Alunan musik dan gerimis sore ini membawa pikiranku melayang ke masa itu yang ternyata tepat 2 tahun yang lalu di tanggal yang sama kau memilih mundur dari "menata puzzle" masa depan denganku.

Waktu telah jauh berjalan, 2 tahun sudah berlalu sejak kamu memutuskan pergi. Dulu kehadiranmu menawarkan sejuta mimpi, yaa mimpi yang tak pernah terpenuhi. Yang meninggalkan janji manis yang kini sudah sangat basi.

Mengingat perjalanan 2 tahun aku tanpamu, sungguh luar biasa. Dan kini aku mampu bangkit meski sempat tertatih karenamu. Dan mimpi, ku dapat dengan dia yang siap mencapai masa depan denganku.

Hei, lelaki yang dulu pernah menawarkan masa depan. lihatlah, kepergianmu tak memperburuk masa depanku.

Hampir tiap hari aku melihatmu, membuat aku kadang tak dapat membendung rinduku. Tenang saja, aku hanya sekedar rindu, bukan rindu denganmu hanya rindu dengan kebiasaan kita dulu.

Advertisement

Kau tahu aku merelakanmu

Aku cuma rindu, Aku cuma rindu

Takkan mencoba tuk merebutmu

Aku cuma rindu itu saja. (The Rain, Gagal Bersembunyi)

Kini kehidupan sudah jelas berbeda. Aku dengan pilihanku dan kamu dengan pilihanmu. Semoga kita bisa sama – sama bahagia.

Ya, meskipun kebahagiaan yang kalian dapat dari mengkhianati orang lain, tapi aku anggap telah selesai.