Cinta dan mencintai itu menurutku adalah jatuh hati berkali-kali pada orang yang sama. Mencintai itu menerima dan berada di sisi terburuk pasangan saat seluruh dunia meninggalkanya.


Aku mencintaimu.

Kalimat yang dulu sering sekali kuucapkan, dan kau selalu membalasnya dengan sebuah senyuman dan membisikan “aku juga mencintaimu”. Tak ada yang aneh dalam hubungan kita. Walaupun acap kali pertengkaran mewarnai hubungan kita, itu wajar. Sama seperti malam tanpa bintang itu kurang indah. Kau sabar menghadapi aku yang memang keras dan memiliki ego tinggi. Terimakasih

Hubungan kita pernah kandas beberapa bulan dan kau memilih memanggil seorang wanita dengan panggilan yang dulu hanya untukku. Kau dan dia kandas dan kau ingin kembali padaku. Aku terima dan aku tidak merasa bodoh saat itu. Aku selalu berkata “setiap manusia berhak untuk kesempatan kedua bukan” pada mereka yang bertanya. Prinsip tetaplah prinsip bukan? Pertengkaran setelah kembalinya kau dalam hidupku terjadi lagi. Tapi itu juga biasa menurutku, tak ada hubungan yang baik-baik saja.Cerita kita bertahan lebih lama dari pandangan orang-orang yang berkata bahwa KITA secepat mungkin akan berubah menjadi Kau dan Aku (lagi).

Hingga sebuah kesalahan yang tak lagi bisa kumaafkan, dan tak akan ada kata kembali padamu. Kau menghancurkan hatiku yang kau tempati dengan baik selama 38 bulan. Kau mencabikkan hatiku dengan sangat sempurna. Banyak yang mempertanyakan alasan kita berakhir, dan juga mempertanyakan alasanku tak lagi menerimamu. Aku tak ingin memberitahu mereka. Aku tak ingin kau dipersalahkan, sku tak ingin mereka memandang kau buruk. Aku tak mengapa dipersalahkan atas apa yang menurut mereka “kebodohan” itu. Sesering apapun kau meminta aku kembali dan melupakan kesalahanmu, dan seberapa besarpun tekatmu berubah untuk lebih baik aku tetap tak ingin kau mengisi hatiku lagi. Cukup dua kali kau hancurkan aku. Aku tak ingin lagi.

Advertisement

Aku ingin kau mencari yang lebih baik dariku seperti keinginan beberapa orang. Aku ingin kau melupakan aku dan kita. Aku ingin kau meninggalkan cerita kita dulu di tempat yang bernama masalalu. Maafkan aku yang tak ingin lagi ku sebut pacar tau pengisi hatimu. Maafkan aku yang harus berkali-kali menolak keinginanmu untuk kembali.

Percayalah kau lelaki yng baik hanya untuk wanita yang baik. Kau baik dan pasti akan mendapatkan seorang wanita yang juga baik, dan itu mungkin bukan aku.

Aku hanya ingin aku bahagia tapi bukan denganku. Aku akan segera mungkin melupakanmu, dan membuang kau dalam ingatanku. Aku juga akan membersihkan namamu dan apa yang pernah kita janjikan dari dalam hatiku.


Terimakasih tlah mencintaiku dengan baik dan terimakasih tlah menghancurkan cinta itu dengan baik.