Surat ini untukmu, Nona.
Untuk kamu, wanita yang ada dilembaran lama kekasihku
Ada banyak hal yang ingin kubagi denganmu, Ah sayang kita tak duduk bersisian
Kali ini izinkan aku menulis surat terbuka ini untukmu, wanita yang masih mengharap belas kasih dari priaku.
Tolong jangan ganggu hubungan kami, biarkan kami menjalani hari-hari kami dengan tenang, biarkan juga dia melanjutkan mimpinya bersamaku yang mungkin pernah ia angankan juga bersamamu, dulu.
Mengertilah, Kini ia telah memilih hidup bersamaku
Aku tak pernah mencemburui masa lalunya bersamamu, pun aku juga tak pernah ambil pusing jika dulu ia pernah mengecup lama bibirmu bahkan melakukan hal yang lebih dari itu
Kini aku menikmati pelukan serta ciumannya yang bertubi-tubi ketika kami menghabiskan waktu bersama.
Biarkan ia bersandar leih lama lagi diantara lekuk leherku dan biarkan juga aku lebih lama lagi berada dalam pelukannya.

Aku pun mengerti kalian pernah melewati hari yang tidak sebentar. Aku pun tak pernah memaksanya untuk melupakan kenangan kalian berdua, aku mengerti kenangan kalian selama 8 tahun bukanlah perkara yang mudah untuk dilupakan, maka dari itu aku memakluminya.
Sekarang ku mohon iarkan dia merangkai mimpi barunya bersamaku, kamu tak akan pernah hilang dalam memorinya. Sungguh, aku akan menjaganya karena aku mencintainya.
Mungkin kalian memang dipertemukan dalam waktu yang sangat lama, tapi lama hubungan tidak menjamin akan berujung pelaminan bukan?
Aku pun mengerti bagaimana hancurnya dirimu, percayalah aku pernah berada diposisi itu.
Berpisah dengan orang yang hampir sama lamanya dengan hubungan kalian bukanlah perkara yang mudah.
Pria yang dulu pernah bersamamu hadir dalam hidupku saat aku sedang jatuh-jatuhnya.
Dia menawarkan keindahan hidup bila dijalani berdua dengannya. Ah, dia memang mempesona.

Tidak, disini aku bukan ingin adu otot denganmu. Kita bukan lagi dua bocah melainkan dua wanita dewasa yang bisa berfikir dengan akal sehat. Aku disini hanya ingin menegaskan padamu bahwa aku mencintainya lebih dari yang kamu ketahui. Aku akan mempertahankannya karena apapun yang aku mulai sebisa mungkin tak akan ku lepaskan.
Aku cukup mengenal kekasihku. Tidak, aku tidak akan bilang aku lebih mengenalnya lebih dari kamu. Tapi mungkin aku lebih tau bagaimana cara membuatnya nyaman dalam pelukanku.
Percaya atau tidak aku pun mengetahui segala hal tentangmu, Non. 😉

Dari wanita baru kekasih lamamu