Selamat Malam
bagaimana hati mu masih ada dalam lingkup keangkuhan
sepertinya akhir-akhir ini aku merindukan tawa mu bahkan kecupan mu
terkadang ada rasa iri ketika orang lain berpegang tangan tanpa ada batas waktu senja tapi aku masih saja bertahan ketika mereka saling berpeluk melepas rindu mungkin sedikit rasa bersalah pernah meninggalkan mu untuk dia
tertawa saja itu kata peluka hati, mereka menyuruh ku untuk terbang aku tak mampu karna setitik saja luka tak mampu untuk membuat ku melayang masih terlihat wajah mu wahai engkau pelukis takdir, cinta mu masih sangat samar namun tetap indah seperti dahulu ini bisa di ibaratkan sebuah perencanaan Tuhan yang sangat indah namun jaraklah penentunya

hay wajahmu, aku hanya ingin ucapkan sedikit lagi rindu ku dari lubuk hati ku yang paling dalam
titipkan salam ku untuk dia yang masih bertahan di samping mu
hay kau masih terlihat cantik, sangat cantik bahkan ada cintanya yang lebih cantik yang patut kau syukuri kau milik dia seorang
tak seperti ku yang tak pernah abis untuk mencoba mengulangi kesalahan itulah manusia ! rasanya sudah ada titik lelah untuk beranjak kesebuah penetapan ibarat sebuah rumah, aku hanya ingin segera pulang tetap bersama dia orang yang ku cinta kini tanpa ada dendam di hati ku tanpa ada rasa bersalah telah memilihnya tanpa ada rasa rindu untuk mu dan tanpa ada rasa penyesalan
itulah yang aku tunggu dari sekian bulan yang kini menjadi tahun yang terus saja berganti tanpa permisi