Menjalin hubungan asmara merupakan hal wajar dalam kehidupan seseorang. Namun tidak semua kisah cinta dipenuhi dengan kebahagiaan. Banyak hal berpengaruh pada sehat tidaknya hubungan tersebut. Diantara beberapa kasus, jalinan asmara dengan seorang dengan latar belakang broken home amatlah berat. Wajar saja, orang tersebut tumbuh tanpa pondasi keluarga yang harmonis.

Memahami Beban Kekasihmu

Lalu apakah kamu siap menghadapi banyak hal mengecewakan dengan orang ini? Kuncinya adalah pemahaman. Kamu akan diuji seberapa besar cintamu kepada dia. Berikut merupakan hal-hal yang wajib diketahui sebelum menjalin hubungan lebih jauh dengannya:

· Dia Tidak Mudah Percaya Dengan Orang Lain

Kepercayaan merupakan hal langka baginya. Artinya, kamu wajib berusaha mendapatkan kepercayaan dari kekasihmu. Ini merupakan langkah awal menjalin hubungan yang sehat untuk kedepannya. Apa sebab dia tak mudah percaya orang lain? Seorang dari keluarga broken home terlalu banyak dikecewakan orang yang mereka percayai, terutama orang tua mereka.

Aspek trauma menjadikan mereka sosok yang amat skeptis. Sulit bagi mereka untuk mempercayaimu, meskipun kamu tulus mencintainya. Memang berat untuk mendapatkan kepercayaan dia pada awalnya. Namun kamu bakal terkejut seberapa terbuka dirinya setelah berhasil mendapatkan kepercayaan itu.

Advertisement

· Dia Merasa Tak Pantas Untukmu

Pada fase awal menjalin hubungan, dia selalu berpikir bahwa dirinya tak pantas bersanding dengan kamu. Dia akan berpikir dirinya tak pantas mendapatkan perhatian maupun kasih sayang darimu. Mungkin tak pernah kamu sadari, dia tidak merasa percaya diri menjalin hubungan dengan seorang yang berasal dari keluarga normal. Mungkin mereka selalu tersenyum didepanmu, namun ini cara menutupi apa yang dia pikirkan. Beri dia dukungan tulus dan tunjukkan betapa kamu mencintainya.

· Dia Fokus Pada Dirimu Saja

Pada awal menjalin hubungan, dia selalu berfokus pada dirimu. Artinya, dia menghindari pembicaraan seputar dirinya maupun keluarganya. Ini merupakan kelebihan yang dia miliki karena takkan pernah menuntut perhatian darimu. Setelah beberapa waktu, kamu akan menyadari bahwa dia lebih tahu banyak tentang kehidupanmu. Sebaliknya, kamu tak punya cukup informasi mengenai kehidupannya.

· Mereka Takkan Bergantung Pada Sebuah Hubungan

Seorang dari keluarga broken home adalah sosok yang mandiri. Anda akan takjub seberapa independen dirinya. Secara teknis, mau tak mau dia harus tumbuh dewasa lebih cepat dibanding orang lain. Bahkan mereka sudah mampu menghidupi diri sendiri pada usia muda. Jika orang normal akan depresi ketika hubungan tidak berjalan baik, dia tak anggap ini sebuah masalah. Kemandirian inilah yang bakal menguntungkan dirinya ketika memiliki sebuah keluarga nanti.

· “Keluarga” Menjadi Hal Traumatis Bagi Dia

Jangan kecewa jika dia akan menghindar ketika kamu mengundangnya kerumahmu. Bertemu dengan keluargamu adalah hal berat baginya. Sebuah keluarga yang normal merupakan hal yang tak pernah dia dapatkan semasa hidup. Berbicara tentang keluargamu saja sudah cukup membuatnya tidak nyaman. Terlebih jika dia harus berkenalan dengan keluargamu.

“Mereka yang berasal dari keluarga broken home akan tumbuh menjadi sosok rentan, mudah menyakiti diri sendiri maupun orang lain.”

Hal terbaik yang wajib kamu lakukan adalah memahami beban yang dia miliki. Namun faktanya, kamu tak pernah bisa merasakan apa yang dia derita karena kamu berasal dari keluarga yang normal. Jadilah sosok yang suportif. Perkenalkan dia secara perlahan dengan keluargamu. Kamu bakal merasa bahagia jika kekasihmu dan keluarga dapat berinteraksi dengan baik nanti.

· Dia Bakal Berhati-Hati Dengan Kata “Pernikahan”

Seperti yang kamu ketahui, dia secara alami akan menghindari apapun yang berhubungan dengan keluarga. Hal ini hanya akan membawanya pada kenangan buruk dimasa lalu. Meskipun kalian berdua saling mencintai, akan sulit mencapai kata sepakat untuk sebuah pernikahan. Butuh banyak waktu karena dia ingin menjadi sosok terbaik pada hubungan lebih lanjut. Dia tak ingin menghancurkan hubungan kalian karena belum merasa siap.

· Menikahimu Adalah Hal Paling Bahagia di Hidupnya

Perlu kamu sadari, dia ingin menghabiskan hidup dengan orang yang paling berharga di hidupnya. Menikahimu adalah hal terbaik yang terjadi pada dirinya. Pada awalnya, mungkin dia bakal gemetar dan dipenuhi ketakutan. Hal ini akan berubah setelah kalian menikah dan memiliki anak.

Dia Akan Menjadi Sosok Orangtua Terbaik

Secara logika, takkan ada orang yang ingin merasakan penderitaan untuk kedua kalinya. Karena dia paham rasanya menjadi anak broken home, dia bakal pastikan anaknya takkan melalui hal yang sama. Semasa kecil, dia selalu dambakan kedua orang tua mereka harmonis dan bahagia. Kamu akan beruntung menikah dengannya. Dia akan berikan yang terbaik bagi dirimu, anak kalian, dan keluarga yang kalian bangun ini. Memang benar hubungan asmara dengan sosok dari keluarga broken home takkan pernah mulus. Namun jika kamu berhasil sampai pada jenjang pernikahan, kalian berdua akan menjadi keluarga yang sempurna.