Menurutmu apa definisi bahagia? Tiap orang pasti punya definisi dan pemahaman sendiri soal bahagia. Hanya saja kadang kita masih salah langkah untuk bisa menjadi orang yang bahagia. Bahagia itu tak bisa ditunggu begitu saja. Bahagia itu harus kita cari dan ciptakan sendiri.

Tapi kalau habis sakit hati atau tersakiti karena urusan cinta, rasanya susah sekali untuk bahagia, ya nggak sih? Boro-boro berusaha untuk bahagia, menghapus air mata saja susah rasanya. Tapi kalau kamu tak mencoba untuk berdamai dengan hatimu dan melepas dia, rasanya susah untuk bisa menemukan kebahagiaanmu kembali.

Mau Terus Menoleh ke Belakang? Sampai Kapan?

Sampai kapan kamu akan menoleh terus ke belakang? Sementara detik waktu selalu menarikmu ke depan. Kalau hanya meratapi yang telah lalu, jalanmu ke depan akan makin berat dan terseok-seok. Okelah kalau kamu merasa sedih karena luka yang dalam itu. Tak apa menangis atau marah dengan dia yang telah menorehkan luka di hatimu. Tapi secukupnya saja, jangan sampai berlebihan.

Lepaskan semua beban di hatimu. Menangis dan teriaklah sepuas hatimu jika itu membuatmu lega. Tapi setelah itu, hapus air matamu, tarik napasmu perlahan dan melangkahlah ke depan.

Advertisement

Life Goes On and On, Ladies!

Kalau boleh berpendapat, kehidupan kita ini merupakan sekumpulan pengalaman dan babak. Hidup kita berisikan sejumlah babak hidup. Setelah sebuah babak berakhir akan ada babak baru yang mulai. Life goes on! Anggap saja luka yang kamu rasa itu adalah bagian dari babak yang sudah berakhir. Selanjutnya? Bukalah babak baru hidupmu.

Kamu Berhak Bahagia dengan Caramu Sendiri

Siapa yang menentukan kebahagiaanmu? Apakah dia yang telah melukai hatimu? Atau dia yang sudah membuatmu sedih? Bukan sama sekali. Dirimu sendiri lah yang menentukan kebahagiaan hidupmu.

"If you love someone, set them free. If they come back they're yours; if they don't, they never were." — Richard Bach

Lepas dia yang telah menorehkan luka di hatimu agar kamu bisa bahagia. Lepaskan dirinya yang sudah jadi bagian dari masa lalumu agar langkahmu lebih ringan, tak ada beban yang menggelayuti pundakmu lagi. Hidupmu terlalu berharga jika dibuang-buang untuk meratapi ia yang sudah tak lagi peduli.

Cintamu Bukan untuk Satu Orang Saja

Let's face it, cinta yang kita punya tak bisa diberikan semuanya untuk satu orang saja. Ada banyak orang di sekeliling dan lingkaran kita. Isi hatimu dengan orang-orang yang jelas peduli dan menyayangimu. Jangan sampai luka yang kamu dapat dari seseorang yang tak bertanggung jawab menutup matamu untuk mencintai orang lain.

Long story short, dia sudah jadi bagian dari masa lalumu. Lepas saja dia. Meski dia pernah jadi bagian dari hidupmu tapi dia tak punya hak untuk menghancurkan hidupmu. How's your opinion about it, Ladies?