsaan yang sangat sakral. Musik di sinilah yang membawa arti kedamaian sesungguhnya. Tidak banyak orang yang bisa berhasil sebagai komposer lagu kebangsaan.

Maka dari itu, marilah kita hargai dan apresiasi pemusik apapun dan komposer musik apapun. Saya yakin, mereka mempunyai jiwa yang besar menyumbangkan hasil pemikiran mereka dalam bentuk bunyi. Sekian salam saya.