Kamu sudah menjalin hubungan dengan pacarmu selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun. Kamu begitu menyayayangi dan mempercayai pasanganmu, sehingga tidak pernah terpikirkan olehmu dia akan menyakitimu. Suatu kali, kamu memergoki pacar kamu sedang chatting dengan wanita/pria lain. Chat tersebut berisi pesan-pesan mesra, tidak mungkin diketik oleh yang berstatus sekedar teman biasa. Atau suatu kali temanmu melapor melihat pacarmu sedang jalan berdua saja dengan wanita/ pria lain. Ketika kamu tanyakan pada pasanganmu, dia tidak bisa memberikan penjelasan yang masuk akal. Dia yang selama ini kamu percayai sepenuhnya, ternyata diam-diam menjalin hubungan lebih dari teman dengan wanita/pria lain. Inilah empat tahapan yang bisa kamu lalui jika kejadian ini menimpamu:

1. Luapkan Kesedihanmu Sepuas-puasnya

Ketika kamu mengetahui pacarmu diam-diam selingkuh, hatimu hancur. Kepercayaanmu hilang dan kekecewaanmu tak terbendung. Kamu merasa dibohongi. Kamu pantas untuk marah dan bersedih. Pergi ke kamarmu dan menangislah sepuas-puasnya. Datangi sahabat terbaikmu dan ceritakan masalahmu hingga puas. Tulis puisi atau menggambarlah sebagai peluapan emosimu. Pergi sendirian atau dengan teman ke tempat-tempat yang kamu inginkan. Makan makanan kesukaanmu sebanyak yang kamu mau. Lakukan olah raga kesukaanmu hingga badanmu kelelahan. Kerjakan hal apapun yang bisa membuatmu meluapkan kesedihan dan kemarahanmu, selama tidak merugikan orang lain.

2. Evaluasi Hubungan Kamu

Kamu sudah puas bersedih, kini saatnya kamu merenungkan hubungan kamu selama ini bersama dengan pacarmu. Apakah selama ini kamu berada dalam hubungan yang sehat dan positif?Atau sebaliknya. Hubungan yang positif adalah hubungan yang saling memberi dan menerima, tidak hanya salah satu pihak yang berusaha, tetapi keduanya. Terkadang jatuh cinta bisa membutakan, sementara patah hati bisa membukakan mata yang buta akibat jatuh cinta. Terkadang kamu harus mengalami patah hati untuk menyadarkan diri bahwa kamu berusaha terlalu keras untuk mempertahankan suatu hubungan, akibatnya kamu lupa dengan kebahagiaan dirimu sendiri.

Advertisement

Apakah kamu bahagia dengan hubunganmu sekarang?Apakah kamu menjadi pribadi yang lebih baik dengan pasanganmu ini?Apakah sebelumnya kamu dan pasangan saling mendukung untuk maju, atau malah sebaliknya. Cari tahu jawaban-jawaban itu dalam hatimu dan kamu akan mengetahui seberapa bernilai hubunganmu dengan pasanganmu untuk dipertahankan.

3. Bicara dari Hati ke Hati

Jika kamu dan pasangan benar-benar dewasa, janganlah saling menghindar. Luangkan waktu untuk berbicara berdua, dari hati ke hati. Lakukan ini ketika marahmu sudah mulai mereda. Ketika itu, kamu bisa mengungkapkan emosimu secara rasional, tidak berlebihan.

Ucapkan apa yang kamu rasakan, apa yang kamu pikirkan, apa yang kamu inginkan. Biarkan juga pasanganmu menceritakan apa yang dia alami dan rasakan. Ingat bahwa pasanganmu bukanlah pembaca pikiranmu seberapa lama pun kamu menjalin hubungan dengannya, begitu juga sebaliknya. Apapun yang kamu ingin bicarakan, utarakan saat itu juga. Jujurlah dengan dirimu sendiri dan dengan pasangan. Dengan saling berbicara dan mengetahui isi hati satu sama lain, kamu dan pasangan akan bisa mengambil keputusan dengan lebih baik.

4. Ambil Keputusan yang Terbaik

Sekarang, keputusan ada dirimu sendiri dan pasanganmu. Apakah kamu bisa memaafkan dan melupakan perbuatan pasanganmu atau tidak. Tiap orang bisa melakukan kesalahan dan menyesalinya. Jika ini pertama kalinya pacarmu berselingkuh, mungkin kamu bisa memberikan kesempatan kedua padanya. Dari evaluasi sebelumnya, kamu sudah mengetahui apakah hubunganmu cukup berharga atau tidak untuk dilanjutkan. Sekarang, apakah kamu sanggup untuk membangun lagi semuanya dari nol?

Tanyakan juga pada pasanganmu apakah ia yakin dan serius padamu. Kalau pasanganmu masih ingin coba-coba, sementara kamu ingin serius, akan sulit meneruskan hubungan kalian ke depannya. Perlu diingat, selingkuh untuk kedua kalinya atau bahkan lebih bisa jadi suatu kebiasaan. Jangan biarkan dirimu beresiko untuk sakit hati lagi. Jika ini sudah yang kesekian kalinya terjadi padamu, jangan terlalu banyak berpikir, tinggalkan pasanganmu sekarang juga. Tidak ada yang salah ataupun kurang dari dirimu. Kamu hanya bertemu dengan orang yang bukan ditakdirkan untukmu dan kamu berhak menemukan orang yang lebih bisa menyayangi dan menghargaimu.

Memaafkan adalah tingkatan tertinggi dalam mencintai. Ketika kamu berhasil untuk memaafkan, bukan berarti kamu pribadi yang lemah. Sebaliknya, kamu adalah pribadi tangguh yang berjiwa besar. Ketika kamu memaafkan, kamu siap untuk menjadikan pengalaman sebagai pembelajaran, agar jangan sampai kamu melakukan hal yang serupa pada siapapun yang menjadi pasanganmu kelak. Apa pun keputusan yang kamu ambil, maafkanlah kesalahan pasanganmu dan jangan sampai ada dendam yang tersimpan.

5. Siapkan dirimu untuk jatuh cinta lagi

Hubungan kamu dan pasangan sudah terlanjur layu sekarang. Rasa kecewa, sedih, dan marah masih tersisa dalam hatimu. Ketika kamu memutuskan untuk meninggalkan pasanganmu, lempar jauh-jauh semua hal yang bisa mengingatkanmu pada masa lalu. Buang atau sumbangkan semua barang pemberian bekas pacarmu. Hapus semua file, baik foto, chat history, dan pesan-pesan yang dapat mengingatkanmu pada mantan pacar. Pergi keluar dan lakukan hal-hal yang ingin kamu lakukan tapi belum bisa terlaksana sebelumnya. Cari hobi, kegiatan, serta teman baru agar sedihmu perlahan lenyap.

Jika kamu memutuskan untuk melanjutkan hubunganmu, jangan ragu dan khawatir. Hubungan yang layu bisa diperbaiki lagi jika ada niat dari kedua pihak. Yang terpenting, jangan pernah ungkit hal negatif yang sudah terjadi. Bukalah lembaran baru dan biarkan dirimu jatuh cinta lagi. Kamu bisa mengunjungi tempat-tempat yang fun atau romantis untuk menghidupkan kembali rasa cinta dengan pasanganmu. Ingat-ingat kembali hal yang membuat kamu dan pasangan saling jatuh cinta. Anggap saja kamu dan pasanganmu pertama kali berpacaran lagi.